• Latest
  • Trending
Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamenkomdigi Nezar Patria: 508 Kabupaten/Kota Tak Perlu Bangun Sistem AI Sendiri

Pemerintah Kaji Angkat PPPK Damkar hingga Satpol PP Jadi PNS

Pemerintah Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi ASN Mulai 2027

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: Utang Paylater Warga di Bank Rp31,5 Triliun

Bulog Raih 4 Penghargaan BUMN Marketeers Award 2020

Bulog & ID FOOD Borong Telur Ayam Senilai Rp30 Miliar

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Sita Rp 2 Miliar dari Eks Dirut PT Len Industri

Target 200 Juta Penduduk Punya Buku Bank,  Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50 Ribu

Pembukaan 1 Warga 1 Rekening Molor

Jokowi Bilang Kacamatanya Hilang di Aceh

Jokowi Bilang Kacamatanya Hilang di Aceh

Jokowi Kirim Calon Tunggal Kapolri ke DPR

Sigit Cs akan Jalani Sidang Etik di Kasus Penyadapan

Satu Data Indonesia Bikin Kepala Daerah Tidak Perlu Banyak Bertemu Menteri

Satu Data Indonesia Bikin Kepala Daerah Tidak Perlu Banyak Bertemu Menteri

Istri Pendiri FB  Dibilang Tak Cantik, Mark Beri Jawaban Menohok

Mark Zuckerberg Tidak Wariskan Rp 3.000 Triliun untuk 3 Anaknya

Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Terjawab di Jakarta Timur

Jokowi: Jika Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jokowi Sudah Pamer Ijazah di Pengadilan: Akhiri Polemik dan Hormati Proses Hukum

Motif Batik yang Dipakai Jokowi pada Sidang Ijazah

Jokowi Sudah Pamer Ijazah di Pengadilan: Akhiri Polemik dan Hormati Proses Hukum

Jokowi Sudah Pamer Ijazah di Pengadilan: Akhiri Polemik dan Hormati Proses Hukum

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wamenkomdigi Nezar Patria: 508 Kabupaten/Kota Tak Perlu Bangun Sistem AI Sendiri

by Aspek
November 6, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

 

ASPEK.ID YOGYAKARTA- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mendorong pemerintah daerah memanfaatkan komponen layanan kecerdasan artifisial (AI) bersama untuk menghemat anggaran pengembangan teknologi. Melalui pendekatan tersebut, 508 kabupaten dan kota di Indonesia tidak perlu membangun sistem digital serupa secara terpisah.

Nezar menyatakan penggunaan komponen digital yang dapat dipakai lintas wilayah akan menghindarkan pemerintah daerah dari investasi berulang. Dengan demikian, anggaran yang tersedia dapat dialihkan untuk menyelesaikan persoalan pelayanan publik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

BacaJuga

Pemerintah Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi ASN Mulai 2027

OJK: Utang Paylater Warga di Bank Rp31,5 Triliun

Bulog & ID FOOD Borong Telur Ayam Senilai Rp30 Miliar

KPK Sita Rp 2 Miliar dari Eks Dirut PT Len Industri

Pembukaan 1 Warga 1 Rekening Molor

Jokowi Bilang Kacamatanya Hilang di Aceh

Nezar Patria mencontohkan Estonia yang menerapkan pendekatan integrasi komponen digital, termasuk menyatukan berbagai layanan chatbot agar dapat digunakan secara lebih efisien.

“Di Estonia, mereka melakukan pendekatan yang cukup efisien dengan menyatukan banyak chatbot. Ada 508 daerah di Indonesia. Tidak perlu membangun 508 chatbot sendiri-sendiri. Yang kita butuhkan adalah komponen bersama yang dapat digunakan kembali, seperti layanan bahasa, modul pengaduan, dan standar data, sehingga anggaran daerah dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah, bukan mengulang pekerjaan yang sudah ada,” ujar Nezar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (5/11/2026)

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan layanan berbasis AI tanpa harus menanggung seluruh biaya pembangunan sistem dari awal.

Selain penggunaan komponen digital bersama, Nezar mengusulkan pembentukan AI Public Service Lab sebagai wadah kolaborasi antara mahasiswa, dosen, aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, dan komunitas.

Melalui laboratorium tersebut, berbagai pihak dapat mengidentifikasi persoalan pelayanan publik, merancang solusi berbasis AI, hingga menguji efektivitasnya sebelum diterapkan secara lebih luas.

“Dengan AI Public Service Lab, mereka dapat mengidentifikasi masalah, merancang solusi, melakukan uji coba terbatas atau sandboxing, mengukur dampaknya, kemudian memperluas penerapannya secara terukur,” papar Nezar disadur dari CNBC Indonesia.

Nezar menjelaskan perkembangan AI telah mengubah fungsi teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Jika digitalisasi sebelumnya lebih banyak diarahkan untuk mempercepat proses pelayanan, AI kini juga dapat membantu pemerintah dalam mempertimbangkan pilihan kebijakan dan merancang layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Gelombang AI berbeda dari digitalisasi sebelumnya. Dahulu, teknologi membuat layanan lebih cepat. Sekarang, AI turut membantu pemerintah mempertimbangkan pilihan kebijakan dan merancang layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan warga,” jelasnya.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamenkomdigi Nezar Patria: Pengembangan AI Butuh Infrastruktur Telekomunikasi yang Kuat

  ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia membutuhkan...

Forbes Umumkan 10 Orang Terkaya di Dunia 2026

Elon Musk: Di era AI Menabung untuk Masa Depan Sia-sia

  ASPEK.ID, AMERIKA - Pemilik Tesla dan SpaceX Elon Musk menyebut menabung untuk masa depan yang jauh sebagai langkah sia-sia...

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

9.347 Data Center di Seluruh Dunia Rebutan Air dengan Petani

  ASPEK.ID, AMERIKA - Sstudi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science & Technology. Tim peneliti yang dipimpin Carnegie Institution...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In