• Latest
  • Trending
Ribuan WNI Terdampak Penipuan Online di Kamboja, Menlu Buka Suara

Ribuan WNI Terdampak Penipuan Online di Kamboja, Menlu Buka Suara

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Pengamat: Rahasia Jokowi di 2019 Berpotensi Ditiru Prabowo untuk Cari Cawapres 2029

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Menko Bahlil Dorong Pertamina Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak untuk Genjot Produktivitas

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Sisir Kantor Djarum di Kudus & Kantor Bea Cukai Kudus

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

BSI Laba Rp742 Miliar di Kuartal I-2021

Strategi BSI Masuk 5 Top Bank Syariah Global

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit

Mulai 2027 Kendaraan Dinas Pakai Motor Listrik

Bareskrim Ungkap Lima Laboratorium Narkoba Rahasia di Indonesia 

China Tangkap 7 Warganya di China Terkait Pabrik Sabu di Aceh

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Catat Laba Rp 45,2 Triliun Selama 9 Bulan

Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menteri Fadli Zon: 80% Warga Indonesia Dengar Musik Lokal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ribuan WNI Terdampak Penipuan Online di Kamboja, Menlu Buka Suara

by Muhammad Fadhil
Januari 27, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, GLOBAL, NEWS
Ribuan WNI Terdampak Penipuan Online di Kamboja, Menlu Buka Suara

Menteri Luar Negeri, Sugiono. (Dok. MoFA Indonesia)

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak penindakan aktivitas penipuan daring (online scam) oleh Pemerintah Kamboja.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan Kementerian Luar Negeri telah menginstruksikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap para WNI yang keluar dari tempat kerja mereka menyusul operasi penertiban sindikat penipuan daring.

“Perintah yang saya sampaikan kepada KBRI kita di Phnom Penh adalah melakukan pendataan dan verifikasi mengenai warga negara Indonesia yang terdampak. Karena banyak di antara mereka yang keluar dari pekerjaannya setelah ada keputusan pemerintah Kamboja untuk melakukan penindakan terhadap aktivitas online scam,” kata Sugiono kepada awak media usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

BacaJuga

Pengamat: Rahasia Jokowi di 2019 Berpotensi Ditiru Prabowo untuk Cari Cawapres 2029

Menko Bahlil Dorong Pertamina Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak untuk Genjot Produktivitas

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

KPK Sisir Kantor Djarum di Kudus & Kantor Bea Cukai Kudus

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

Sugiono menegaskan, fokus utama Kementerian Luar Negeri saat ini adalah memastikan perlindungan serta pelayanan konsuler bagi para WNI, baik yang telah kembali ke Tanah Air secara mandiri maupun yang masih memerlukan fasilitasi pemulangan.

“Yang penting bagi Kementerian Luar Negeri adalah bisa memverifikasi WNI yang terdampak, kemudian memberikan pelayanan konsuler kepada mereka. Ada yang sudah pulang secara mandiri dan ada juga yang nanti perlu dipulangkan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pelanggaran hukum yang melibatkan WNI, Sugiono menegaskan bahwa proses penegakan hukum sepenuhnya berada di ranah aparat penegak hukum.

“Soal penegakan hukum tentu saja kita serahkan kepada aparat penegak hukum,” tambahnya.

Hampir 2.500 WNI Melapor ke KBRI

Di sisi lain, KBRI Phnom Penh mencatat lonjakan jumlah WNI yang melapor sejak pengetatan penindakan terhadap sindikat online scam diberlakukan Pemerintah Kamboja. Dalam periode 16–26 Januari 2026 hingga pukul 23.00, tercatat sebanyak 2.493 WNI telah melapor langsung ke KBRI.

Melalui keterangan resminya, KBRI menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara intensif, mulai dari pendataan, asesmen kasus, hingga penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan.

Sebagian WNI yang telah memiliki dokumen lengkap dan tidak terkendala denda keimigrasian dilaporkan telah kembali ke Indonesia secara mandiri. Sementara itu, WNI yang mendapatkan fasilitasi dokumen perjalanan sementara dan keringanan denda juga membiayai kepulangan mereka secara mandiri.

“Bagi WNI yang telah difasilitasi pembuatan dokumen perjalanan sementara dan keringanan denda keimigrasian, mereka juga membeli tiket kepulangan secara mandiri. Contohnya, 46 WNI dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 30 Januari 2026,” tulis KBRI Phnom Penh.

Koordinasi Keamanan Diperkuat

Untuk memastikan keamanan para WNI, Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto pada Senin (26/1/2026) melakukan pertemuan dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Kamboja sekaligus Kepala Kepolisian Phnom Penh, Letnan Jenderal Chuon Narin.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kamboja, termasuk penyediaan lokasi penampungan sementara serta peningkatan pengamanan bagi WNI.

Letjen Chuon Narin berharap seluruh WNI yang telah keluar dari jaringan sindikat penipuan daring dapat segera kembali ke Indonesia. Ia juga menegaskan kepolisian setempat akan terus memantau kondisi keamanan para WNI, termasuk mengantisipasi potensi risiko penyakit menular seiring meningkatnya jumlah WNI di lokasi penampungan. []

Komentar
Share21Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Pengamat: Rahasia Jokowi di 2019 Berpotensi Ditiru Prabowo untuk Cari Cawapres 2029

  ASPEK.ID, JAKARTA - Pengamat politik M. Tri Andika menyoroti peluang Presiden Prabowo Subianto meniru strategi Presiden ke-7 RI Joko...

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Menko Bahlil Dorong Pertamina Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak untuk Genjot Produktivitas

ASPEK.ID, JAKARTA - Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan pemegang konsesi minyak dan gas...

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

ASPEK.ID BRASIL -Luiz Inacio Lula da Silva kembali memenangkan Pemilihan Presiden Brasil 2026, Minggu. Ia terpilih untuk masa jabatan keempatnya...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In