• Latest
  • Trending
5 Alasan Rental Mobil Lebih Untung

Junlah Warga Kelas Menengah Berkurang 10 Juta Jiwa

Australia Bantu 2 Pesawat Padamkan Karhutla di Kalimantan

Australia Bantu 2 Pesawat Padamkan Karhutla di Kalimantan

Erick Thohir Tutup Kemungkinan Sandiaga Jadi Bos BUMN

Investor Butuh Peluang & Kepastian

Fadli Zon Ajukan Calon Pahlawan Nasional kepada Prabowo

Fadli Zon Ajukan Calon Pahlawan Nasional kepada Prabowo

Prabowo Terima Mualem di Istana Bahas  Dana Otsus dan  Isu Strategis Aceh

Prabowo Terima Mualem di Istana Bahas Dana Otsus dan  Isu Strategis Aceh

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamenkomdigi Nezar Patria: Pengembangan AI Butuh Infrastruktur Telekomunikasi yang Kuat

Erick Thohir: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

RI Jadi Top Pasar Mobil Listrik di Dunia

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Cadangan Devisa RI USD146,3 Miliar Hingga Akhir September 2026

Profil Plt KSP Letjen TNI Ariyo Windutomo

Profil Plt KSP Letjen TNI Ariyo Windutomo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Analis: Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG

Eks Kompolnas: Ungkap Dugaan Tujuan Listyo Sigit Lakukan Penyadapan

Eks Kompolnas: Ungkap Dugaan Tujuan Listyo Sigit Lakukan Penyadapan

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Prabowo Copot Listyo Sigit Prabowo

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, November 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Junlah Warga Kelas Menengah Berkurang 10 Juta Jiwa

by Aspek
November 5, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
5 Alasan Rental Mobil Lebih Untung

 

ASPEK.ID, JAKARTA -Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia berkurang hampir 10 juta orang dalam lima tahun terakhir.

Dradjad mengungkapkan, perubahan struktur lapangan kerja dan pergeseran aktivitas ekonomi menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati di balik fenomena tersebut.

BacaJuga

Australia Bantu 2 Pesawat Padamkan Karhutla di Kalimantan

Investor Butuh Peluang & Kepastian

Fadli Zon Ajukan Calon Pahlawan Nasional kepada Prabowo

Prabowo Terima Mualem di Istana Bahas Dana Otsus dan  Isu Strategis Aceh

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Wamenkomdigi Nezar Patria: Pengembangan AI Butuh Infrastruktur Telekomunikasi yang Kuat

Berdasarkan data yang disampaikan Dradjad, jumlah penduduk kelas menengah Indonesia pada 2019 masih lebih dari 57 juta orang atau sekitar 21,5% dari total populasi. Namun, pada 2024 jumlahnya turun menjadi 47,85 juta orang atau sekitar 17%.

Dradjad menilai, berkurang kelas menengah tersebut tidak bisa semata-mata dibaca sebagai penurunan daya beli masyarakat. Sebab, pola konsumsi dan sumber penghasilan masyarakat juga tengah mengalami perubahan seiring dengan transformasi ekonomi.

Menurut dia, disrupsi teknologi, perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga perubahan kondisi geopolitik ikut mengubah struktur lapangan pekerjaan. Sejumlah sektor tradisional menghadapi tekanan, sementara lapangan kerja di sektor jasa justru berkembang.

“Ini memang ada transformasi ekonomi. Ada disrupsi teknologi, ada AI, ada geopolitik,” ujar Dradjad dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (5/11/2026).

Perubahan tersebut membuat sebagian pekerja harus beradaptasi dengan jenis pekerjaan dan pola pendapatan yang berbeda. Sektor tekstil dan alas kaki, misalnya, menghadapi tekanan, sedangkan sektor jasa seperti telekomunikasi, transportasi, hotel, dan restoran menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

Dradjad menyoroti kemungkinan adanya sumber pendapatan masyarakat yang belum sepenuhnya tercermin dalam pengukuran statistik. Perubahan pekerjaan menuju sektor informal maupun aktivitas ekonomi baru menjadi tantangan tersendiri dalam membaca kondisi kelas menengah.

Di sisi lain, ia menilai pola konsumsi masyarakat juga mengalami pergeseran. Konsumsi makanan dan minuman, alas kaki, serta tekstil masih tumbuh di kisaran 3%-4%. Sementara itu, konsumsi pada sektor telekomunikasi, transportasi, hotel, dan restoran tumbuh sekitar 6%-7%.

 

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Lantik 4 Wamen & 3 Pejabat Badan Baru

Prabowo Lantik 4 Wamen & 3 Pejabat Badan Baru

  ASPEK.ID JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik empat wakil menteri (wamen) baru serta tiga pejabat badan baru dalam Kabinet...

85% Pekerja Profesional Indonesia Cari Kerja Baru di 2024

Kelas Menengah Berkurang Mengancam Daya Beli

JAKARTA — Ekonom sekaligus Direktur Next Policy Yusuf Wibisono menilai, pelemahan daya beli masyarakat tidak hanya terjadi pada kelas bawah,...

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Ekonom: Kelas Menengah Makin Sulit Punya Rumah

Jakarta - Memiliki rumah kini semakin terasa seperti kemewahan bagi masyarakat kelas menengah. Bukan semata karena harga rumah melonjak tinggi,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In