• Latest
  • Trending

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO Tiongkok

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Melorot Tipis, Simak Daftar Lengkapnya Hari Ini

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Dolar AS Makin Perkasa, Pagi Ini Nyaris Sentuh Rp 17.900

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Amran: Pegawai Pertanian yang Ditembak di Papua, Anaknya Dapat Beasiswa dan Diterima Kerja di Bulog

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Update KM Virgo: 34 Penyelam Diterjunkan Cari 120 Korban yang Masih Hilang

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Hoaks Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China

Singapore Airlines Dilarang Masuk Hongkong

20 Maskapai Terbaik Dunia 2026

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

BPKH Kelola Dana Haji Rp 184 Triliun, 70% di Sukuk Negara

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Ketua Periklindo Curhat di DPR: Mobil & Motor Listrik Dilarang Naik Kapal Laut

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al Madani Wafat

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan, 354 Saham Ditutup Melemah

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Resmi Terbitkan Aturan Demutualisasi BEI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Peneliti Kenalkan Kopi Liberika untuk Model UMKM Hijau

by Aspek
Juli 22, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI

Meulaboh – Dosen Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar (UTU) Dedy Darmansyah, S.P., M.Si., menjadi sosok di balik transformasi produk lokal Apon Kupi melalui penerapan model UMKM Hijau dan teknologi pasca-panen. Keberhasilan pendampingan tersebut ditandai dengan peluncuran kemasan, logo, serta varian produk baru Apon Kupi di Meulaboh pada Selasa (21/7/2026).

Melalui program bertajuk Implementasi Model UMKM Hijau dan Teknologi Pascapanen untuk Peningkatan Nilai Tambah Produk Kopi Robusta di Kabupaten Aceh Barat, Dedy memimpin serangkaian inovasi dari hulu ke hilir. Program ini dijalankan melalui kolaborasi lintas lembaga diantaranya Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Aceh Barat serta Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat.

BacaJuga

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO Tiongkok

Harga Emas Antam Melorot Tipis, Simak Daftar Lengkapnya Hari Ini

Dolar AS Makin Perkasa, Pagi Ini Nyaris Sentuh Rp 17.900

Amran: Pegawai Pertanian yang Ditembak di Papua, Anaknya Dapat Beasiswa dan Diterima Kerja di Bulog

Update KM Virgo: 34 Penyelam Diterjunkan Cari 120 Korban yang Masih Hilang

Hoaks Purbaya Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China

Dalam pendampingan tersebut, Dedy mengidentifikasi keberadaan plasma nutfah kopi Liberika yang tumbuh di Aceh Barat namun belum pernah dipasarkan secara terpisah. Sebelum adanya intervensi dari Dedy dan tim, Apon Kupi hanya menjual varian Arabika dan Robusta, sementara biji Liberika yang berjumlah sedikit masih bercampur dalam pengolahan Robusta sehingga memengaruhi konsistensi rasa.

Melalui pendekatan ilmiah, Dedy mengarahkan pemisahan bahan baku secara konsisten berdasarkan jenisnya. Langkah ini melahirkan varian baru Kopi Liberika khas Aceh Barat sekaligus memurnikan cita rasa Kopi Robusta lokal agar memiliki karakter rasa yang lebih konsisten dan stabil.

Tidak hanya riset varian produk, Dedy juga merancang penerapan teknologi pascapanen modern untuk efisiensi usaha. Dedy memfasilitasi pembangunan fasilitas green house penjemuran kopi cherry agar proses pengeringan tetap higienis dan terlindung dari cuaca, menyerahkan mesin huller untuk menggantikan proses penumbukan manual, serta menghadirkan mesin roasting mandiri berkapasitas 3 kilogram.

Intervensi teknologi yang digagas Dedy tersebut berdampak nyata pada pemangkasan biaya operasional Apon Kupi. Sebelum mendapatkan mesin roasting, usaha ini harus membayar jasa penyangraian pihak ketiga sebesar Rp300.000 per 40 kilogram. Kini, biaya pengolahan untuk volume yang sama turun menjadi Rp140.000, atau menghemat pengeluaran hingga 53,3 persen, sekaligus memastikan kopi yang disajikan selalu dalam kondisi segar.

Program yang diinisiasi Dedy ini didukung oleh Disperindagkop UKM Aceh Barat dalam hal perluasan akses pasar dan penguatan kelembagaan, serta AKN Aceh Barat dalam pendampingan teknis pengoperasian peralatan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha.

Acara peluncuran produk dengan logo dan kemasan baru yang lebih modern tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian UTU, Kepala Disperindagkop UKM Aceh Barat, jajaran dosen pendamping UTU dan AKN Aceh Barat, serta para pelaku usaha kopi daerah.

Dedy Darmansyah menegaskan bahwa fokus utama dari program pengabdian yang dipimpinnya adalah menciptakan efisiensi nyata serta mengangkat potensi lokal yang belum tersentuh.

“Pengembangan UMKM kopi tidak cukup hanya meningkatkan produksi, tetapi juga harus mampu membangun identitas produk, memperkuat kualitas, menciptakan efisiensi usaha, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Kehadiran kopi Liberika sebagai produk baru Apon Kupi menjadi bukti bahwa potensi kopi Aceh Barat sangat beragam dan layak diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat,” ujar Dedy.

Inovasi yang dipelopori oleh Dedy Darmansyah ini diharapkan dapat mendorong daya saing Apon Kupi di pasar regional maupun nasional, sekaligus menjadi percontohan bagi pengembangan UMKM kopi berbasis nilai tambah di Provinsi Aceh.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Enam Faedah Ngopi Saat Pagi Bagi Tubuh

Dilansir laman Very Well Health, Senin (3/8/2026), berikut enam hal yang dapat terjadi pada tubuh saat minum kopi pada pagi...

Masyarakat Pilih Bawa Tumbler Dapat Potongan Harga Kopi

Jakarta - Membawa tumbler untuk mengisi ulang air minum kini semakin lazim ditemui. Di berbagai gerai kopi, semakin banyak konsumen...

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Berhenti Minum Kopi Jika Alami 3 Gejala Ini

Kopi dikenal karena manfaatnya untuk membantu meningkatkan fokus dan meningkatkan tingkat energi. Penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan kopi bisa menurunkan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In