Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Prasetyadi menyebutkan pasca Pelindo merger pada 1 Oktober 2021, bakal ada 3 tahapan dalam pembangunan 5 tahun Pelindo.
Pada dua tahun pertama, Pelindo akan melakukan bisnis-bisnis alignment serta pengembangan.
“Jadi kita akan melakukan integrasi, karena kan kita kan harus menggabungkan banyak anak perusahaan di Pelindo 1, 2, 3 dan 4. Nah ini kita integrasikan dulu,” kata Prasetyadi pada Special Dialogue IDXChanel, Rabu (29/9/2021).
Pada 2 tahun berikutnya, kata Dirut PT Pelindo IV ini masuk ke pengembangan bisnis, melalui partnership dengan strategic panel. Selanjutnya pada tahun kelima, Prasetyadi menjelaskan akan mulai masuk ke world class operator.
“Jadi tahapan-tahapan itu kita lakukan, ada tiga tahapan selama 5 tahun. Pertama kita lakukan dulu integrase dan alligment dulu, kemudian kita baru ekspansi. Tahap ketiga kita sudah menjadi world class operator,” ucap Dirut PT Pelindo IV.
Dirinya mengatakan dengan bergabungan 4 sekaligus perusahaan kepelabuhanan total asetnya mencapai Rp112 triliun.
Kemudian apabila petikemas di setiap pelabuhan digabungkan maka akan menempatkan Indonesia ke posisi 8 dunia sebagai operator peti kemas terbesar. Prasetyadi menjelaskan, dengan adanya merger ini akan memudahkan para operator untuk berkomunikasi dengan para asosiasi.
“Karena cukup dengan satu Pelindo saja dalam hal perbaikan sistem di semua pelabuhan kita, itu cukup melalui satu pintu,” tuturnya.
“Dari situ kita akan berkoordinasi untuk melakukan perbaikan bisnis proses maupun seperti tadi yang disampaikan, seperti pungli dan sebagainya. Itu semua bisa diatasi kalau antara Pelindo dan seluruh stakeholder yang ada di pelabuhan itu bisa saling terintegrasi dan saling kolaborasi,” pungkasnya.























