• Latest
  • Trending
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

18 Layanan Gratis untuk Warga Jakarta,

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

Rajin Minum Air Putih Kok Bisa Batu Ginja?

Rajin Minum Air Putih Kok Bisa Batu Ginja?

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Pembalap  Spanyol Kecelakaan di Sirkuit Mandalika, Helikopter Terbangkan ke RS

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

by Aspek
Agustus 9, 2026
in BERITA TERBARU
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta – Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan penggunaan perangkat digital oleh anak-anak di Indonesia menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut durasi screen time anak saat ini mencapai sekitar 5 hingga 7 jam per hari.

Tingginya durasi penggunaan perangkat digital menjadi salah satu alasan pemerintah memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

BacaJuga

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

18 Layanan Gratis untuk Warga Jakarta,

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

“Teman-teman harus mengerti bahwa hari ini screen time anak-anak itu kurang lebih menyentuh 5 sampai 7 jam sehari,” kata Alfreno di Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Alfreno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan perhatian besar terhadap pengawasan ruang digital, khususnya untuk memastikan anak-anak terlindungi dari berbagai risiko penggunaan internet.

Pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas. Regulasi tersebut menjadi salah satu landasan pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak ketika menggunakan layanan digital. Implementasi penundaan akses bagi anak pada platform berisiko tinggi mulai diterapkan pada 28 Maret 2026, dengan batas usia 16 tahun.

Menurut Alfreno, perlindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya dilakukan melalui pembatasan akses terhadap platform. Persoalan lain yang perlu mendapat perhatian adalah penggunaan gim online secara berlebihan yang dapat berujung pada kecanduan.

“PP Tunas itu menargetkan platform, namun what if ada orang-orang yang sudah affected, mostly by games. Kita bisa lihat bahwa enggak semua game itu edukasional,” ujar Alfreno.

Untuk anak yang sudah menunjukkan indikasi kecanduan gim atau penggunaan ruang digital secara berlebihan, Komdigi menyediakan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA). Layanan tersebut diluncurkan Komdigi pada Februari 2026 sebagai platform bimbingan dan konsultasi untuk membantu anak dan keluarga menghadapi persoalan kecanduan gim.

DARA menyediakan ruang konsultasi yang aman dan privat. Pengguna juga dapat memperoleh informasi mengenai gejala kecanduan, mengikuti asesmen, hingga mendapatkan rekomendasi tindak lanjut dan rujukan konsultasi apabila diperlukan. Alfreno mengatakan orang tua perlu mengenali perubahan perilaku anak sebagai salah satu langkah awal untuk mengetahui kemungkinan adanya masalah adiksi digital.

“Kalau orang tua sudah merasa anaknya ternyata temperamen atau mungkin mereka jadi sedikit kikuk, enggak mau bersosialisasi dengan orang lain, ini kan tanda-tanda adiksi,” katanya dikutip dari kontan.

Melalui DARA, pemerintah berharap orang tua tidak hanya melakukan pembatasan penggunaan gawai, tetapi juga mendapatkan pendampingan ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda kecanduan gim. Layanan ini menjadi bagian dari pendekatan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pengaturan platform digital, tetapi juga memberikan dukungan kepada anak dan keluarga yang sudah menghadapi persoalan adiksi digital.

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

80 Negara di PBB Setuju Usulan RI Cs Perihal Resolusi Anak

  ASPEK.ID, NEW YORK - Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat, (9/10/ 2026), resolusi bersejarah yang disepakati seluruh...

Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi yang Berkaitan dengan Kampanye LGBT+

Komdigi Ingatkan 7 PSE Terancam Pemutusan Akses

  ASPEK.ID, JAKARTA -Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan surat peringatan tertulis kepada 7 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat...

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

  ASPEK.ID, JAKARTA - Sebuah akun mengunggah di Facebook pada 24 September 2026. Dalam unggahannya terdapat surat peringatan dari Kementerian...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In