• Latest
  • Trending

Tol Laut di 3TP Dioptimalkan

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Jubir KPK: Gedung KPK tidak Terbakar

Alasan Investor Global Lirik RI

Jurus 3S Agar Pekerja Muda Tidak Terdisrupsi AI

Aneka Tambang Cetak Laba Bersih Rp6,91 Triliun Semester I/2026

Aneka Tambang Cetak Laba Bersih Rp6,91 Triliun Semester I/2026

Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir di Peunaron-Lokop Aceh Timur

MK: Jumlah Korban Indikator Utama Penetapan Status Bencana Nasional

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Jadi Tamu Asing Utama Eastern Economic Forum 2026 di Rusia

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Wamenkes: Relawan Medis di Gempa NTT Diberi Rp 350.000/Hari

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Pelindo Marine Ajak Anak Kenjeran Belajar Lingkungan dan Kapal Tunda

Kamis Pagi, Kualitas udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Rosan: Realisasi Investasi Nasional di Jakarta Nomor 1 di RI

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Bos MBG Siapkan Skema Baru Insentif SPPG Rp 6 Juta per Hari

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Tol Laut di 3TP Dioptimalkan

by Aspek
Oktober 7, 2019
in INFRASTRUKTUR

ASPEK.ID, JAKARTA – Pelayanan tol laut untuk memenuhi harapan masyarakat terus dioptimalkan. Kehadiran tol laut terutama di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP).

Adapun keberadaan program tol laut terus mendapatkan dukungan dan dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP) yang telah merasakan langsung manfaat dari keberadaan tol laut dalam penurunan disparitas harga dan konektivitas antar wilayah di Indonesia ditengah keterbatasan subsidi tol laut untuk tahun 2019.

“Namun program tol laut ini bukan semata mata milik satu Kementerian atau Lembaga saja melainkan milik bersama antara kementerian, lembaga dan juga Pemerintah Daerah serta masyarakat yang harus bersinergi agar program tol laut dapat berjalan optimal,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus Purnomo, Minggu (6/10).

BacaJuga

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

Danantara Siapkan 49 Ribu Rumah Subsidi

Dony Oskaria: WIKA Buat Laporan yang Realistis Saja

Danantara Ingin Percepat Skema Merger PTPP

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa NTT M7,7: Hotel di Labuan Bajo Rusak

Pada tahun 2019,  Pemerintah menyediakan 158 kapal yang terdiri dari 113 unit kapal perintis, 4 unit kapal tol laut utama untuk logistik, 15 unit kapal kontainer feeder, 6 unit kapal ternak dan 20 unit untuk kapal Rede.

Dari jumlah  113 kapal perintis itu,  46 trayek diberikan penugasan kepada PT. Pelni, dan 67 trayek untuk swasta. Dari seluruh armada tol laut yang dijalankan, sebanyak 80 % beroperasi di wilayah Indonesia Timur.

Selama 5 tahun ini, banyak hal positif yang tercatat yaitu kenaikan jumlah wilayah pelayanan Tol Laut di 3TP yang pada tahun 2016 hanya singgah di 31 pelabuhan, untuk tahun 2019 menjadi 76 pelabuhan dan volume muatan Tol Laut juga mengalami peningkatan dimana volume muatan pada tahun 2016 sebesar 81.404 ton dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 239.875 ton.

Hal lainnya adalah meningkatnya respon dan keragaman muatan balik dimana sebelumnya respon muatan balik Tol Laut sangat minim. Saat ini muatan balik tersebut sudah meningkat dari segi jumlah dan keragamannya. Tol Laut dapat mengangkut muatan balik garam dari Pulau Sabu dan muatan balik Ikan dari daerah Natuna, Tahuna dan Morotai.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko mengatakan bahwa Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan Tol Laut diantaranya dengan adanya perubahan yang cukup mendasar dari yang semula pelayanan Tol Laut itu bersifat Direct diubah menjadi pola Hub and Spoke di 2019.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Muatan Tol Laut  Pelni Naik 147 Persen

Patimban Kirim Beras ke Aceh Via Tol Laut

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Mugen S Sartoto mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan tengah mengkaji rencana penambahan pelabuhan singgah...

Muatan Tol Laut  Pelni Naik 147 Persen

Tol Laut Belum Optimal, Bulog Dilibatkan

Kemenhub  akan mengajak Perum Bulog (Persero dan badan usaha pangan lainnya untuk mendukung program Tol Laut. Sebab, program di sektor...

RI Bangun Tol Bawah Laut di IKN

RI Bangun Tol Bawah Laut di IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol bawah laut bakal diwujudkan di Ibu Kota...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In