• Latest
  • Trending
Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Sita Jam Mewah hingga Tumpukan Dolar Milik Eks Kepala BGN

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Mulai Transformasi RS BUMN dari RSPP

3 Perwira Hukum Pimpin Sidang Dugaan Penganiayaan Aktivis KontraS

Prajurit BAIS Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Lolos dari Hukuman Pemecatan

Gledson Minta Persebaya Tak Main-main Lawan Penang FC: Layaknya Final

Persebaya Siap Tempur Hadapi Bhayangkara FC

Balik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp 1,34 T

Balik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp 1,34 T

PP Rombak Susunan Pengurus di PP Properti dan PP Presisi

Merger Adhi Karya dan PT PP Selesai Desember 2026

Profil Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

Gus Kikin Mulai Berkantor di PBNU

BTN Rombak 5 Direktur, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

BTN Rombak 5 Direktur, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Udara Singapura Tidak Sehat

Wapres Gibran ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut, Bantu Laptop dll

Wapres Gibran ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut, Bantu Laptop dll

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Produksi Dokter Spesialis Indonesia di Bawah Negara Lain

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

by Muhammad Fadhil
September 5, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

ASPEK.ID, JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan lonjakan laba bersih hingga 253% pada semester I 2026. Kinerja tersebut disebut menjadi hasil transformasi bisnis dan tata kelola perusahaan yang dijalankan di bawah supervisi Danantara Indonesia.

Sepanjang Januari-Juni 2026, holding BUMN pupuk ini meraih laba bersih Rp 8,51 triliun. Angka itu melonjak sekitar 253% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti capaian tersebut saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI pada Agustus lalu. Menurutnya, peningkatan laba terjadi di tengah kebijakan pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi dan memperbesar volume pupuk yang diterima petani.

BacaJuga

Kejagung Sita Jam Mewah hingga Tumpukan Dolar Milik Eks Kepala BGN

Danantara Mulai Transformasi RS BUMN dari RSPP

Prajurit BAIS Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Lolos dari Hukuman Pemecatan

Persebaya Siap Tempur Hadapi Bhayangkara FC

Balik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp 1,34 T

Merger Adhi Karya dan PT PP Selesai Desember 2026

“Keuntungan PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Harga pupuk turun, volume bertambah, tapi keuntungan perusahaan justru meningkat,” kata Prabowo, beberapa Waktu lalu.

Prabowo mengatakan pemerintah juga memangkas 145 regulasi penyaluran pupuk agar distribusi menjadi lebih sederhana. Selain itu, harga pupuk bersubsidi berhasil diturunkan sekitar 20%, yang disebut sebagai pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

Ia menilai pembenahan sektor pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan mempercepat target swasembada pangan.

Pendapatan dan EBITDA Ikut Melonjak

Tak hanya laba, Pupuk Indonesia juga mencatat pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 59,67 triliun atau naik 51% dibandingkan semester I 2025.

Sementara itu, EBITDA meningkat 140% menjadi Rp 14,28 triliun. Perusahaan menyebut kenaikan tersebut ditopang peningkatan volume produksi, efisiensi operasional, dan disiplin pengelolaan biaya.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan hasil nyata. Menurutnya, strategi efisiensi dan penguatan operasional membuat perusahaan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Transformasi bisnis secara menyeluruh mulai membuahkan hasil. Fondasi keuangan yang semakin kuat membuat kami optimistis pertumbuhan ini bisa berlanjut sekaligus memperbesar kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan penguatan kondisi keuangan juga membuka ruang bagi perusahaan mempercepat revitalisasi industri pupuk nasional. Modernisasi pabrik dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuat proses produksi lebih efisien.

Efek kebijakan pemerintah juga terlihat pada penyaluran pupuk bersubsidi. Setelah harga pupuk diturunkan sejak Oktober 2025, penebusan pupuk oleh petani meningkat signifikan.

Hingga 1 September 2026, realisasi penebusan pupuk bersubsidi mencapai 6,33 juta ton atau naik 27,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan berharap harga pupuk yang lebih terjangkau dapat memperluas akses petani terhadap pupuk sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di berbagai daerah.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengatakan transformasi di Pupuk Indonesia tidak hanya menyasar efisiensi operasional, tetapi juga mengubah model bisnis perusahaan secara mendasar.

Menurut Dony, sebelumnya skema bisnis pupuk menggunakan pendekatan cost plus, yakni biaya produksi ditambah margin. Kini pemerintah mengubah pendekatan menjadi berbasis harga pasar, sementara subsidi dihitung secara terpisah agar lebih tepat sasaran.

Perubahan formula tersebut, kata Dony, telah dipresentasikan kepada DPR bersama manajemen Pupuk Indonesia sebagai bagian dari reformasi sektor pupuk.

“Model baru ini membuat harga pupuk untuk petani bisa ditekan tanpa menambah beban anggaran pemerintah. Di sisi lain, biaya produksi perusahaan juga menjadi lebih efisien,” ujar Dony.

Ia menambahkan peningkatan produksi juga membuka peluang ekspor sehingga perusahaan memiliki sumber pendapatan baru di luar pasar domestik.

Pemerintah saat ini juga mempercepat modernisasi delapan pabrik pupuk milik holding Pupuk Indonesia. Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan kapasitas produksi tetap mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Menurut Dony, hasil transformasi mulai terlihat dari kenaikan laba perusahaan yang mencapai lebih dari 200%. Selain itu, Pupuk Indonesia juga mulai memperluas pasar ekspor.

“Kami sudah melakukan ekspor perdana pupuk ke Australia dan respons pasar di sana sangat positif. Ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi Pupuk Indonesia,” katanya.

Dony menilai transformasi yang dijalankan perusahaan sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan konsistensi tetap menjadi kunci agar Pupuk Indonesia mampu menjaga kinerja di tengah perubahan pasar dan kebijakan ke depan. []

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Pupuk Kaltim Terus Dorong Semangat Pejuang Covid-19

Menteri BUMN Lantik Rahmad Pribadi Jadi Dirut PT Pupuk Indonesia

Menteri BUMN  Erick Thohir mengangkat Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero). Rahmad menggantikan posisi Bakir Pasaman...

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi Musim Tanam Baru

Pupuk Indonesia Harus Benahi Distribusi Pupuk Bersubsidi

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) membenahi berbagai macam permasalahan distribusi,...

MIND ID dan Pupuk Indonesia Kerjasama Dukung Ketahanan Pangan

MIND ID dan Pupuk Indonesia Kerjasama Dukung Ketahanan Pangan

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan di antaranya PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In