• Latest
  • Trending
Warga Jakarta ini Cuci Darah Sejak Usia 16 Tahun Hingga Kini 32 Tahun

Warga Jakarta ini Cuci Darah Sejak Usia 16 Tahun Hingga Kini 32 Tahun

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ganti Nama Jadi KRI Sriwijaya

Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk di Dunia

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Bandara Lombok Tambah 66 Penerbangan

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Larang Tiga Media Liputan di Gedung Putih, Ini Daftarnya

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Buka Peluang Panggil Nusron Wahid di Kasus Suap HGB ATR/BPN

Persis Solo Genjot Kondisi Fisik Jelang Laga Perdana Championship 2026/27

Persis Solo Tunjuk Dedy Gusmawan sebagai Asisten Pelatih

RI 1 Resmikan Fakultas Kedokteran Gontor

RI 1 Resmikan Fakultas Kedokteran Gontor

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

13 Persen Warga Jakarta Masih Pakai Air Sumur

Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Nepal

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Riset: 92% Anak Muda Rajin Menabung

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Warga Jakarta ini Cuci Darah Sejak Usia 16 Tahun Hingga Kini 32 Tahun

by Aspek
September 19, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Warga Jakarta ini Cuci Darah Sejak Usia 16 Tahun Hingga Kini 32 Tahun

ASPEK.ID, JAKARTA -Richard Lie (32) mengidap gagal ginjal dan harus cuci darah sejak usia 16 tahun. Lewat konten yang dibagikan di media sosial, Richard membagikan kisahnya untuk meningkatkan kesadaran seputar gagal ginjal.

Richard menceritakan, semuanya berawal dari tahun 2010. Suatu hari ia merasa jantungnya seperti berdebar, khususnya ketika beraktivitas. Ia bahkan sampai harus tidur dengan posisi duduk.

Kondisinya sempat sedikit membaik, sampai beberapa hari kemudian keluhan serupa muncul kembali dengan lebih hebat. Akhirnya ia dibawa oleh sang ibu untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

BacaJuga

Prabowo Minta Gontor Tetap Netral: Jangan Ikut Politik Praktis

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ganti Nama Jadi KRI Sriwijaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Bandara Lombok Tambah 66 Penerbangan

Polisi Tangkap Selebgram Julia Prastini di Apartemen Jaksel

Trump Larang Tiga Media Liputan di Gedung Putih, Ini Daftarnya

KPK Buka Peluang Panggil Nusron Wahid di Kasus Suap HGB ATR/BPN

“Dokter syok karena tensi saya saat itu 240 per 140, ketika saya napas, rasanya tidak ada oksigen yang masuk ke tubuh saya, saya merasakan sesak yang luar biasa” cerita Richard lewat salah satu kontennya.

Setelah dilakukan cek lab, ditemukan tanda kerusakan ginjal yang akhirnya menyebabkan jantungnya mengalami pembengkakan. Paru-parunya terisi air hingga menyebabkan sesak napas.

Richard mengaku awalnya bingung dengan diagnosis tersebut. Terlebih dirinya saat itu terhitung memiliki hidup yang sehat seperti sering olahraga, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi alkohol.

Rupanya kondisi tersebut disebabkan oleh glomerulonefritis, yang pada kasusnya diakibatkan oleh kondisi autoimun. Glomerulonefritis merupakan peradangan pada glomerulus, yaitu pembuluh darah kecil di ginjal yang berfungsi menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah.

Dia menceritakan, sepanjang menjalani perawatan, ia menggunakan dua metode cuci darah berupa hemodialisis (HD) dan continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD).

“Saya cuci darah di 3 tahun awal dari 2010 sampai 2013. Lalu saya beralih ke CAPD, seperti ibarat cuci darah mandiri di rumah dan sehari dilakukan sebanyak 4 kali,” cerita Richard, Jumat (18/9/2026) dikutip dari detik.

Hingga saat ini dirinya masih rutin melakukan cuci darah. Selama menjalani perawatan yang panjang, Richard menuturkan ada banyak orang yang memberinya dukungan.

Ini membuatnya tetap semangat menjalani perawatan, meski tidak mudah. Selain support, menurutnya harapan dan kelola stres menjadi faktor penting bagi dirinya untuk tetap fokus pada perawatan yang ada.

“Kondisi saya saat ini karena awal Januari 2026 saya ada kepleset dikit yang bikin sendi panggul saya patah, sehingga saya sekarang belum bisa berjalan,” ceritanya lagi.

“Pantangan saya saat ini adalah mengurangi makanan ultra-processed food dan manis-manis gula, serta menjaga kalsium dan fosfor, serta HB darah agar mendekati normal,” tambah Richard berbicara soal pantangan selama menjalani cuci darah.

 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In