• Latest
  • Trending
KPK Imbau Menkeu Purbaya Waspadai Gift TikTok, Jika Ragu Segera Laporkan

KPK Imbau Menkeu Purbaya Waspadai Gift TikTok, Jika Ragu Segera Laporkan

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Danantara Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan di Pos Indonesia

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

BBM Campuran Etanol 20% Diprotes, Warga India Klaim Kendaraan Alami Kerusakan

BBM Campuran Etanol 20% Diprotes, Warga India Klaim Kendaraan Alami Kerusakan

Kapolri Beberkan Kronologi Aksi Teroris Penyerang Mabes Polri

Kapolri Resmi Lantik Enam Kapolda dan Kakorlantas Baru

Qodari: Modal Komisaris BUMN Akal Sehat dan Niat Baik

Qodari: Modal Komisaris BUMN Akal Sehat dan Niat Baik

BNPB Usulkan Bantuan Rumah Korban Banjir di Sumatera Naik hingga Rp80 Juta

BNPB Usulkan Bantuan Rumah Korban Banjir di Sumatera Naik hingga Rp80 Juta

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat, Nilainya Diperkirakan Rp40 M

Piala Dunia 2026: Prancis Bungkam Senegal dengan Skor 3-1

Prancis vs Paraguay: Bisakah Albirroja Menghentikan Laju Mbappe Cs?

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Jenazah Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika

Satgas ODC Ungkap Identitas Kelompok Penembak Pilot Amerika Serikat di Yahukimo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Juli 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

KPK Imbau Menkeu Purbaya Waspadai Gift TikTok, Jika Ragu Segera Laporkan

by Muhammad Fadhil
Februari 26, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
KPK Imbau Menkeu Purbaya Waspadai Gift TikTok, Jika Ragu Segera Laporkan

Live TikTok Purbaya dan anaknya, Yuda. (TikTok/Yuda PS)

ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pentingnya kehati-hatian pejabat publik dalam menerima pemberian dalam bentuk apa pun, termasuk gift atau saweran saat siaran langsung di media sosial.

Hal ini merespons ramainya gift yang diterima akun TikTok milik putra Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Yuda Purboyo Sunu, ketika melakukan live streaming bersama sang ayah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pelaporan gratifikasi dapat dilakukan apabila terdapat keraguan atas suatu pemberian.

BacaJuga

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Danantara Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan di Pos Indonesia

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

BBM Campuran Etanol 20% Diprotes, Warga India Klaim Kendaraan Alami Kerusakan

Kapolri Resmi Lantik Enam Kapolda dan Kakorlantas Baru

Qodari: Modal Komisaris BUMN Akal Sehat dan Niat Baik

“Jika ragu, dapat juga dikonsultasikan ataupun dilaporkan, terlebih pelaporan gratifikasi itu sangat mudah, bisa online melalui gol.kpk.go.id atau melalui unit pengelola gratifikasi (UPG) yang ada di Kemenkeu, pun juga bisa dengan lapor langsung ke KPK,” ujar Budi, Kamis (26/2).

KPK juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap Purbaya yang dinilai menunjukkan kewaspadaan terhadap potensi gratifikasi. Berdasarkan tayangan yang beredar, gift tersebut mengalir ke akun sang anak dan tidak terkait langsung dengan jabatan Purbaya sebagai penyelenggara negara.

“Kami tentunya menyampaikan apresiasi kepada Pak Menteri, yang aware dan berhati-hati dengan potensi gratifikasi. Jika kita melihat tayangannya, saweran atau pemberian tersebut untuk anaknya, dan tidak terkait dengan pelaksanaan tugas ataupun jabatannya sebagai penyelenggara negara,” ungkap Budi.

Meski demikian, lembaga antirasuah itu tetap mengingatkan bahwa pejabat publik perlu menjaga prinsip transparansi dan menghindari potensi benturan kepentingan, termasuk di ruang digital.

Belajar dari Hoegeng

Dalam konteks kehati-hatian tersebut, KPK menyinggung kisah integritas Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso yang pernah menjabat Kapolri periode 1968–1971. Hoegeng dikenal menutup toko bunga milik istrinya demi menghindari kemungkinan konflik kepentingan akibat jabatannya.

“Yang menarik juga, soal mematikan fitur gift kita jadi diingatkan cerita Jenderal Hoegeng yang menutup toko bunga istrinya, karena orang yang membeli bunga bisa jadi karena melihat jabatan suaminya, dan bisa timbul benturan kepentingan,” kata Budi.

Pernyataan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa potensi konflik kepentingan tidak selalu berbentuk transaksi formal, tetapi bisa muncul dalam ruang sosial maupun digital.

Dalam siaran langsung tersebut, akun TikTok Yuda beberapa kali menerima gift berikon paus yang nilainya disebut lebih dari Rp1 juta per kiriman. Yuda terlihat antusias menanggapi notifikasi yang masuk.

“Nyawer paus, Rp 1 juta lebih. Paus lagi, terima kasih,” ujar Yuda saat membaca notifikasi gift yang masuk, dikutip Rabu (25/2/2026).

Menkeu Purbaya yang berada di samping putranya sempat merespons dengan nada bercanda namun tetap menegaskan bahwa gift tersebut ditujukan kepada anaknya, bukan kepada dirinya dalam kapasitas sebagai pejabat negara.

Di tengah polemik yang muncul, Yuda juga sempat menyinggung opsi untuk menonaktifkan fitur gift guna meredam kontroversi.

Kasus ini menjadi ilustrasi bahwa batas antara ruang privat dan jabatan publik semakin tipis di era media sosial. Prinsip kehati-hatian dan transparansi tetap menjadi pagar utama bagi setiap penyelenggara negara, termasuk dalam aktivitas digital. []

Komentar
Share20Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Jakarta – Penemuan puluhan keping logam mulia jenis platinum di dalam mobil Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin alias Ondim, menjadi...

Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Danantara Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan di Pos Indonesia

Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengungkap adanya indikasi dugaan rekayasa keuangan di PT Pos Indonesia setelah melakukan...

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

Takengon – Dilansir dari RRI Takengon, warga Kampung Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, memilih membangun dan memperbaiki sendiri jalan yang rusak...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Apa Itu Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat?

Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Danantara Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan di Pos Indonesia

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

Warga Perbaiki Jembatan Enang-Enang Senilai Rp1 Miliar Secara Swadaya

BBM Campuran Etanol 20% Diprotes, Warga India Klaim Kendaraan Alami Kerusakan

BBM Campuran Etanol 20% Diprotes, Warga India Klaim Kendaraan Alami Kerusakan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In