• Latest
  • Trending
Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi September 2021

Basuki Minta Rp 2,7 T ke Purbaya untuk Geber Proyek IKN

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

MBG Terapkan Prasmanan, Siswa Boleh Tambah

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Hari Ini, Prabowo Ulang Tahun Ke-75

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Prabowo Teken Perpres Ojol, Bagi Hasil Driver Naik Jadi 92%

Ekonom: Tiga Prinsip Penting dalam Penataan Ongkir Ojol

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Basuki Minta Rp 2,7 T ke Purbaya untuk Geber Proyek IKN

by Muhammad Fadhil
Juli 16, 2026
in BERITA TERBARU, INFRASTRUKTUR, NEWS
Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi September 2021

Basuki Hadimuljono. [Foto: Setkab]

ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 2,7 triliun kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dana tersebut dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan IKN tahap ketiga (batch 3), sekaligus mendukung pengelolaan aset yang telah dibangun dan pembelian lahan.

Usulan tambahan anggaran itu telah disampaikan pada 18 Juni 2026. Basuki menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan batch 3 dengan skema tahun jamak (multiyears) 2026-2028.

“Untuk mewujudkan pembangunan batch 3 dan kebutuhan pengelolaan aset terbangun serta pembelian tanah, kami telah mengusulkan kepada Menteri Keuangan kebutuhan tambahan anggaran tahun 2026, pada tanggal 18 Juni 2026 yang akan digunakan untuk kebutuhan anggaran batch 3, dengan skema tahun jamak 2026-2028 sebesar Rp2,7 triliun,” kata Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

BacaJuga

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

Pada tahun anggaran 2026, Otorita IKN memperoleh pagu anggaran sebesar Rp 5,47 triliun. Rinciannya terdiri atas belanja pegawai Rp 423 miliar, belanja barang Rp 732,5 miliar, dan belanja modal Rp 4,3 triliun.

Basuki mengungkapkan, hingga 30 Juni 2026 realisasi anggaran secara akrual telah mencapai 80,2 persen. Persentase tersebut dihitung dengan memperhitungkan seluruh pengadaan yang sudah dikontrakkan.

Sementara itu, realisasi anggaran berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang diterbitkan Kementerian Keuangan mencapai Rp 1,23 triliun atau sekitar 26,2 persen dari total pagu anggaran.

“Pada tanggal 30 Juni 2026, secara akrual dengan memperhitungkan seluruh pengadaan yang dilakukan secara kontraktual, realisasi anggaran Otorita IKN tahun 2026 mencapai 80,2 persen. Sedangkan realisasi SP2D tercatat sebesar Rp1,23 triliun atau 26,2 persen dari pagu DIPA. Realisasi ini dihitung berdasarkan SP2D yang telah diterbitkan oleh Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Basuki juga memaparkan capaian pembangunan IKN sepanjang 2025. Dari alokasi DIPA awal sebesar Rp 10,19 triliun, anggaran yang dapat digunakan setelah penyesuaian kebijakan pemblokiran pemerintah menjadi Rp 9,04 triliun. Dari angka tersebut, realisasi belanja mencapai Rp 8,51 triliun atau setara 94,13 persen.

Mayoritas anggaran digunakan untuk belanja modal senilai Rp 7,66 triliun guna menyelesaikan sejumlah proyek strategis di kawasan IKN.

Menurut Basuki, pembangunan batch 1 telah rampung sepenuhnya. Tahap ini mencakup pembangunan jalan-jalan utama di kawasan IKN. Sementara itu, pembangunan batch 2 yang berjalan dengan skema multiyears 2025-2027 kini difokuskan pada pembangunan ekosistem gedung serta kawasan perkantoran lembaga legislatif dan yudikatif.

“Realisasi belanja tahun anggaran 2025 ini didominasi oleh belanja modal sebesar Rp7,66 triliun yang digunakan untuk penyelesaian pembangunan IKN, baik batch 1 tahun 2025 yang telah selesai 100 persen. Batch 1 merupakan pembangunan jalan-jalan utama, dan batch 2 dengan skema tahun 2025-2027 untuk pembangunan ekosistem gedung dan pembangunan perkantoran legislatif dan yudikatif,” tutur Basuki.

Selain progres pembangunan fisik, Otorita IKN juga mencatat peningkatan nilai aset. Hingga 31 Desember 2025, total aset yang tercatat dalam neraca mencapai Rp 71,96 triliun, meningkat Rp 13,59 triliun dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp 63,35 triliun.

Basuki mengatakan, kenaikan tersebut mencerminkan percepatan pembangunan fisik yang berlangsung sepanjang 2025. Di sisi lain, nilai kekayaan bersih (ekuitas) Otorita IKN juga naik menjadi Rp 71,41 triliun atau bertambah Rp 12,74 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan ekuitas menunjukkan bahwa belanja negara yang digelontorkan untuk pembangunan IKN telah berhasil dikonversi menjadi aset negara yang bernilai dan dikelola secara tertib. []

Komentar
Share15Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

ASPEK.ID, JAKARTA - Pesawat berjenis ATR 72-600 milik maskapai Citilink mengalami insiden pecah ban tak lama setelah lepas landas di...

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

ASPEK.ID, SOLO - Persis Solo memutuskan berpisah dengan pelatih kepala Ricky Nelson setelah hasil yang diraih tim belum memuaskan di...

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

LASPEK.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Sabtu, 17 Oktober...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In