ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir kembali melakukan gebrakan baru dengan mengumpulkan 41 direksi lembaga dana pensiun di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Founder Perfekto untuk Indonesia, Amir Faisal mengatakan bahwa hal ini merupakan langkah tepat yang dilakukan Erick Thohir untuk membenahi persoalan dana pensiun yang selama ini masih banyak problematika.
“Diketahui hanya 35 persen perusahaan BUMN yang mampu mengelola dana pensiunnya dengan baik, sedangkan 65 persen lagi bermasalah. Ini merupakan persoalan yang harus segera diselesaikan agar tidak semakin rumit kedepannya, seperti persoalan Asabri dan Jiwasraya yang akhirnya harus berlabuh ke jalur hukum,” ungkap Amir Faisal.
Menurutnya, komitmen Erick Thohir dalam melakukan bersih-bersih di BUMN memang tidak diragukan lagi. Ia menggandeng KPK dan Kejaksaan untuk memantau khusus BUMN agar tidak terjadi praktik-praktik korupsi yang merugikan negara.
“Apa yang dilakukan Erick Thohir ini menunjukkan kepemimpinan yang profesional dan bersih. Dan langkah yang ia lakukan dengan mengumpulkan para direksi ini merupakan langkah preventif dari seorang pemimpin,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa apa yang dilakukan Erick Thohir menunjukkan bahwa Menteri BUMN ini sangat menghargai dan menjaga para direksi agar tidak tersangkut kasus-kasus hukum ke depannya akibat pengelolaan dana pensiun yang tidak benar.
Upaya bersih-bersih BUMN yang dilakukan Erick Thohir bukan hanya ini saja, ia juga mengambil tindakan tegas kepada para direksi BUMN yang terbukti bermasalah secara hukum dan praktik korupsi, Erick Thohir menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menyusun daftar hitam yang nantinya akan dilarang untuk mengelola BUMN.
“Langkah pencegahan dan ancaman sanksi tentu akan sangat efektif untuk mengurangi praktik-praktik korupsi di BUMN, selanjutnya tinggal Kementerian BUMN melakukan pengawasan secara menyeluruh. Keberanian Erick Thohir ini harus menjadi inspirasi dan contoh bagi pemimpin-pemimpin lainnya,” pungkas Amir Faisal.














