• Latest
  • Trending
Bangun Smelter Terbesar di Dunia, Freeport Rogoh 600 Juta Dolar

Puncak Produksi Tambang Freeport di Papua Diramal Terjadi di 2035

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Telkom Cari 1.000 Karyawan, Ada Anak Usaha BUMN dan Swasta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Jakarta

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Puncak Produksi Tambang Freeport di Papua Diramal Terjadi di 2035

by Muhammad Fadhil
Februari 23, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS
Bangun Smelter Terbesar di Dunia, Freeport Rogoh 600 Juta Dolar

Tambang yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia. [Dok. Anadolu Agency]

ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah memproyeksikan puncak produksi tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah akan terjadi pada 2035. Proyeksi tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang menekankan pentingnya langkah strategis untuk menjaga kesinambungan operasi tambang raksasa tersebut.

Menurut Bahlil, karakteristik tambang bawah tanah (underground) menuntut proses eksplorasi dan persiapan yang sangat panjang. Artinya, capaian produksi hari ini sejatinya merupakan hasil investasi eksplorasi bertahun-tahun sebelumnya.

“Secara kebetulan puncak produksi Freeport itu puncak-puncaknya 2035. Karena ini eksplorasinya underground itu membutuhkan waktu kurang lebih sekitar sepuluh tahun,” ujar Bahlil dalam Konferensi Persnya di Amerika Serikat (AS) disiarkan daring, dikutip Senin (23/2).

BacaJuga

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menjelaskan, produksi konsentrat tembaga yang dinikmati saat ini merupakan buah dari eksplorasi sejak 2002–2003. Sebelum insiden longsor yang sempat terjadi, kapasitas produksi konsentrat PTFI mencapai 3,2 juta ton per tahun.

“Kita tahu bahwa konsentrat Freeport sekarang memproduksi satu tahun pada saat belum terjadi musibah itu mencapai 3,2 juta ton biji konsentrat daripada tembaga yang menghasilkan kurang lebih sekitar 900.000 lebih tembaga dan kurang lebih sekitar 50-60 ton emas,” rincinya.

Dengan puncak produksi diperkirakan terjadi dalam sembilan tahun mendatang, pemerintah menilai perlu adanya kepastian hukum dan perpanjangan izin operasi agar perusahaan dapat segera melakukan eksplorasi lanjutan guna menemukan cadangan baru.

Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah penurunan produksi yang tajam setelah masa puncak terlewati, sekaligus menjaga roda ekonomi di Timika dan wilayah sekitarnya tetap bergerak.

“Nah, oleh karena 2035 itu adalah puncaknya maka kita berpandangan bahwa penting untuk kita mencari solusi dalam rangka eksistensi dan keberlanjutan daripada usaha di Timika di Papua,” pungkas Bahlil.

Sebelumnya, induk usaha PTFI, Freeport-McMoRan (FCX), telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Indonesia terkait perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) tambang Grasberg setelah 2041.

Dalam kesepakatan tersebut, FCX sepakat mendivestasikan tambahan 12% sahamnya di PT Freeport Indonesia kepada Pemerintah Indonesia pada 2041 tanpa biaya langsung. Namun, pihak yang mengakuisisi saham tersebut akan mengganti biaya pro-rata yang telah dikeluarkan FCX berdasarkan nilai buku untuk investasi yang memberikan manfaat setelah 2041.

“Di bawah MoU tersebut, para pihak sepakat, antara lain IUPK akan diamandemen untuk memberikan perpanjangan masa hak operasi tambang,” bunyi pernyataan resmi FCX, dikutip Jumat (20/2/2026).

Saat ini hingga 2041, FCX masih memegang 48,76% saham di PTFI. Dengan skema divestasi tersebut, kepemilikan FCX akan berkurang menjadi sekitar 37% mulai 2042.

“FCX akan mengalihkan 12% sahamnya di PTFI kepada pihak Pemerintah pada tahun 2041 tanpa biaya, dengan syarat pihak yang mengakuisisi akan mengganti biaya pro-rata yang dikeluarkan FCX menggunakan nilai buku untuk investasi yang menguntungkan periode setelah tahun 2041. FCX akan mempertahankan kepemilikan sahamnya saat ini di PTFI sebesar 48,76% hingga tahun 2041 dan memegang sekitar 37% mulai tahun 2042,” bunyi pernyataan resmi FCX tersebut.

Dengan proyeksi puncak produksi pada 2035 dan perpanjangan izin pasca-2041, arah kebijakan tambang Grasberg kini tak hanya soal produksi, tetapi juga strategi menjaga kesinambungan investasi dan kepentingan nasional dalam jangka panjang. []

Komentar
Share23Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

ASPEK.ID - Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah menunjuk salah satu putranya sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam perombakan kabinet besar-besaran....

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah membantah dengan tegas isu yang berhembus bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank...

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

ASPEK.ID - Pemerintah Korea Selatan tetap melanjutkan rencana pemasangan fasilitas pendingin udara atau air conditioner (AC) di sejumlah penjara. Kebijakan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In