• Latest
  • Trending

Indonesia Dibayangi ‘Silent Outbreak Covid-19’

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Kapolri Rotasi Ratusan Kapolres, Ini Sejumlah Nama yang Bergeser

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Razman Arif Nasution Dieksekusi ke Lapas Cipinang

Pertamina Tambah Komisaris Baru, Robert Leonard Marbun Masuk Jajaran

Pertamina Tambah Komisaris Baru, Robert Leonard Marbun Masuk Jajaran

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

Polri Bentuk Polresta Baru di IKN, AKBP Supriyanto Ditunjuk Jadi Kapolresta

Jokowi: PSI Berpeluang Lolos ke Senayan

Mulai Safari dari Lampung, Jokowi Ingin PSI Jadi Mesin Politik Besar

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Selain Kapolda Aceh, Kapolri Juga Rotasi Kapolda Papua Barat Daya

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Piala Dunia 2026: Prancis Bungkam Senegal dengan Skor 3-1

Norwegia vs Prancis: Ujian Ketajaman Penyerang Kelas Dunia

Brigjen Ruddi Setiawan Ditunjuk Jadi Kapolda Aceh

Brigjen Ruddi Setiawan Ditunjuk Jadi Kapolda Aceh

Kejati DKI Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Proyek Fiktif Rp 16 M di Kementerian PU

Kejati DKI Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Proyek Fiktif Rp 16 M di Kementerian PU

Pelindo Terminal Petikemas Rombak Susunan Direksi

Pelindo Terminal Petikemas Rombak Susunan Direksi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia Dibayangi ‘Silent Outbreak Covid-19’

by Zamzami Ali
Juni 5, 2021
in NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Sejumlah negara ASEAN saat ini sedang berjuang menghadapi lonjakan kasus harian COVID-19. Di Malaysia, tren infeksi meningkat sejak April lalu dengan rekor tertinggi mencapai 9.020 kasus harian pada 29 Mei 2021.

Negara jiran itu pun memberlakukan lockdown total nasional selama dua pekan hingga 14 Juni mendatang.

Sementara, Kementerian Kesehatan Vietnam telah mendeteksi varian baru virus penyebab COVID-19, gabungan hibrida dari dua jenis COVID-19 yang dikenal sangat menular yaitu varian yang pertama kali dilaporkan di India dan di Inggris.

BacaJuga

Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Kapolri Rotasi Ratusan Kapolres, Ini Sejumlah Nama yang Bergeser

Razman Arif Nasution Dieksekusi ke Lapas Cipinang

Pertamina Tambah Komisaris Baru, Robert Leonard Marbun Masuk Jajaran

Polri Bentuk Polresta Baru di IKN, AKBP Supriyanto Ditunjuk Jadi Kapolresta

Mulai Safari dari Lampung, Jokowi Ingin PSI Jadi Mesin Politik Besar

Setidaknya, hingga akhir bulan lalu Vietnam mencatatkan 6.908 kasus dan 57 kematian akibat COVID-19.

Pakar epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman, mengatakan lonjakan infeksi di negara ASEAN sangat berpengaruh terhadap Indonesia karena kapasitas testing, tracing, dan treatment masih sangat rendah dibanding skala penduduk dan eskalasi pandeminya.

“Indonesia dengan kapasitas testing rendah belum bisa deteksi adanya gelombang kedua. Sementara Malaysia dan Vietnam dengan kapasitas testing bagus masih mengalami lonjakan yang signifikan. Sehingga ini harus dijadikan warning yang sangat serius bagi Indonesia,” ujar Dicky dalam keterangannya dilansir laman DW Indonesia, Kamis (3/6) lalu.

Dicky mengatakan apabila gelombang pertama terlalu lama dan panjang, pemerintah dinilai gagal mencegah penyebaran COVID-19 contohnya seperti India dan Brasil.

“Kita gelombang pertama belum selesai sementara mereka sudah gelombang kedua. Silent outbreak ya siap terjadi dan siap meledak kapan pun. Bisa jadi seperti di India dan Brasil,” kata Dicky Budiman.

Di tengah minimnya tes, jumlah angka positif infeksi Indonesia tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Berdasarkan data per 2 Juni, kasus harian di Malaysia bertambah sebanyak 7.685, diikuti Indonesia 5.793 kasus,  Vietnam 254 kasus, dan Singapura 26 kasus.

