• Latest
  • Trending
Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

Bursa Asia Menguat, IHSG Ikut Meroket di Awal Perdagangan

Cegah Bursa RI Turun ke Standalone Market, DEN Beri Saran ke Prabowo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Sempat Menguat, IHSG Hari Ini Melemah

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Sore Ini

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

UNDP: 800 Juta Anak Muda Hadapi Masa Depan Tanpa Kerja

WFH ASN Resmi Berlaku, Perjalanan Dinas Dipangkas hingga 70%

Menkeu Pastikan Gaji PNS Dibayar Melalui Bank Bukan Kopdes

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

6 Aktivis Greenpeace Bebas Setelah Diperiksa 12 Jam

Jelang RUPS, Ini Rumor Nama-nama Petinggi PLN

Kerugian Negara Padam Listrik di Batam-Bintan Ditaksir Rp57,3 Miliar

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowo-GIbran: Masalah Ekonomi Picu Ketidakpuasan Publik

Wapres Gibran Dorong WALUBI Penguatan Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan

Wapres Gibran Dorong WALUBI Penguatan Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Pemadaman Listrik di Batam

Greenpeace Pasang Spanduk di Bundaran HI Kritik Pemerintah

6 Aktivis Greenpeace Dibawa ke Biddokkes Polda Metro

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

2 Tahun Prabowo-Gibran, Kepercayaan Publik di Angka 64,8 Persen

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

by Muhammad Fadhil
Mei 13, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan selamat kepada Muhammad Nasril, Lc., M.A., yang resmi meraih gelar doktor bidang Pengkajian Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (13/5). Foto: dok. pribadi

ASPEK.ID, JAKARTA – ASN Kementerian Agama Aceh, Muhammad Nasril, Lc., M.A., resmi meraih gelar doktor bidang Pengkajian Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia dinyatakan lulus dalam ujian terbuka promosi doktor, Rabu (13/5).

Nasril berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji dan meraih nilai 93,33 dengan predikat sangat memuaskan. Sidang promosi tersebut turut dihadiri mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, bersama istrinya Trisna Willi, rekan-rekan dari Kemenag RI, Kemenag Aceh, Dayah Insan Qurani Aceh Besar, serta tamu undangan lainnya.

Ketua tim penguji, Prof. Dr. Zulkifli, M.A., mengatakan Muhammad Nasril merupakan doktor ke-1678 di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta. Ia dinilai layak menyandang gelar doktor Pengkajian Islam bidang Hukum Islam setelah memenuhi seluruh syarat akademik.

BacaJuga

Cegah Bursa RI Turun ke Standalone Market, DEN Beri Saran ke Prabowo

Sempat Menguat, IHSG Hari Ini Melemah

Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Sore Ini

UNDP: 800 Juta Anak Muda Hadapi Masa Depan Tanpa Kerja

Menkeu Pastikan Gaji PNS Dibayar Melalui Bank Bukan Kopdes

6 Aktivis Greenpeace Bebas Setelah Diperiksa 12 Jam

“Berdasarkan hasil sidang penguji dan nilai semester, Muhammad Nasril dinyatakan lulus dan berhak memperoleh gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan. Pada dasarnya promovendus layak mendapatkan predikat cumlaude, namun karena dengan adanya peraturan baru yang mengharuskan 3 tahun atau 6 semester masa studi, maka promovendus tidak mendapatkan cumlaude,” ujar Zulkifli saat membacakan hasil sidang.

Pencapaian itu semakin membanggakan karena Nasril merupakan penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama-LPDP. Ia berhasil menyelesaikan studi doktoralnya tepat waktu sesuai kontrak beasiswa selama delapan semester.

Dalam sidang tersebut, Nasril mengangkat disertasi berjudul Hegemoni Ulama dalam Praktik Pernikahan Usia Anak di Aceh. Penelitian itu mengkaji pengaruh otoritas keagamaan terhadap praktik pernikahan usia anak di Aceh menggunakan pendekatan teori hegemoni Gramsci.

