• Latest
  • Trending
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Donny Oskaria Ungkap Sumber Masalah yang Membuat Garuda Terus Merugi

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Senin ini Rupiah Diprediksi Loyo Karena Faktor ini

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

Wali Kota New York Pasang Semprotan Air di Toilet sebagai Ganti Tisu

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Komisioner KPU-Bawaslu Diusulkan Ditambah

Hari ini Lalin Bundaran HI  Dialihkan ke Patung Kuda

Gubernur DKI Renovasi Bundaran HI hingga Semanggi Tanpa APBD

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

NASA Beri Peringatan Khusus Karthula di Ri

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Warga Dunia Simpan Emas di Singapura Sebanyak 800 Ton

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat dalam Usia 56 Tahun

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Alasan Investor Global Lirik RI

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Mantan Panglima TNI Wafat dalam Usia 82 Tahun

Cadangan Devisa September 2019 Setara 7,2 Bulan Impor

BI : :Efek MSCI Meluas, Asing Keluar dari Saham

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

Jusuf Kalla: Saya Justru Bela Jokowi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Donny Oskaria Ungkap Sumber Masalah yang Membuat Garuda Terus Merugi

by Zamzami Ali
Juni 22, 2021
in BERITA UTAMA, BUMN, TERPOPULER
Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda Indonesia. [Dok. Garuda Indonesia]

ASPEK.ID, JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat ini tengah fokus mengatasi sumber masalah yang membuat perusahaan terus merugi.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Dony Oskaria mengatakan, salah satu sumber masalah yang sedang ditangani adalah urusan negosiasi pesawat.

Selama sumber masalah tidak diselesaikan, kata Dony, maka upaya apa pun akan tetap membuat perusahaan rugi.

BacaJuga

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

“Makanya, fokus kita apa pun yang dilakukan selama tidak menutupi sumber masalah meskipun ada penyertaan modal negara (PMN), setiap tahun rugi Rp 1 triliun,” kata Dony dilansir Republika dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Senin (20/6).

Untuk itu, Dony menegaskan saat ini upaya untuk menutup sumber kerugian tersebut dilakukan, salah satunya mengenai sewa pesawat. Meskipun sudah dilakukan, Dony mengatakan proses negosiasi tidak mudah.

“Kita ingin 101 pesawat dikembalikan, tapi proses ini membutuhkan waktu dan terus bergulir,” kata Dony.

Dia mengatakan, saat ini Garuda Indonesia sudah mengembalikan kurang lebih 20 armada CRJ. Negosiasi tujuh pesawat lainnya juga menurutnya masih dilakukan dan diharapkan dapat segera dikembalikan.

Dony mengatakan, persoalan negosiasi sewa pesawat tersebut menjadi salah satu sumber masalah yang perlu diatasi.

Dia menjelaskan, pada 2020, negosiasi sudah dilakukan dan manajemen berhasil menurunkan biaya sewa 30 persen sehingga saat ini harga sudah mendekati keseimbangan dengan harga pasar. Persoalan sewa pesawat tersebut menurutnya perlu diselesaikan.

“Masalahnya muncul, sekarang ini rugi kurang lebih 100 juta dolar AS per bulan secara konsolidasi. Tapi, untuk Garuda Indonesia saja 62 juta dolar AS per bulan,” tutur Dony.

Dony menjelaskan, 62 juta dolar AS datang dari biaya sewa sebanyak 142 pesawat. Angka tersebut di luar dari biaya perawatan pesawat hingga 80 juta dolar AS per bulan.

Dengan adanya biaya tersebut, kondisi Garuda Indonesia terpuruk semenjak pandemi Covid-19. Dony mengatakan, 41 pesawat cukup untuk melayani penumpang turun signifikan.

Dengan begitu, Dony mengatakan Garuda Indonesia menanggung 101 pesawat yang tidak diperlukan, tapi secara buku tetap berjalan biaya sewanya

“Selisih ini sudah 40 juta dolar AS sendiri, kerugian kita murni karena pesawat tidak ada ada utilisasi. Biaya yang dikeluarkan itu untuk pesawat yang tidak menghasilkan revenue,” kata Dony menjelaskan.

Dony memastikan, Garuda Indonesia masih bisa terbang hingga saat ini karena masih ada revenue 76 juta dolar AS per bulan. Dony menuturkan, angka tersebut cukup membayar lessor, menerbangkan dan merawat 41 pesawat, membayar gaji, dan membayar Pertamina.

“Untuk 41 pesawat ini fine saja. Masalah Garuda kita wajib membukukan tadi biaya yang sebetulnya tidak kita pakai. 101 pesawat tadi tidak ada revenue kepada kita, tapi dicatat di buku kita,” ungkapnya.

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

ASPEK.ID, JAKARTA -Pergantian Direktur Utama PT Garuda Indonesia menjadi momentum pembenahan manajemen secara menyeluruh. Pergantian terjadi di tengah upaya maskapai...

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Danantara Masuk ke Proyek Etanol, ini Alasannya 

ASPEK ID, JAKARtA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, keterlibatan masuk ke proyek etanol merupakan bagian...

Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

    ASPEK.ID, JAKARTA -  PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah beban avtur...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In