• Latest
  • Trending
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Deltras FC Waspadai Kebangkitan Persis Solo

13 Desa di Aceh Belum Teraliri Listrik

Bahlil Ungkap 11 Ribu Desa di RI Belum Teraliri Listrik

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Mulai Menguat, Cek Harga Terbaru Hari Ini

PPh Perusahaan Turun 19%, Ini Syaratnya

Dampak Maklumat MSCI, IHSG Trading Halt Melemah 8%

Surya Paloh Kirim Sinyal Tolak Pemakzulan Wapres Gibran

Surya Paloh Kirim Sinyal Tolak Pemakzulan Wapres Gibran

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Usut Perusahaan yang Lakukan Karhutla di RI

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Pagi Jumat Rupiah Tembus Rp18.038/Dolar AS

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

by Muhammad Fadhil
Oktober 16, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Ilustrasi, pesawat komersial bersiap mendarat di tengah kabut asap akibat kebaran lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

ASPEK.ID, JAKARTA – Sebanyak 16 bandara di wilayah Papua terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berpotensi mengganggu operasional penerbangan, mulai dari keterlambatan hingga pembatalan jadwal.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat dampak tersebut berdasarkan laporan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X pada Kamis (15/10/2026).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, kabut asap dapat mengurangi jarak pandang di sekitar bandara sehingga memengaruhi keselamatan dan kelancaran penerbangan.

BacaJuga

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Deltras FC Waspadai Kebangkitan Persis Solo

Bahlil Ungkap 11 Ribu Desa di RI Belum Teraliri Listrik

“Kondisi asap dapat menurunkan jarak pandang di sekitar bandar udara, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan, penundaan, maupun pembatalan penerbangan. Setiap keputusan operasional penerbangan diambil dengan mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Lukman dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Adapun 16 bandara yang terdampak tersebar di empat provinsi di wilayah Papua.

Di Provinsi Papua, bandara yang terdampak adalah Bandara Sentani. Sementara di Papua Tengah, dampak karhutla dilaporkan terjadi di Bandara Mozes Kilangin Timika, Bandara Ilaga, dan Bandara Ilu.

Selanjutnya, di Provinsi Papua Pegunungan terdapat tiga bandara terdampak, yakni Bandara Wamena, Bandara Oksibil, dan Bandara Dekai.

Adapun di Provinsi Papua Selatan, delapan bandara yang terdampak meliputi Bandara Mopah Merauke, Bandara Tanah Merah, Bandara Kepi, Bandara Ewer, Bandara Bade, Bandara Senggo, Bandara Manggelum, Bandara Yaniruma, dan Bandara Mindiptanah.

2.021 Penerbangan Terdampak Karhutla

Gangguan penerbangan akibat karhutla juga terjadi di tingkat nasional. Berdasarkan data per 13 Oktober 2026, tercatat 2.021 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak sejak 11 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 919 penerbangan mengalami keterlambatan atau delay. Kemudian, 1.067 penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan, 18 penerbangan dialihkan ke bandara lain, enam penerbangan kembali ke bandara keberangkatan atau return to base (RTB), serta 11 penerbangan dimajukan jadwalnya.

Dampak karhutla turut dirasakan penerbangan internasional. Sebanyak 12 penerbangan berjadwal rute Singapura-Pontianak pulang pergi dibatalkan pada periode 12-23 September 2026 akibat kondisi asap di Bandara Supadio, Pontianak.

Di luar dampak karhutla, pemerintah juga mencatat 18 penerbangan domestik dibatalkan dalam periode yang sama akibat faktor lain. Penyebabnya meliputi sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, cuaca buruk, angin kencang, serta kebutuhan perawatan pesawat.

Water Bombing Dilakukan 5.035 Kali

Pemerintah terus melakukan upaya penanganan karhutla, salah satunya melalui operasi pemadaman menggunakan metode water bombing atau pengeboman air.

Selama periode 20 April hingga 12 Oktober 2026, operasi tersebut telah mencapai 5.035 siklus penerbangan dengan melibatkan 38 pesawat dari 11 operator di berbagai wilayah rawan karhutla.

Lukman mengimbau masyarakat dan pengguna jasa transportasi udara agar tetap tenang apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan akibat kabut asap. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Penumpang diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca dan memantau informasi penerbangan terkini melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandar udara,” kata Lukman. []

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Usut Perusahaan yang Lakukan Karhutla di RI

ASPEK.ID, SINGAPUR,A -Singapura sedang menyelidiki perusahaan-perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang memperburuk...

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Sumatra Mulai Selimuti Aceh

ASPEK.ID, JAKARTA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatra mulai memasuki sejumlah wilayah di Aceh....

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Menteri LH: Cegah Karhutla, Pemerintah Akan Revisi Pasal  69

  ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menargetkan karhutla di sejumlah dapat...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In