• Latest
  • Trending
Biogasoline Pertamax Green 95 Aman, Berkinerja Tinggi dan Ramah Lingkungan

Biogasoline Pertamax Green 95 Aman, Berkinerja Tinggi dan Ramah Lingkungan

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

Syarat Berhaji 2021 Sudah Divaksin

DPR Restui Uang Muka Haji 2027 Rp4,07 Triliun, Ini Alasannya

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini

Daud Joseph Mundur, Jabatan Dirut PT Pos Indonesia Kini Diisi Prasabri Pesti

Daud Joseph Mundur, Jabatan Dirut PT Pos Indonesia Kini Diisi Prasabri Pesti

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Satu Siswa Diamankan Densus 88

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Satu Siswa Diamankan Densus 88

Penyidik Polda Metro Jaya Bawa Koper Pink ke Kejagung, Ada Apa?

Penyidik Polda Metro Jaya Bawa Koper Pink ke Kejagung, Ada Apa?

Jokowi Kunjungi Grasberg Freeport

Dampak Akuisisi Era Jokowi Mulai Terlihat, Produksi Emas Freeport Diproyeksi Melonjak Jadi

Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi

Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi

Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditetapkan Jadi Tersangka

Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditetapkan Jadi Tersangka

Panduan Lengkap Ibadah Ramadan & Idulfitri 1442 H/2021

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Tahap Penuntutan, Yaqut Bersiap Diadili

Polri Bakal Gandeng Intelijen Amerika Cek Keaslian Dolar di Kasus Febrie

Polri Bakal Gandeng Intelijen Amerika Cek Keaslian Dolar di Kasus Febrie

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Biogasoline Pertamax Green 95 Aman, Berkinerja Tinggi dan Ramah Lingkungan

by REDAKSI
Mei 30, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, OPINI, TERPOPULER
Biogasoline Pertamax Green 95 Aman, Berkinerja Tinggi dan Ramah Lingkungan

Oleh: Inas N Zubir

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa biogasoline (campuran bensin dengan bioetanol) aman digunakan pada kendaraan berbahan bakar bensin. Kekhawatiran yang sering muncul berasal dari perbedaan sifat kimia antara etanol (bersifat polar) dan bensin (non-polar). Jika dicampur secara langsung tanpa pengolahan yang tepat, keduanya memang berpotensi mengalami phase separation atau pemisahan fase, di mana etanol memisah dari bensin, mirip dengan minyak dan air.

Selain itu, etanol yang masih mengandung air (etanol hidrat) bersifat higroskopis, yaitu mudah menyerap kelembapan dari udara. Hal ini dapat memicu korosi pada komponen sistem bahan bakar seperti tangki, pipa saluran, pompa, dan karburator/injector, terutama pada kendaraan yang tidak dirancang untuk bahan bakar beretanol.

BacaJuga

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

DPR Restui Uang Muka Haji 2027 Rp4,07 Triliun, Ini Alasannya

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini

Daud Joseph Mundur, Jabatan Dirut PT Pos Indonesia Kini Diisi Prasabri Pesti

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Satu Siswa Diamankan Densus 88

Untuk mengatasi masalah tersebut, etanol yang digunakan dalam biogasoline harus berbentuk etanol anhidrat (kadar kemurnian ≥ 99,5% dan kadar air ≤ 0,5%). Proses kritisnya adalah dehidrasi, yaitu menghilangkan sisa air dari etanol hidrat (95–96%) hingga mencapai tingkat anhidrat. Metode yang paling umum dan efektif saat ini adalah menggunakan molecular sieves (zeolit).

Setelah melalui proses dehidrasi ini, etanol anhidrat dapat bercampur secara homogen dengan bensin dalam berbagai rasio tanpa mengalami pemisahan fase, selama tidak terkontaminasi air kembali.

Campuran ini justru membawa beberapa keunggulan teknis:

  • Meningkatkan angka oktan bahan bakar;
  • Memberikan efek pendinginan pada ruang bakar (charge cooling);
  • Membakar lebih sempurna, sehingga mengurangi emisi CO, HC, dan partikulat;
  • Lebih ramah lingkungan dibandingkan bensin murni.

Bukti nyata dapat dilihat pada Pertamax Green 95 yang dijual di SPBU Pertamina. Bahan bakar ini merupakan campuran E5 (5% bioetanol dari molase tebu + 95% bensin Pertamax). Hingga saat ini, tidak ditemukan tanda-tanda pemisahan fase pada produk tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa bioetanol yang digunakan telah melalui proses pengolahan yang memadai sesuai standar.

Secara teknis, penambahan 5% etanol anhidrat tidak menurunkan kualitas bahan bakar. Justru sebaliknya, etanol dengan angka oktan sekitar 108–110 dapat meningkatkan performa pembakaran mesin, memberikan akselerasi yang lebih responsif, dan menghasilkan emisi yang lebih bersih.

Dengan demikian, Masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan biogasoline seperti Pertamax Green 95. Dengan teknologi pengolahan yang tepat, bahan bakar ini tidak hanya aman, tetapi juga lebih unggul dari segi performa dan keberlanjutan. Penggunaannya sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan pengurangan emisi karbon.

Karena itu, narasi bahwa bioetanol berbahaya bagi kendaraan perlu diluruskan. Teknologi ini bukan eksperimen baru. Banyak negara sudah menggunakan campuran etanol dalam bahan bakar selama bertahun-tahun, bahkan dengan kadar jauh lebih tinggi. Yang menentukan aman atau tidak bukan sekadar “ada etanolnya”, tetapi bagaimana standar produksinya dijaga.

Indonesia justru perlu mulai melihat biogasoline sebagai bagian dari strategi besar menuju ketahanan energi nasional. Ketika bahan bakar dapat dipadukan dengan energi nabati dalam negeri, maka ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil perlahan bisa ditekan. Di saat yang sama, emisi juga berkurang tanpa harus mengubah total ekosistem kendaraan yang ada saat ini.

Pada akhirnya, Pertamax Green 95 bukan sekadar soal bahan bakar baru. Ini adalah gambaran bahwa teknologi energi bisa bergerak ke arah yang lebih bersih tanpa mengorbankan performa mesin. Dan jika dikelola dengan standar yang tepat, biogasoline justru menjadi simbol modernisasi energi, bukan ancaman bagi kendaraan masyarakat.

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

ASPEK.ID, JAKARTA - Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melaksanakan pertukaran buronan sebagai bagian dari...

Syarat Berhaji 2021 Sudah Divaksin

DPR Restui Uang Muka Haji 2027 Rp4,07 Triliun, Ini Alasannya

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan pembayaran uang muka sebesar Rp4,07 triliun untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun...

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini

ASPEK.ID, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan tetap melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana....

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Yudi Rizkyardie Darun Jadi Dirut PT Pos Indonesia

Yudi Rizkyardie Darun Jadi Dirut PT Pos Indonesia

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

Syarat Berhaji 2021 Sudah Divaksin

DPR Restui Uang Muka Haji 2027 Rp4,07 Triliun, Ini Alasannya

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini

Daud Joseph Mundur, Jabatan Dirut PT Pos Indonesia Kini Diisi Prasabri Pesti

Daud Joseph Mundur, Jabatan Dirut PT Pos Indonesia Kini Diisi Prasabri Pesti

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In