• Latest
  • Trending
Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat, Nilainya Diperkirakan Rp40 M

Piala Dunia 2026: Prancis Bungkam Senegal dengan Skor 3-1

Prancis vs Paraguay: Bisakah Albirroja Menghentikan Laju Mbappe Cs?

Jenazah Pilot dan Co-pilot Pesawat Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika

Satgas ODC Ungkap Identitas Kelompok Penembak Pilot Amerika Serikat di Yahukimo

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK: Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta, Minta Tambahan Rp 300 Juta

Argentina Susah Payah Singkirkan Tanjung Verde dari Piala Dunia 2026

Argentina Susah Payah Singkirkan Tanjung Verde dari Piala Dunia 2026

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Safari Politik Jokowi, PSI Siap Buktikan Jateng Kandang Gajah

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Mulai Benahi PT Pos, Temukan Indikasi Dugaan Rekayasa Keuangan

Mendes Siapkan Bantuan Rp 2,5 Miliar per Desa, Ini Syarat Desa Penerimanya

Mendes Siapkan Bantuan Rp 2,5 Miliar per Desa, Ini Syarat Desa Penerimanya

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Bawa ke Tahap Legislasi

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Bawa ke Tahap Legislasi

Walkot Bima Lantik Istri, Ipar, dan Sepupu Jadi Pejabat

Walkot Bima Lantik Istri, Ipar, dan Sepupu Jadi Pejabat

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

by Muhammad Fadhil
Juli 4, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS
Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Potret kerusakan gempa di La Guaira, Venezuela. (Foto: via REUTERS/Handout)

ASPEK.ID, JAKARTA – Fenomena gempa ganda (seismic doublet) yang mengguncang Venezuela menjadi perhatian para ahli karena tergolong langka. Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi hanya dalam selang 39 detik pada Rabu (24/6) waktu setempat.

Berdasarkan laporan otoritas Venezuela hingga 30 Juni, bencana tersebut menewaskan sedikitnya 1.943 orang, melukai lebih dari 10 ribu orang, dan memaksa lebih dari 15 ribu warga mengungsi.

Pakar kebumian sekaligus dosen Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER), Iktri Madrinovella, menjelaskan besarnya dampak bencana dipengaruhi oleh fenomena seismic doublet, yakni dua gempa besar yang terjadi hampir bersamaan dalam waktu sangat singkat.

BacaJuga

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat, Nilainya Diperkirakan Rp40 M

Prancis vs Paraguay: Bisakah Albirroja Menghentikan Laju Mbappe Cs?

Satgas ODC Ungkap Identitas Kelompok Penembak Pilot Amerika Serikat di Yahukimo

KPK: Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta, Minta Tambahan Rp 300 Juta

Argentina Susah Payah Singkirkan Tanjung Verde dari Piala Dunia 2026

“Pada kasus di Venezuela, gempa pertama diduga memicu pergerakan patahan aktif di sekitarnya sehingga terjadi gempa kedua yang kekuatannya lebih besar hanya 39 detik kemudian. Rangkaian guncangan inilah yang dapat memperparah dampak kerusakan dibandingkan jika hanya terjadi satu gempa besar,” kata Iktri dalam keterangannya, Sabtu (4/7).

Menurut Iktri, wilayah utara Venezuela berada di pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan yang didominasi sesar geser (strike-slip). Pergerakan kedua lempeng tersebut menyebabkan tekanan terus menumpuk di sepanjang patahan hingga akhirnya dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.

Meski terjadi di Amerika Selatan, Iktri menilai peristiwa tersebut menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia yang juga berada di kawasan tektonik aktif.

Ia menyebut karakteristik geologi serupa terdapat di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, fenomena gempa ganda seperti di Venezuela bukan sesuatu yang mustahil terjadi di Tanah Air.

Menurutnya, gempa Mentawai-Bengkulu pada 2007 dan gempa Lombok pada 2018 menunjukkan bahwa rangkaian gempa besar dapat terjadi akibat aktivitas tektonik yang saling berkaitan. Gempa besar dapat mengubah distribusi tekanan di dalam kerak bumi sehingga memicu pergerakan patahan atau zona subduksi di sekitarnya.

“Rangkaian gempa seperti yang terjadi di Venezuela juga berpotensi terjadi pada sejumlah jalur patahan aktif di Indonesia, termasuk Sesar Sumatera dan Palu-Koro. Karena itu, mitigasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan wilayah rawan dan pembangunan infrastruktur yang aman hingga peningkatan kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya.

Iktri mengatakan salah satu upaya mitigasi adalah melakukan pemetaan kerentanan seismik sebagai dasar penyusunan tata ruang dan pembangunan infrastruktur tahan gempa.

Pendekatan tersebut diterapkannya melalui penelitian kolaboratif di kawasan pesisir Teluk Palu menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat wilayah dengan tingkat kerentanan seismik yang tinggi.

Menurutnya, informasi mengenai tingkat kerentanan suatu wilayah perlu menjadi acuan dalam penyusunan tata ruang, pembangunan infrastruktur, hingga penerapan standar bangunan tahan gempa agar risiko kerusakan dapat ditekan.

Sementara itu, Penjabat Sementara Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. tech. Djoko Triyono, mengatakan peristiwa di Venezuela menjadi pengingat bahwa investasi pada riset kebencanaan sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur.

“Sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang energi dan kebumian, Universitas Pertamina berkomitmen memperkuat riset, inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung mitigasi bencana di Indonesia. Pembelajaran dari berbagai peristiwa global menjadi dasar untuk menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang dapat meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana,” kata Djoko. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Warga Manado Berhamburan Keluar Rumah

ASPEK.ID, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, hingga Maluku Utara pada Kamis (2/4) pukul...

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, Getarannya Terasa hingga Bali

ASPEK.ID, JAKARTA - Gempa bumi bermagnitudo 5,5 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1) pagi. Gempa terjadi sekitar pukul...

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Megathrust Masih Mengancam RI, Ini Daftar 14 Zona Merah Terbaru

Para ahli mengungkapkan daftar 14 zona megathrust dalam Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia tahun 2024. Kekuatan gempanya ada yang...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Irjen Ruddi Setiawan Resmi Pimpin Polda Aceh, Dilantik di Mabes Polri

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat, Nilainya Diperkirakan Rp40 M

Piala Dunia 2026: Prancis Bungkam Senegal dengan Skor 3-1

Prancis vs Paraguay: Bisakah Albirroja Menghentikan Laju Mbappe Cs?

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

Pakar Ungkap Potensi Gempa Ganda di Indonesia usai Tragedi Venezuela

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In