LASPEK.ID, JAKARTA- Perum Bulog bersama ID Food memborong telur ayam peternak mikro seluruh Indonesia senilai Rp 30 miliar.
Program pembelian telur ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga 30 Desember 2026.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur mikro.
“Bulog memastikan para peternak mikro tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan usaha,” ucap Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/2026).
Sebab, peran peternak ayam petelur dinilai penting dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia. Selain memborong telur, Bulog juga menyerahkan 180 ton jagung pakan SPHP ke 18 perwakilan koperasi peternak mikro di Blitar, Kamis (5/11/2026).
“Melalui program SPHP Jagung, kami ingin membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penyaluran jagung SPHP dan sinergi pembelian telur, kami ingin membantu menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat,” sambung dia.
Melalui program SPHP jagung, peternak mikro bisa mendapatkan harga pakan ayam yang terjangkau yakni Rp 5.000 per kilogram (kg) di gudang Bulog dengan ketentuan berlaku.
Dengan harga pakan yang terjangkau, diharapkan beban produksi peternak ayam petelur bisa berkurang. Jadi, para peternak bisa mendapat keuntungan lebih besar untuk modal menjaga keberlanjutan usahanya.
Rizal memastikan, ke depan Perum Bulog akan terus berkoodinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), BUMN pangan, serta koperasi para peternak untuk memastikan penyaluran jagung SPHP berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran.