“Ini berbahaya karena menjadi pertanyaan besar, kematian di Indonesia juga masih selalu di atas 5%  dari rata-rata dunia. Artinya, standar minimum di Indonesia masih belum terpenuhi,” demikian menurut Dicky.

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Profesor Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya akan lebih menekankan skrining efektif, baik dengan testing maupun karantina di pintu masuk dan keluar Indonesia untuk mengantisipasi lonjakan infeksi di Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

“Khusus untuk lama karantina pelaku perjalanan asal India, Pakistan, dan Filipina yang saat ini dikategorikan sebagai negara dengan krisis COVID-19 yang tergolong tinggi, diberlakukan lama karantina yang lebih panjang yaitu 14×24 jam dari yang sebelumnya hanya 5 hari,” ujar Wiku.

“Asalkan upaya antisipasi dan manajemennya dijalankan dengan baik kita pasti bisa cegah. Khusus terkait dengan pemulangan paksa/deportasi, pemerintah Indonesia berusaha melakukan diplomasi antarnegara yang baik dengan memprioritaskan kepulangan WNI dengan faktor risiko lebih besar,” tambahnya.

Vaksinasi di bawah target

Presiden Joko Widodo pada awal Januari menargetkan vaksinasi 70% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 181,5 juta jiwa guna mencapai herd immunity.

Vaksinasi dimulai sejak pertengahan Januari dan diharapkan bisa selesai pada Desember 2021 hingga 2022. Jika setiap vaksinasi butuh dua kali dosis penyuntikan, setidaknya dibutuhkan sekitar 362 juta dosis vaksin.

Pada akhir Mei 2021, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Indonesia tercatat telah menerima 75,9 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi dari berbagai produsen vaksin seperti Sinovac, Sinopharm, dan AstraZeneca. Jumlah tersebut cukup untuk memvaksinasi 37,5 juta orang di Indonesia.

Meski demikian, jumlah ini masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara besar lain seperti Cina dan Amerika Serikat. Karena itu, Erick menegaskan bahwa pemerintah berupaya untuk terus meningkatkan jumlah rakyat yang menerima vaksinasi.

Menurut data pemerintah, realisasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 program pemerintah telah mencapai total 26,9 juta dosis. Dengan rincian sebesar 16,3 juta jiwa (9,4% dari target vaksin) menerima vaksinasi dosis pertama dan sekitar 10,6 juta jiwa (6% dari target vaksin) menerima vaksinasi dosis kedua.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bantu Penanggulangan Covid-19, Atjeh Connection Foundation Sumbang APD

Naik Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia

Pemerintah Singapura dan Malaysia melaporkan peningkatan jumlah kasus Covid-19 pada akhir November hingga awal Desember 2023. Merujuk laporan media asal...

Kemenkes Pastikan Vaksin Sinovac Habis Sebelum Masa Simpan Berakhir

Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar Sendiri

Jokowi mengingatkan masyarakat, penanganan pasien Covid-19 tidak lagi gratis atau ditanggung pemerintah apabila sudah terjadi perubahan status dari pandemi menjadi...

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla Positif COVID-19

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), terkena COVID-19. Juru Bicara JK, Husain Abdullah, menyebut JK saat ini...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Terminal Petikemas Rombak Susunan Direksi

Pelindo Terminal Petikemas Rombak Susunan Direksi

Perombakan Total! PT Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Direksi dan Dewan Komisaris

Perombakan Total! PT Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Direksi dan Dewan Komisaris

Perombakan Total di Pelindo Multi Terminal, Direksi dan Dewan Komisaris Berganti

Perombakan Total di Pelindo Multi Terminal, Direksi dan Dewan Komisaris Berganti

Pelindo Jasa Maritim Ganti Nahkoda, Arief Hermawan Pimpin Jajaran Direksi Baru

Pelindo Jasa Maritim Ganti Nahkoda, Arief Hermawan Pimpin Jajaran Direksi Baru

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Kapolri Rotasi Ratusan Kapolres, Ini Sejumlah Nama yang Bergeser

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Razman Arif Nasution Dieksekusi ke Lapas Cipinang

Pertamina Tambah Komisaris Baru, Robert Leonard Marbun Masuk Jajaran

Pertamina Tambah Komisaris Baru, Robert Leonard Marbun Masuk Jajaran

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In