ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Akhmad Sodiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Purwokerto, Jawa Tengah. Akhmad Sodiq kini telah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan Akhmad Sodiq telah dibawa ke kantor KPK setelah operasi senyap yang berlangsung pada Kamis (20/8/2026).
“Rektor juga sudah di kantor,” kata Setyo melalui pesan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Selain rektor, KPK juga mengamankan sedikitnya lima orang lainnya. Mereka di antaranya Wakil Rektor I Unsoed berinisial NF, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni berinisial NAP, dua pihak ketiga berinisial AW dan M, serta seorang staf dari salah satu wakil rektor.
Sumber di internal KPK menyebut perkara yang sedang diusut berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri Fakultas Kedokteran Unsoed.
“Terkait penerimaan jalur mandiri kedokteran,” ujar sumber tersebut saat dikonfirmasi.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, KPK membawa sedikitnya lima orang ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas pada Kamis malam.
Dua di antaranya adalah Wakil Rektor I Unsoed Noor Farid dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Norman Arie Prayoga.
Rombongan penyidik KPK meninggalkan Gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 22.45 WIB. Mereka terlihat membawa sejumlah tas yang diduga berisi dokumen sebagai barang bukti. []















