• Latest
  • Trending
Polisi Ungkap Asal-usul 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Polisi Ungkap Asal-usul 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Pecat 66 Kepala SPPG, Diduga Minta Fee

Kunjungi PT PAL, Jokowi Tinjau Kapal Selam Perdana di ASEAN Buatan RI

Indonesia Bangun Kapal Selam Scorpene di PT PAL

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Setahun Beroperasi, Prabowo Sebut Pendapatan Danantara Melejit hingga 400%

Ayo Daftar, Facebook Bantu UKM Rp12,5 Miliar

Perusahaan Induk FB Didenda Rp10 Triliun karena Dinilai merusak Mental Anak

Korut Tolak Ide Prabowo Buka Dialog dengan Korsel

Korut Tolak Ide Prabowo Buka Dialog dengan Korsel

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rosan: Danantara Ditawarkan Kelola Bersama Bandara Madinah

Daftar Lengkap Reshuffle Pejabat yang Dilantik Prabowo

Mensesneg Angkat Bicara soal Isu Reshuffle Agustus

BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Prabowo Masih Cari Calon Gubernur BI Baru, Banyak Nama Masuk Daftar

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Istana Buka Suara Soal Isu Surpres Ganti Kapolri

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

Bayar Utang Luar Negeri Cadangan Devisa RI Turun ke US$ 145,3 Miliar

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Tim 9 Kejagung Periksa Febrie Adriansyah di Rutan KPK Hari Ini

PSIM Yogyakarta Rekrut Striker asal Paraguay

PSIM Yogyakarta Rekrut Striker asal Paraguay

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Polisi Ungkap Asal-usul 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

by Muhammad Fadhil
Agustus 7, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Polisi Ungkap Asal-usul 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Ratusan senjata yang ditemukan di yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diduga merupakan hasil impor. Hal ini berdasarkan dokumen atau surat impor yang ditemukan pihak kepolisian. (Arsip Istimewa)

ASPEK.ID, JAKARTA – Polda Metro Jaya masih menyelidiki temuan 995 senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi menduga senjata-senjata tersebut merupakan barang impor setelah menemukan dokumen terkait proses pemasukan dari luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan dugaan itu didasarkan pada dokumen impor yang ditemukan saat pemeriksaan.

“Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan ini kalau ditemukan terkait tentang surat impor, terkait surat impor RSI 5483/12/2008, ini ada impor terkait tentang softgun ataupun senapan angin,” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

BacaJuga

BGN Pecat 66 Kepala SPPG, Diduga Minta Fee

Indonesia Bangun Kapal Selam Scorpene di PT PAL

Setahun Beroperasi, Prabowo Sebut Pendapatan Danantara Melejit hingga 400%

Perusahaan Induk FB Didenda Rp10 Triliun karena Dinilai merusak Mental Anak

Korut Tolak Ide Prabowo Buka Dialog dengan Korsel

Rosan: Danantara Ditawarkan Kelola Bersama Bandara Madinah

Dari hasil pendataan sementara, polisi mencatat terdapat 995 pucuk senjata yang terdiri atas empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm.

Meski ditemukan dokumen impor, polisi masih mendalami tujuan pemasukan ratusan senjata tersebut ke Indonesia, termasuk kemungkinan untuk diperjualbelikan atau digunakan untuk keperluan lain.

“Ini masih didalami, pasti. Selama ini kan itu bisa diperjualbelikan, kalau softgun ya, itu boleh, ada regulasinya. Nanti ini masih didalami dari teman-teman Wasendak yang bisa nanti menjawab,” ucap dia.

Selain asal-usul senjata, penyidik juga menyoroti alasan penyimpanan ratusan pucuk senjata di lingkungan sekolah. Polisi akan meminta keterangan lebih lanjut kepada mantan Ketua Yayasan berinisial IWD yang sebelumnya mengelola yayasan tersebut.

“Nah, tetapi kenapa penyimpanan bukan kepada tempat yang semestinya? Tetapi di dalam satu yayasan. Yang bersangkutan, saudara IW, merupakan dulu pengurus dari suatu yayasan sehingga mungkin melihat menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang,” ujarnya.

Budi menjelaskan, berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022, importir senjata angin maupun airsoft gun wajib melaporkan dokumen impor sekaligus lokasi penyimpanan barang kepada kepolisian agar dapat dilakukan pengawasan.

“Bahwa yang pertama, senapan angin hasil temuan tersebut harus dilaporkan oleh pemiliknya mengenai tempat penyimpanan kepada pihak kepolisian. Jadi importir, para importir ini harus wajib memberitahukan dokumen impor termasuk tempat penyimpanan,” kata dia.

“Sehingga ini dilakukan pengawasan oleh Subdit Wasendak Direktorat Intelkam. Nah, ini dapat diberi sanksi secara administrasi yaitu dicabut izin impornya,” sambungnya.

Ditemukan Saat Ruangan Dibuka

Temuan ratusan senjata itu sebelumnya diungkap kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto. Ia mengatakan senjata ditemukan ketika ruangan milik mantan Ketua Yayasan dibuka karena akan dimanfaatkan untuk kebutuhan kegiatan sekolah.

“Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis.

Pemilik Klaim Seluruh Senjata Berizin

Sementara itu, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, mengaku sebagai pemilik ratusan airsoft gun tersebut. Ia memastikan seluruh senjata yang ditemukan memiliki izin resmi.

“Intinya semua ada izinnya, yang temuan 995 itu semua ada izinnya,” kata Alhadid saat dihubungi, Kamis.

Menurut Alhadid, senjata-senjata itu telah disimpan di lokasi tersebut sejak 2020 dan digunakan untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah. Namun, kegiatan itu berhenti setelah pembina berinisial S meninggal dunia pada 2022.

“Dan semua orang juga tahu, PT Lokta Karya Perbakin itu berizin dan itu sudah disepakati dan diketahui untuk kegiatan ekskul menembak. Untuk ekskul menembak tahun 2020. Karena ada pembinanya yang berinisial S,” ujarnya. []

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Pecat 66 Kepala SPPG, Diduga Minta Fee

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tengah memproses pemberhentian kepada 66 orang kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi...

Kunjungi PT PAL, Jokowi Tinjau Kapal Selam Perdana di ASEAN Buatan RI

Indonesia Bangun Kapal Selam Scorpene di PT PAL

Surabaya - PT PAL Indonesia memulai proyek pembangunan kapal selam Scorpene untuk TNI Angkatan Laut (TNI AL). Proyek ini ditandai...

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Setahun Beroperasi, Prabowo Sebut Pendapatan Danantara Melejit hingga 400%

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan pendapatan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengalami lonjakan signifikan sejak mulai beroperasi....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In