• Latest
  • Trending
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

Mayor Teddy Lapor LHKPN Rp 15,38 Miliar

Seskab Teddy: 43.000 Anak Jalanan Kini di Sekolah Rakyat

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi Tembus 118 Persen

Kemendagri:  Kota Besar di Dunia Berlomba  Terapkan TI

Indonesia Masuk Negara Internet Termurah di Dunia

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk Akan Bangun Pabrik Chip AI Terbesar di Texas

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Gedung Bapenda DKI Terbakar, 1.000 ASN WFH

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun

Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun

Kemenag Salurkna Rp 4,1 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA

Kemenag Salurkna Rp 4,1 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA

Hashim Dorong FORMAS Awasi MBG di Seluruh Indonesia

Hashim: Ada Kekhawatiran  Investor  Asing Soal Kebijakan Prabowo-Gibran

Soal Sawit Indonesia, PM India Janji Beri ‘Treatment’ yang Fair

Ekspor CPO Meningkat, GAPKI Dukung Peremajaan Sawit Kebun Rakyat

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Anak Indonesia Habiskan Waktu 5-7 Jam/Hari Tatap Layar Hp

by Aspek
Agustus 9, 2026
in BERITA TERBARU
RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta – Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan penggunaan perangkat digital oleh anak-anak di Indonesia menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut durasi screen time anak saat ini mencapai sekitar 5 hingga 7 jam per hari.

Tingginya durasi penggunaan perangkat digital menjadi salah satu alasan pemerintah memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

BacaJuga

Seskab Teddy: 43.000 Anak Jalanan Kini di Sekolah Rakyat

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi Tembus 118 Persen

Indonesia Masuk Negara Internet Termurah di Dunia

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Elon Musk Akan Bangun Pabrik Chip AI Terbesar di Texas

Menjaga Mata Lelah karena Layar

“Teman-teman harus mengerti bahwa hari ini screen time anak-anak itu kurang lebih menyentuh 5 sampai 7 jam sehari,” kata Alfreno di Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Alfreno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan perhatian besar terhadap pengawasan ruang digital, khususnya untuk memastikan anak-anak terlindungi dari berbagai risiko penggunaan internet.

Pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas. Regulasi tersebut menjadi salah satu landasan pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak ketika menggunakan layanan digital. Implementasi penundaan akses bagi anak pada platform berisiko tinggi mulai diterapkan pada 28 Maret 2026, dengan batas usia 16 tahun.

Menurut Alfreno, perlindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya dilakukan melalui pembatasan akses terhadap platform. Persoalan lain yang perlu mendapat perhatian adalah penggunaan gim online secara berlebihan yang dapat berujung pada kecanduan.

“PP Tunas itu menargetkan platform, namun what if ada orang-orang yang sudah affected, mostly by games. Kita bisa lihat bahwa enggak semua game itu edukasional,” ujar Alfreno.

Untuk anak yang sudah menunjukkan indikasi kecanduan gim atau penggunaan ruang digital secara berlebihan, Komdigi menyediakan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA). Layanan tersebut diluncurkan Komdigi pada Februari 2026 sebagai platform bimbingan dan konsultasi untuk membantu anak dan keluarga menghadapi persoalan kecanduan gim.

DARA menyediakan ruang konsultasi yang aman dan privat. Pengguna juga dapat memperoleh informasi mengenai gejala kecanduan, mengikuti asesmen, hingga mendapatkan rekomendasi tindak lanjut dan rujukan konsultasi apabila diperlukan. Alfreno mengatakan orang tua perlu mengenali perubahan perilaku anak sebagai salah satu langkah awal untuk mengetahui kemungkinan adanya masalah adiksi digital.

“Kalau orang tua sudah merasa anaknya ternyata temperamen atau mungkin mereka jadi sedikit kikuk, enggak mau bersosialisasi dengan orang lain, ini kan tanda-tanda adiksi,” katanya dikutip dari kontan.

Melalui DARA, pemerintah berharap orang tua tidak hanya melakukan pembatasan penggunaan gawai, tetapi juga mendapatkan pendampingan ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda kecanduan gim. Layanan ini menjadi bagian dari pendekatan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pengaturan platform digital, tetapi juga memberikan dukungan kepada anak dan keluarga yang sudah menghadapi persoalan adiksi digital.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Jakarta- Mata kita kini terus-menerus terpapar layar gawai, polusi lingkungan, dan berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan penglihatan. Berikut...

Ayo Daftar, Facebook Bantu UKM Rp12,5 Miliar

Perusahaan Induk FB Didenda Rp10 Triliun karena Dinilai merusak Mental Anak

Amerika - Hakim Bryan Biedscheid dari pengadilan New Mexico, Amerika Serikat, menjatuhkan perintah kepada Meta pada Kamis (7/8/2026). Perusahaan induk...

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengumumkan Indonesia telah menghapus sekitar lima juta akun pengguna di bawah umur...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In