ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah memastikan pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru bernama Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, seluruh proses pembentukan Perminas akan dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, bukan melalui pendanaan kementerian atau APBN.
“Danantara itu, bukan saya,” kata Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1).
“Kan Danantara punya uang banyak,” tegasnya.
Perminas dirancang sebagai BUMN yang secara khusus mengelola izin pertambangan yang dicabut pascabencana di Sumatra. Menurut Purbaya, kapasitas keuangan Danantara lebih dari cukup untuk mendukung pembentukan perusahaan tersebut.
Ia mengungkapkan, Danantara bahkan memiliki rencana investasi di surat berharga negara (SBN) hingga Rp160 triliun. Dengan besaran dana tersebut, ruang fiskal Danantara dinilai masih sangat luas untuk melakukan investasi langsung.
“Saya ingat tahun ini punya Rp 160 triliun mau diinvestasikan di bond. Artinya masih banyak ruang untuk dia bergerak bond pemerintah lagi,” paparnya.
Purbaya menilai, mengalihkan investasi ke pembentukan BUMN baru justru akan memberi dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan penempatan dana di instrumen utang pemerintah.
“Kalau dia bikin BUMN Langsung kan akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara,” ucap Purbaya.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kehadiran Perminas dibutuhkan untuk mengelola sektor pertambangan sumber daya mineral yang belum berada di bawah holding BUMN pertambangan, MIND ID.
“Jadi itu yang penting. Mengelola sumber daya alam kita yang sangat-sangat penting,” paparnya.
Prasetyo juga mengungkapkan, Perminas akan mengambil alih pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatra Utara, yang sebelumnya dikelola oleh PT Agincourt Resources. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi negara memperkuat kendali atas sumber daya mineral strategis nasional. []















