ASPEK.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga atau yang dikenal sebagai Bro Ron, menjadi korban pemukulan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi saat dirinya mendampingi rekannya dalam sebuah audiensi di kantor firma hukum.
Insiden tersebut turut disorot Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni. Ia mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan meminta aparat bertindak tegas.
“Bro Ron digebuk dalam proses mediasi di kantor salah satu lawfirm karena Bro Ron kenal sama lawfirm tersebut,” ujar Sahroni saat dihubungi, Selasa (5/5).
Sahroni menyebut pelaku merupakan oknum yang dipekerjakan sebagai petugas keamanan saat proses audiensi berlangsung. Ia juga menyinggung praktik penggunaan jasa pihak tertentu untuk melakukan intimidasi.
“Lawfirm atau apapun jangan dibiasakan sewa sewa DC atau apapun yang terkait backingan mengatasnamakan untuk lakukan kejahatan,” kata Sahroni.
Ronald menjelaskan, kejadian bermula saat dirinya mendampingi koleganya yang merupakan karyawan sebuah perusahaan dalam pertemuan dengan pimpinan firma hukum Michael Putra and Partners (MPP).
Audiensi itu berkaitan dengan dugaan penggelapan dana perusahaan PT SKS senilai Rp9 miliar yang disebut belum mendapat kejelasan.
“Gaji dan dana perusahaan yang lenyap tanpa penjelasan. Dana perusahaan dikelola oleh pimpinan MPP,” ujar Ronald.
Sebelum audiensi, sejumlah karyawan sempat menggelar aksi di kantor firma tersebut. Sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang yang mengaku sebagai petugas keamanan meminta mereka meninggalkan gedung.
“Terjadilah cekcok di antara tiga oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga. Tapi akhirnya tiga oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi,” kata Ronald.
Namun situasi kembali memanas tak lama kemudian. Tiga orang tersebut kembali ke lokasi dan kembali terlibat cekcok.
“15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4 (lokasi Kantor MPP), seketika mulai lagi cekcok. Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video,” ujarnya.
Polisi dari Polsek Menteng telah mengamankan para pelaku. Dua orang di antaranya kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemukulan tersebut.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. []
























