• Latest
  • Trending
Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

Survei BI: Aktivitas Bisnis RI Tetap Tumbuh, tapi Melambat

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

Maruli Simanjutak Terima Jabatan Kepala BNPP

Maruli Simanjutak Terima Jabatan Kepala BNPP

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

DPR Desak Menhut Mundur Jika Tak Bisa Tangani Karhutla

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

PM Malaysia Minta ASEAN Tangani Karhutla RI

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menkes: Indonesia Butuh 30 Ribu dokter Spesialias, yang ada Hanya 2.700/Tahun 30.000

by Aspek
Agustus 29, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Ilustrasi dokter. Foto: Kompas.com

 

ASPEK.ID, JAKARTA –  Indonesia masih menghadapi krisis dokter spesialis. Di tengah jumlah penduduk yang mencapai 280 juta jiwa, dokter spesialis baru sekitar 2.700 orang per tahun.

 

BacaJuga

Kabar Duka, Mantan KSAD di Era Tiga Presiden Dikabarkan Meninggal Dunia

Survei BI: Aktivitas Bisnis RI Tetap Tumbuh, tapi Melambat

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

Maruli Simanjutak Terima Jabatan Kepala BNPP

DPR Desak Menhut Mundur Jika Tak Bisa Tangani Karhutla

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menilai angka tersebut jauh tertinggal dibandingkan beberapa negara lain dengan jumlah penduduk lebih kecil maupun relatif sebanding dengan Indonesia. Hal itu disampaikan Budi dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-30 Perhimpunan Ahli Bedah Saraf Indonesia (PIT PERSPEBSI) 2026 di Batam, Kepulauan Riau.

Budi membandingkan kemampuan Indonesia mencetak dokter spesialis dengan Korea Selatan, Inggris dan Amerika Serikat. Korea Selatan dengan penduduk sekitar 52 juta jiwa, mampu menghasilkan sekitar 3.000 dokter spesialis setiap tahun.

 

“Lulusan spesialisnya sekarang 2.700-an. Korea Selatan penduduknya seperlima kita, lulusannya sama-sama 2.700 sampai 3.000,” ujar Budi di Jodoh, Batam pada Jumat (28/8/2026).

 

Kesenjangan tersebut semakin terlihat ketika Indonesia dibandingkan dengan Inggris dan Amerika Serikat. Inggris dengan jumlah penduduk sekitar seperempat Indonesia mampu menghasilkan ribuan dokter spesialis setiap tahun.

 

Sedangkan Amerika Serikat dengan jumlah penduduk relatif mendekati Indonesia memiliki kapasitas produksi dokter spesialis jauh lebih besar. Budi menilai Indonesia semestinya mampu meningkatkan produksi dokter spesialis secara drastis.

 

“Indonesia lulus 2.700. Enggak mungkin dong. Harusnya spesialis kita lulusannya minimal 30.000,” katanya dilansir dari liputan6.

 

Pemerintah menyebut produksi dokter spesialis Indonesia perlu ditingkatkan dari sekitar 2.700 menjadi sedikitnya 10.000 orang per tahun sebagai tahap awal.

 

 

 

 

 

 

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Warga RI Antre Layanan Krisis Psikologis Healing 119

Warga RI Antre Layanan Krisis Psikologis Healing 119

ASPEK.ID, JAKARTA -  Kementerian Kesehatan mencatat lonjakan pengakses layanan krisis psikologis Healing 119 hingga memicu antrean panjang. Peningkatan kebutuhan konseling...

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Produksi Dokter Spesialis Indonesia di Bawah Negara Lain

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan produksi dokter spesialis di Indonesia masih jauh di bawah negara...

Vaksin Covid-19 Telah Teruji dan Minim Efek Samping

Menkes Respons Usulan Gaji Minimum Dokter Rp 30 Juta-Rp 110 Juta

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengenai penetapan standar...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In