• Latest
  • Trending
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Operasi Ditutup, Keluarga Korban KMP Mutiara Masih Bertahan Cari Sanak Saudara

Operasi Ditutup, Keluarga Korban KMP Mutiara Masih Bertahan Cari Sanak Saudara

Budi Waseso: Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes

Budi Waseso: Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

AFF Cup 2026: Indonesia Tak Punya Pilihan Selain Kalahkan Singapura

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Hampir 714 Ribu Jiwa

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Setiap Kopdes Terima Fasilitas Senilai Rp 3 Miliar

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Kemenkeu Ambil Alih Kepemilikan 60 persen saham di Kereta Cepat Whoosh

Ganja Diusulkan Jadi Komoditas Ekspor, Ini Respon Istana

Provinsi di Nepal Legalkan Ganja untuk Medis

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

Ekonom Ragukan Angka Pertumbuhan Ekonomi Versi Pemerintah

CPNS Buka Lowongan Kerja di 8 Instansi pada Juni

Mendagri: Tiga Solusi Pemda yang Sulit Bayar Gaji PPPK

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

Purbaya Tambah Rp70 Triliun ke Bank Milik Negara

Pulihkan 3.000 Faskes di Sumatera, Kemenkes Butuh Rp 529,3 Miliar

Menkes: Saya Merasa Gagal Terkait Pasien BPJS Viral

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

by Aspek
Agustus 5, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengumumkan Indonesia telah menghapus sekitar lima juta akun pengguna di bawah umur dari berbagai platform digital. Langkah ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas. Pencapaian tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa (4/8/2026). Ia menegaskan bahwa skala pengurangan ini telah melampaui upaya serupa yang dilakukan platform video pendek TikTok di Australia.

“Bersama platform, kami telah mengurangi lima juta akun anak. Meskipun lima juta pengguna masih kecil dibandingkan target kami, secara global ini telah melampaui apa yang dicapai TikTok di Australia,” ujar Meutya.

BacaJuga

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Operasi Ditutup, Keluarga Korban KMP Mutiara Masih Bertahan Cari Sanak Saudara

Budi Waseso: Sertifikat Pramuka Garuda Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes

AFF Cup 2026: Indonesia Tak Punya Pilihan Selain Kalahkan Singapura

Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Hampir 714 Ribu Jiwa

Setiap Kopdes Terima Fasilitas Senilai Rp 3 Miliar

Meutya menjelaskan bahwa Indonesia mengadopsi pendekatan berbasis risiko untuk perlindungan anak digital. Kebijakan ini berbeda dengan larangan total berdasarkan usia yang diterapkan di Australia.

Di bawah PP Tunas, anak-anak berusia di bawah 16 tahun secara spesifik dibatasi untuk mengakses platform yang dikategorikan sebagai berisiko tinggi. “Australia menerapkan larangan total, sedangkan kami melakukan asesmen risiko. Yang kami larang untuk anak di bawah 16 tahun adalah akses ke platform berisiko tinggi,” jelas Meutya.

Kriteria berbasis risiko ini mengevaluasi berbagai fitur, seperti perpesanan langsung, paparan materi tidak pantas, pola desain adiktif, dampak kesehatan mental, perlindungan privasi data, dan profil komersial. Regulasi ini bertujuan mendorong perusahaan teknologi untuk memodifikasi layanan mereka bagi pasar Indonesia.

Sebagai contoh, platform gim Roblox telah menonaktifkan fitur obrolan secara default untuk pengguna Indonesia di bawah 16 tahun. Pengaktifan kembali fitur tersebut kini memerlukan persetujuan orang tua.

“Kami berharap ke depannya, ini bukan hanya larangan bagi anak-anak untuk membuat akun, tetapi gerakan yang lebih luas yang mendorong platform untuk bertransformasi,” kata Meutya.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Jakarta -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mendapatkan kepastian bahwa keputusan investasi final atau Final...

Dato Sri Tahir Bantah Soal Kredit Jumbo Bank Mayapada

10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026

Jakarta  - Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes Billionaires List per Selasa (4/8/2026): 1.Low Tuck Kwong, pendiri...

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

AS Akan Tutup Konsulat di Indonesia

Jakarta - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) berencana menutup lima perwakilan diplomatiknya di sejumlah negara, termasuk Konsulat AS di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In