• Latest
  • Trending
Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Izinkan Diesel Rusia Masuk Pasar Global

Harga Emas Antam Naik, Rp1.009.000/gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Eks CEO Bukalapak Gabung Canva

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Bandara Arab Saudi Ditutup Hingga 17 Oktober 2026

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Malam-malam, Prabowo Panggil Fadli Zon ke Istana

Qatar Airways Sebut Potensi Penularan Covid-19 di Pesawat Rendah

Qatar Airways dan Emirates Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi

Helikopter Chinook Jepang Tangani Karhutla di Kalimantan

Seskab: 60 Ribu Personel Dikerahkan Padamkan Karhutla

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

by Muhammad Fadhil
September 5, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan lonjakan laba bersih hingga 253% pada semester I 2026. Kinerja tersebut disebut menjadi hasil transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan yang dijalankan di bawah supervisi Danantara Indonesia.

Sepanjang Januari-Juni 2026, holding BUMN pupuk ini meraih laba bersih Rp 8,51 triliun. Angka itu melonjak sekitar 253% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti capaian tersebut saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI pada Agustus lalu. Menurutnya, peningkatan laba terjadi di tengah kebijakan pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi dan memperbesar volume pupuk yang diterima petani.

BacaJuga

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Saudi Gegara Rekam Serangan Houthi

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Liga Champions

Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Izinkan Diesel Rusia Masuk Pasar Global

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Ini Rincian Harganya

KPK Akan Panggil Lagi Menteri Nusron Wahid Pekan Ini

Malaysia Tawarkan 1 Pesawat dan 3 Helikopter Padamkan Karhutla, RI Belum Beri Jawaban

“Keuntungan PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Harga pupuk turun, volume bertambah, tapi keuntungan perusahaan justru meningkat,” kata Prabowo, beberapa Waktu lalu.

Prabowo mengatakan pemerintah juga memangkas 145 regulasi penyaluran pupuk agar distribusi menjadi lebih sederhana. Selain itu, harga pupuk bersubsidi berhasil diturunkan sekitar 20%, yang disebut sebagai pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

Ia menilai pembenahan sektor pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan mempercepat target swasembada pangan.

Pendapatan dan EBITDA Ikut Melonjak

Tak hanya laba, Pupuk Indonesia juga mencatat pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 59,67 triliun atau naik 51% dibandingkan semester I 2025.

Sementara itu, EBITDA meningkat 140% menjadi Rp 14,28 triliun. Perusahaan menyebut kenaikan tersebut ditopang peningkatan volume produksi, efisiensi operasional, dan disiplin pengelolaan biaya.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan hasil nyata. Menurutnya, strategi efisiensi dan penguatan operasional membuat perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Transformasi bisnis secara menyeluruh mulai membuahkan hasil. Fondasi keuangan yang semakin kuat membuat kami optimistis pertumbuhan ini bisa berlanjut sekaligus memperbesar kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan penguatan kondisi keuangan juga membuka ruang bagi perusahaan mempercepat revitalisasi industri pupuk nasional. Modernisasi pabrik dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuat proses produksi lebih efisien.

Efek kebijakan pemerintah juga terlihat pada penyaluran pupuk bersubsidi. Setelah harga pupuk diturunkan sejak Oktober 2025, penebusan pupuk oleh petani meningkat signifikan.

Hingga 1 September 2026, realisasi penebusan pupuk bersubsidi mencapai 6,33 juta ton atau naik 27,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan berharap harga pupuk yang lebih terjangkau dapat memperluas akses petani terhadap pupuk sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di berbagai daerah.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengatakan transformasi di Pupuk Indonesia tidak hanya menyasar efisiensi operasional, tetapi juga mengubah model bisnis perusahaan secara mendasar.

Menurut Dony, sebelumnya skema bisnis pupuk menggunakan pendekatan cost plus, yakni biaya produksi ditambah margin. Kini pemerintah mengubah pendekatan menjadi berbasis harga pasar, sementara subsidi dihitung secara terpisah agar lebih tepat sasaran.

Perubahan formula tersebut, kata Dony, telah dipresentasikan kepada DPR bersama manajemen Pupuk Indonesia sebagai bagian dari reformasi sektor pupuk.

“Model baru ini membuat harga pupuk untuk petani bisa ditekan tanpa menambah beban anggaran pemerintah. Di sisi lain, biaya produksi perusahaan juga menjadi lebih efisien,” ujar Dony.

Ia menambahkan peningkatan produksi juga membuka peluang ekspor sehingga perusahaan memiliki sumber pendapatan baru di luar pasar domestik.

Pemerintah saat ini juga mempercepat modernisasi delapan pabrik pupuk milik holding Pupuk Indonesia. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan kapasitas produksi tetap mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Menurut Dony, hasil transformasi mulai terlihat dari kenaikan laba perusahaan yang mencapai lebih dari 200%. Selain itu, Pupuk Indonesia juga mulai memperluas pasar ekspor.

“Kami sudah melakukan ekspor perdana pupuk ke Australia dan respons pasar di sana sangat positif. Ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi Pupuk Indonesia,” katanya.

Dony menilai transformasi yang dijalankan perusahaan sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan konsistensi tetap menjadi kunci agar Pupuk Indonesia mampu menjaga kinerja di tengah perubahan pasar dan kebijakan ke depan. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pupuk Kaltim Terus Dorong Semangat Pejuang Covid-19

Menteri BUMN Lantik Rahmad Pribadi Jadi Dirut PT Pupuk Indonesia

Menteri BUMN  Erick Thohir mengangkat Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero). Rahmad menggantikan posisi Bakir Pasaman...

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi Musim Tanam Baru

Pupuk Indonesia Harus Benahi Distribusi Pupuk Bersubsidi

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) membenahi berbagai macam permasalahan distribusi,...

MIND ID dan Pupuk Indonesia Kerjasama Dukung Ketahanan Pangan

MIND ID dan Pupuk Indonesia Kerjasama Dukung Ketahanan Pangan

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In