ASPEK.ID, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia politik nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta.
Kabar wafatnya mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut dibenarkan oleh sejumlah kolega dan pengurus Partai NasDem. Kepergian Rachmat Gobel pun meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Gorontalo yang mengenalnya sebagai salah satu putra daerah berpengaruh di tingkat nasional.
Mantan Wali Kota Gorontalo, Marten A. Taha, mengaku kehilangan sosok yang selama ini dinilai banyak berkontribusi bagi daerah.
“Iya, awalnya saya hampir tidak percaya. Saya merasa kehilangan. Jadi, sebagai masyarakat Gorontalo tentunya turut berduka dan kehilangan putra Gorontalo terbaik. Apalagi beliau pernah jadi wakil Ketua DPR RI dan sekarang jadi Anggota DPR RI dapil Gorontalo,” ucap Marten A. Taha saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW NasDem Gorontalo, Alyun Hippy. Ia membenarkan Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat dini hari.
“Iya, turut berduka cita Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah H. Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta,” ujar Alyun Hippy.
“Jenazah akan disemayamkan di rumah duka, Jl Supomo No 55A, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Gorontalo (informasi lebih lanjut menyusul),” sambungnya.
Rachmat Gobel meninggalkan istri, Retno Damayanti, serta dua orang anak, yakni Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel. Pihak keluarga juga memohon doa serta maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
“Beliau meninggalkan istri tercinta, Ibu Retno Damayanti, serta dua anak: Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar tersayang.”
“Kami mohon doa dan dimaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya,” tambah Alyun.
Profil Rachmat Gobel
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Selain dikenal sebagai politikus, ia juga merupakan pengusaha yang tumbuh dari keluarga pendiri Kelompok Usaha Gobel.
Berdasarkan profil resminya di Partai NasDem, Rachmat merupakan putra kelima pasangan Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel. Sejak usia muda, ia telah dipersiapkan untuk meneruskan perusahaan keluarga.
“Sejak kecil, dia dididik menjadi pewaris dan pemimpin perusahaan Kelompok Usaha Gobel yang didirikan dan dipimpin orangtuanya. Berbagai posisi di perusahaan pun dijalaninya, dari tukang sapu pabrik saat masih di bangku SMP, hingga posisi manajerial,” tulis situs NasDem.
Pendidikan tinggi ditempuhnya di Chuo University, Tokyo, Jepang, dengan mengambil jurusan Perdagangan Internasional. Setelah menyelesaikan studi, Rachmat menjalani praktik kerja di Matsushita Group, Jepang, sebagai bekal sebelum kembali ke Indonesia.
Pada 1989, ia bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel dan mengawali karier sebagai Asisten Presiden Direktur PT National Gobel, yang kini dikenal sebagai PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Kariernya kemudian berkembang ke dunia pemerintahan. Pada 2014, Rachmat dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Setelah itu, ia aktif di dunia politik bersama Partai NasDem dan terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili Gorontalo. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI sebelum kembali bertugas sebagai anggota legislatif hingga akhir hayatnya.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan bagi dunia usaha maupun politik Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai figur yang menjembatani pengalaman bisnis dengan pengabdian di pemerintahan dan parlemen. []
