Penelitian tersebut membahas bagaimana legitimasi agama, budaya lokal, dan struktur sosial masyarakat membentuk praktik pernikahan usia anak yang masih terjadi di sejumlah wilayah Aceh.

Menurut Nasril, batas usia perkawinan di Aceh tidak dipahami secara tunggal, melainkan lahir dari dialektika antara hukum negara, fikih, adat istiadat, dan realitas sosial masyarakat.

“Fenomena pernikahan usia anak di Aceh tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ia merupakan hasil interaksi antara agama, budaya lokal, dan struktur sosial masyarakat,” kata Nasril dalam pemaparannya.

Hasil penelitian itu menemukan pemahaman keagamaan memiliki pengaruh dalam praktik pernikahan usia anak. Dalam sejumlah kasus, agama kerap menjadi legitimasi sosial dan moral untuk menghindari perbuatan maksiat, menjaga kehormatan keluarga, hingga menjadi solusi atas kehamilan di luar nikah.

“Upaya pencegahan pernikahan usia anak tidak cukup dilakukan melalui pendekatan hukum semata, tetapi juga memerlukan pendekatan kultural dan keagamaan melalui kolaborasi pemerintah dan ulama,” ujar suami Jusnaini Hasni, M.Ed tersebut.

Perjuangan Selesaikan Studi Doktor

Putra pasangan Kamaruzzaman, S.Pd., dan Ani, S.Pd. itu mengaku perjalanan menyelesaikan studi doktor bukan perkara mudah. Sebagai ASN yang bukan berlatar belakang dosen maupun peneliti, ia harus menghadapi tantangan besar menyelesaikan riset akademik tepat waktu.

“Perjalanan ini penuh perjuangan dan tantangan. Sebelumnya saya jarang melakukan penelitian karena bukan dosen, tetapi harus mampu menyelesaikan studi tepat waktu, menyesuaikan dengan tradisi keilmuan di Sps. Berkat tekad yang kuat serta dukungan keluarga, orang tua, guru-guru, dan teman-teman, alhamdulillah semuanya dapat dilewati hingga program doktor ini selesai,” ungkap ASN Kementerian Agama Aceh tersebut.

Ia juga mengaku bersyukur memperoleh beasiswa BIB-LPDP.

“Alhamdulillah berkah beasiswa BIB LPDP, telah mengantarkan saya untuk meraih Doktor,” ujarnya.

Nasril turut menceritakan dinamika saat melakukan penelitian lapangan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Ia mengaku harus menghadapi berbagai tantangan saat mewawancarai narasumber.

“Ada yang harus menunggu berjam-jam, ada juga yang memberikan waktu hampir pukul 01.00 malam, ada yang tidak bersedia menjadi narasumber, bahkan ada yang meminta saya mengisi ceramah terlebih dahulu sebelum wawancara dilakukan. Banyak dinamika, tetapi hari ini semua terasa indah untuk dikenang,” ujarnya sambil tersenyum.

Sidang promosi doktor itu dipimpin Prof. Dr. Zulkifli, M.A. sebagai ketua sidang. Tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Rusli dan Prof. Dr. Kamarusdiana, sementara tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Mesraini, Prof. Dr. Afidah Wahyuni, dan Prof. Dr. A. Bakir Ihsan dengan sekretaris sidang Dr. Maswani, M.A. []

Komentar
Share15Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

ASPEK.ID, JAKARTA - Beredar kabar bahwa Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama. Kepala Biro Humas dan Komunikasi...

Kemenag Salurkna Rp 4,1 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA

Kemenag Salurkna Rp 4,1 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA

Jakarta - Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar, menegaskan, penyaluran dana BOS Madrasah bukan sekadar alokasi anggaran rutin pemerintah. Menurut...

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Eks Pejabat Kemenag dan Bos Agen Travel

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In