• Latest
  • Trending
IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF & Bank Dunia: Risiko Resesi Global Meningkat

7 Layanan Pajak  yang Bisa Diakses Melalui NIK dan NPWP Yang Dipadankan

Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamen Komdigi Nezar Patria: Memperkuat Perangkat Regulasi Memasuki Dunia Digital

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Ungkap Modus Penipuan Bidik Pencari Kerja

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Pembangunan PLTS 100 GWp Butuh 2 Juta Pekerja

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Prabowo Tambah Bedah Rumah dari 45 Ribu Jadi 400 Ribu Rumah

Menhaj Jelaskan Dua Anaknya Jadi TA

Dua Anak Menteri Mundur dari Tenaga Ahli

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

KA Cepat Whoosh Obral Diskon Tiket Jakarta-Bandung

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

RI Impor BBM dari Singapura

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

WJP: Indeks Negara Hukum RI Anjlok

Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

Prof Brian: Jika RI Mau Lepas dari Jebakan Kelas Menengah Harus Tiru Korea Selatan, India atau China

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

Di Mana MK  Cari Bukti Wapres Gibran Tidak Ditemukan Ijazah  Setara SMA?

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Janji Segera Panggil Ketiga Kali Menteri Nusron Wahid

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka, Hotman Paris Turun Mendampingi

Hotman Paris: Cara Singapura Melawan Indonesia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

IMF & Bank Dunia: Risiko Resesi Global Meningkat

by Aspek
Oktober 11, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL
IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memperingatkan peningkatan risiko resesi global karena ekonomi maju melambat dan inflasi yang lebih cepat. Kondisi tersebut memaksa Federal Reserve (The Fed) untuk terus menaikkan suku bunga serta menambah tekanan utang pada negara-negara berkembang.

“Di Amerika Serikat, ekonomi terbesar di dunia, pasar tenaga kerja masih sangat kuat tetapi kehilangan momentum karena dampak dari biaya pinjaman yang lebih tinggi ‘mulai menggigit’, kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (11/10/2022).

BacaJuga

Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamen Komdigi Nezar Patria: Memperkuat Perangkat Regulasi Memasuki Dunia Digital

OJK Ungkap Modus Penipuan Bidik Pencari Kerja

Pembangunan PLTS 100 GWp Butuh 2 Juta Pekerja

Prabowo Tambah Bedah Rumah dari 45 Ribu Jadi 400 Ribu Rumah

Dua Anak Menteri Mundur dari Tenaga Ahli

KA Cepat Whoosh Obral Diskon Tiket Jakarta-Bandung

Dia menuturkan roda perekonomian di Eropa melambat karena harga gas alam melonjak. Perlambatan ekonomi China terjadi karena kebijakan zero covid policy dan volatilitas di sektor perumahan.

IMF menghitung bahwa sekitar sepertiga dari ekonomi dunia akan mengalami kontraksi setidaknya dua kuartal berturut-turut tahun ini dan tahun depan. Dia memprediksi perekonomian dunia akan mengalami kerugian hingga US$4 triliun hingga 2026. Pada saat yang sama, katanya, pembuat kebijakan tidak dapat membiarkan inflasi menjadi “kereta pelarian”.

“Jika Anda tidak melakukan [kebijakan] cukup, kami dalam masalah,” kata Georgieva pada acara virtual yang memulai pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia, Senin (10/10/2022) dikutip dari bisnis.

Dia menambahkan bahwa dukungan fiskal harus tepat sasaran sehingga tidak memicu inflasi. Georgieva juga menilai dunia perlu membantu negara-negara berkembang dan berkembang sangat terpukul oleh pengetatan kondisi keuangan.

Presiden Bank Dunia David Malpass, saat berbicara bersama Georgieva, memperingatkan bahwa ada “bahaya nyata” dari kontraksi di seluruh dunia pada 2023.

“Kekuatan dolar AS melemahkan mata uang negara-negara berkembang, meningkatkan utang mereka ke tingkat yang ‘membebani’, katanya.

Komentar
Share23Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

Menko Airlangga: Banyak yang Tak Suka RI Maju Seperti IMF

ASPEK.ID, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan banyak pihak asing yang tidak suka Indonesia berkembang, utamanya di industri...

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Beberapa negara memiliki utang IMF mencapai puluhan miliar dollar AS. Besaran utang tersebut tidak satu kali...

RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

Bahlil: RI Pasok 43% Batu Bara Dunia, Namun Asing Tentukan Harga

ASPEK.ID JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mrnyebutkan bahwa posisi Indonesia menguasai 43% pasokan batu...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In