ASPEK.ID, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia diplomasi dan politik Indonesia. Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Prof. Dr. Bachtiar Aly, M.A., meninggal dunia pada Minggu (26/7) malam.
Kabar wafatnya Bachtiar Aly disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo melalui unggahan di akun Instagram resminya, @indonesiaincairo, Senin (27/7/2026).
“Keluarga Besar Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo turut berduka cita atas wafatnya Prof. Dr. Bachtiar Aly, M.A., Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir periode tahun 2002-2005, pada Ahad, 26 Juli 2026,” bunyi pernyataan KBRI Kairo lewat akun Instagram @indonesiaincairo seperti dilihat, Senin (27/7/2026).
KBRI Kairo juga menyampaikan doa bagi almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjutnya.
Kabar duka tersebut juga dibenarkan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni. Ia turut membagikan poster elektronik yang memuat informasi wafatnya Bachtiar Aly kepada detikcom.
Semasa karier diplomatiknya, Bachtiar Aly dipercaya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sebagai Duta Besar RI untuk Mesir yang juga merangkap Jibuti dan Somalia pada periode 2002-2005.
Selain berkiprah di dunia diplomasi, Bachtiar Aly juga dikenal sebagai akademisi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Guru Besar FISIP Universitas Indonesia serta dipercaya menjadi penasihat ahli Kapolri.
Di bidang politik, Bachtiar Aly pernah menjadi Anggota DPR/MPR RI periode 1998-1999 dari Partai Golkar. Menjelang Pemilu 2014, ia bergabung dengan Partai NasDem dan terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.
Dalam perjalanan politik berikutnya, Bachtiar Aly bergabung dengan Partai Hanura. Di partai tersebut, ia mengemban amanah sebagai salah satu Wakil Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Hanura. []















