ASPEK.ID, JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi sinyal kuat Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bakal segera diumumkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.
Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, pengumuman resmi hanya tinggal menunggu keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
“Ya kalau saya bilang ya bener lah. Tinggal menunggu waktunya kapan itu ya Mas Kaesang lah nanti itu sebagai Ketua Umum kita tidak ingin mendahului beliau, kan begitu,” kata Bestari saat dihubungi, Selasa (26/5).
Bestari menyebut kedekatan Jokowi dengan PSI sebenarnya sudah terlihat sejak Kongres PSI di Solo pada Juli 2025. Saat itu, kata dia, Jokowi secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap partai berlambang gajah tersebut.
“Ya, Pak Jokowi sudah sangat jelas di Kongres mengatakan seperti itu, ‘saya akan mendukung full PSI, saya akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Bestari.
Ia juga menyinggung pernyataan Jokowi dalam Rakernas PSI yang dinilai menunjukkan komitmen besar terhadap partai tersebut.
“Tambah lagi ketika Rakernas kami itu, beliau juga menyampaikan hal yang lebih heroik lagi, ‘saya akan mati-matian’,” lanjutnya.
Menurut Bestari, pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa Jokowi memang akan berada di dalam PSI.
“Emang ngapain orang mau mati-matian mau bekerja keras kalau nggak di dalam PSI, kan begitu,” imbuhnya.
Bestari berharap langkah Jokowi bergabung ke PSI dapat dipahami oleh partai politik lain. Ia juga berharap Jokowi segera menyampaikan langsung status politiknya kepada publik.
“Itu jadi itu menjadi harapan kami juga, bahwa Pak Jokowi harus menjelaskan saya sudah di PSI, tidak lagi di partai sebelah sono gitu loh,” kata dia.
Sebelumnya, Jokowi menyatakan kondisinya sudah pulih dan siap kembali berkeliling ke sejumlah daerah di Indonesia. PSI pun menyatakan siap mendampingi Jokowi untuk menemui kader maupun masyarakat di berbagai wilayah. []
























