• Latest
  • Trending
Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamenkomdigi Nezar Patria: Pengembangan AI Butuh Infrastruktur Telekomunikasi yang Kuat

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Erick Thohir: Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

RI Jadi Top Pasar Mobil Listrik di Dunia

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

Cadangan Devisa RI USD146,3 Miliar Hingga Akhir September 2026

Profil Plt KSP Letjen TNI Ariyo Windutomo

Profil Plt KSP Letjen TNI Ariyo Windutomo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Analis: Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG

Eks Kompolnas: Ungkap Dugaan Tujuan Listyo Sigit Lakukan Penyadapan

Eks Kompolnas: Ungkap Dugaan Tujuan Listyo Sigit Lakukan Penyadapan

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Prabowo Copot Listyo Sigit Prabowo

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Penuhi Panggilan

Pada Malam Pengumumn Tersangka Penyadapan Prabowo, Kapolri Terima Mualem

Pada Malam Pengumumn Tersangka Penyadapan Prabowo, Kapolri Terima Mualem

Alhamdulillah, Layanan ATM BSI Kembali Pulih

Menkeu: Transfer Antarbank dan Dompet Digital Bebas PPN

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

LPS: 25 Juta Warga Dewasa Belum Punya Rekening Bank

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Prof Yusril: Penyadapan Presiden Bukan Makar

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, November 4, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wamenkomdigi Nezar Patria: Pengembangan AI Butuh Infrastruktur Telekomunikasi yang Kuat

by Aspek
November 4, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia membutuhkan infrastruktur telekomunikasi yang kuat. Besarnya investasi jaringan dan belum pastinya tingkat pengembalian modal menjadi tantangan bagi operator dalam mengembangkan teknologi generasi berikutnya.

Nezar Patria mengatakan jaringan telekomunikasi merupakan fondasi utama ekosistem AI. Sebab, pertukaran data, pengiriman informasi, hingga pengumpulan data untuk kebutuhan komputasi cloud bergantung pada konektivitas yang andal.

BacaJuga

Helikopter TNI Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng

RI Jadi Top Pasar Mobil Listrik di Dunia

Cadangan Devisa RI USD146,3 Miliar Hingga Akhir September 2026

Profil Plt KSP Letjen TNI Ariyo Windutomo

Analis: Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG

Eks Kompolnas: Ungkap Dugaan Tujuan Listyo Sigit Lakukan Penyadapan

“Tidak ada pertukaran data tanpa jaringan telekomunikasi. Tidak ada transfer data yang terjadi. Tidak ada data yang bisa dikumpulkan oleh cloud kalau jaringan telekomunikasi tidak bekerja dengan baik,” ujar Nezar di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Disampaikannya bahwa jaringan telekomunikasi merupakan infrastruktur dasar dalam rantai pasok AI, sejajar dengan kebutuhan listrik, energi, dan air. Oleh karena itu, peningkatan kualitas konektivitas perlu dilakukan agar pemanfaatan AI dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan sektor industri.

Saat ini, cakupan jaringan 4G di Indonesia telah menjangkau hampir 99% wilayah permukiman. Sementara penetrasi internet mendekati 81%. Namun, penetrasi fixed broadband baru mencapai sekitar 22%.

Pemerintah menargetkan peningkatan kecepatan internet hingga 100 Mbps dengan biaya layanan yang lebih terjangkau. Nezar menyebut tarif fixed broadband di Indonesia saat ini rata-rata mencapai Rp 300 ribu per bulan, lebih mahal dibandingkan India yang berkisar US$ 5-10.

“Targetnya adalah 100 Mbps dengan biaya internet yang lebih murah sehingga penetrasi ke rumah tangga semakin masif. Dengan demikian, penyebaran teknologi bisa berlangsung lebih cepat,” tuturnya dilansir dari detik.

Selain memperluas jaringan broadband, pemerintah juga mendorong pengembangan teknologi 5G. Teknologi ini dinilai dapat mendukung kebutuhan AI karena memiliki latensi lebih rendah sehingga proses komputasi dan pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat.

“Kalau kita berbicara tentang AI, teknologi yang paling tepat adalah 5G karena memiliki latensi lebih rendah untuk membantu komputasi dan pengambilan keputusan yang lebih cepat,” kata Nezar.

Penguatan infrastruktur tersebut dinilai penting karena Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar. Nezar memperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia dapat mencapai USD 366 miliar pada 2030, dari total potensi pasar ASEAN sebesar USD 1 triliun.

Wamenkomdigi berharap kolaborasi pemerintah dan industri telekomunikasi dapat mempercepat pengembangan infrastruktur sekaligus mendorong adopsi AI di berbagai sektor.

“Kita berkolaborasi bersama, pemerintah mencoba menyiapkan perangkat-perangkat regulasi yang bisa membantu industri telekomunikasi sekaligus mendorong adopsi artificial intelligence dengan lebih baik di berbagai sektor,” ungkapnya.

 

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk: Di era AI Menabung untuk Masa Depan Sia-sia

  ASPEK.ID, AMERIKA - Pemilik Tesla dan SpaceX Elon Musk menyebut menabung untuk masa depan yang jauh sebagai langkah sia-sia...

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

9.347 Data Center di Seluruh Dunia Rebutan Air dengan Petani

  ASPEK.ID, AMERIKA - Sstudi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science & Technology. Tim peneliti yang dipimpin Carnegie Institution...

Alasan Investor Global Lirik RI

Survei: 64,4% Pemuda RI Khawatir Kerjanya Diambil AI

  ASPEK.ID JAKARTA - Lembaga Survei KedaiKOPI menyebutkan 64,4 persen pemuda Indonesia khawatir pekerjaannya akan tergantikan oleh kecerdasan buatan atau...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In