• Latest
  • Trending
AS Tangkap Eks Pilot F-35, Dituding Latih Militer China Secara Ilegal

AS Tangkap Eks Pilot F-35, Dituding Latih Militer China Secara Ilegal

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Kasus Jalur Impor Ilegal, Pejabat DJBC Resmi Ditahan KPK

OTT KPK Cilacap, Bupati Kumpulkan Dana THR untuk Forkompida

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual di Balik Serangan terhadap Aktivis KontraS

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pemerasan Proyek

Penguatan Dolar Tekan Harga Emas Global Dua Pekan Berturut-turut

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB: Jadi Pelajaran untuk Semua Kader

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB: Jadi Pelajaran untuk Semua Kader

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak Barat, Enam Awak Dilaporkan Tewas

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak Barat, Enam Awak Dilaporkan Tewas

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

AS Tangkap Eks Pilot F-35, Dituding Latih Militer China Secara Ilegal

by Muhammad Fadhil
Februari 27, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL, NEWS
AS Tangkap Eks Pilot F-35, Dituding Latih Militer China Secara Ilegal

Dalam foto yang dirilis oleh Angkatan Laut AS ini, sebuah F-35C Lightning II, yang tergabung dalam Skuadron Serangan Pesawat Tempur Marinir (VMFA) 314, bersiap melakukan pendaratan dengan penahan di dek penerbangan kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln (CVN 72) di Laut Arab pada 12 Februari 2026. (AFP/SONNY ESCALANTE)

ASPEK.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat kembali diguncang kasus sensitif terkait keamanan pertahanan. Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengumumkan penangkapan mantan perwira Angkatan Udara, Gerald Brown (65), atas dugaan memberikan pelatihan militer kepada Angkatan Udara China tanpa otorisasi resmi pemerintah.

Brown, mantan Mayor AU AS yang pernah menerbangkan jet tempur canggih F-35 Lightning II, ditangkap di Indiana pada Rabu (25/2). Ia didakwa memberikan serta berkonspirasi memberikan layanan pertahanan kepada personel militer China secara ilegal.

“Mantan pilot tempur elit ini diduga mengkhianati negaranya dengan melatih pilot China untuk melawan pihak yang sebelumnya ia sumpah untuk lindungi,” ujar Roman Rozhavsky, Asisten Direktur Divisi Kontraintelijen dan Spionase FBI, dalam pernyataan resmi, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (27/2).

BacaJuga

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

Antisipasi Lonjakan Lebaran, Dua Kargo LPG dari Australia Segera Masuk RI

Bupati Cilacap Kumpulkan Dana Rp515 Juta untuk THR Polisi hingga Jaksa

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rozhavsky menegaskan bahwa Beijing secara aktif memburu dan memanfaatkan keahlian personel militer Barat—baik yang masih aktif maupun pensiunan—untuk mempercepat modernisasi kekuatan tempurnya.

“Penangkapan ini menjadi peringatan tegas,” katanya.

Jaksa AS untuk Distrik Columbia Jeanine Ferris Pirro juga menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelanggaran semacam ini. “Brown dan siapa pun yang berkonspirasi melawan negara ini akan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Menurut dokumen DOJ, Brown mengabdi selama 24 tahun di Angkatan Udara AS. Ia pernah memimpin misi tempur serta menangani unit-unit strategis, termasuk sistem yang berkaitan dengan pengiriman senjata nuklir.

Setelah pensiun pada 1996, ia berkarier sebagai pilot kargo komersial. Dalam beberapa tahun terakhir, Brown diketahui bekerja sebagai kontraktor pertahanan yang melatih pilot AS mengoperasikan jet tempur F-35 dan A-10.

Namun penyelidikan menyebut, ia mulai menjalin kerja sama dengan pihak China setelah melakukan perjalanan ke negara tersebut pada Desember 2023. Brown disebut menetap di sana hingga kembali ke AS pada awal Februari 2026, sebelum akhirnya ditangkap.

Kontrak pelatihan tersebut diduga dinegosiasikan oleh Stephen Su Bin—warga negara China yang pada 2016 pernah dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena terlibat peretasan kontraktor pertahanan AS untuk mencuri rahasia militer.

Pola yang Berulang

Kasus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, mantan pilot Korps Marinir AS Daniel Duggan ditangkap di Australia pada 2022 atas tuduhan serupa: memberikan pelatihan kepada militer China tanpa izin, yang melanggar Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata AS.

Duggan kini masih berupaya melawan proses ekstradisi ke Amerika Serikat. Pengacaranya bahkan menyebut kasus tersebut sebagai preseden yang belum pernah terjadi dalam praktik hukum Australia, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Kekhawatiran soal perekrutan personel militer Barat oleh China juga telah disuarakan secara terbuka. Pada 2024, pemerintah AS bersama Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Inggris merilis peringatan bersama terkait upaya sistematis Beijing merekrut talenta militer Barat.

“Wawasan yang diperoleh Tentara Pembebasan Rakyat dari talenta militer Barat mengancam keselamatan individu yang menjadi sasaran, rekan-rekan dinas mereka, serta keamanan AS dan sekutunya,” bunyi pernyataan tersebut.

Pemerintah AS kembali menegaskan, setiap warga negara yang memberikan pelatihan atau keahlian militer kepada negara asing tanpa izin resmi dapat dikenai sanksi perdata maupun pidana.

Kasus Brown kini menjadi sorotan baru dalam ketegangan strategis antara Washington dan Beijing, terutama dalam isu perlindungan teknologi militer mutakhir dan keamanan nasional. []

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

ASPEK.ID, TOKYO - Pemerintah Indonesia membuka peluang untuk mengimpor minyak bumi dari Brunei Darussalam sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan...

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

ASPEK.ID, TEHERAN - Otoritas keamanan Iran menangkap puluhan orang yang diduga menjadi informan Israel di sejumlah wilayah negara itu, di...

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

ASPEK.ID, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa angkutan Lebaran...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Pengamat:  Erick Perkuat Basis Suara Prabowo di Luar Jawa

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Bahlil: Impor Minyak dari AS Sudah Berjalan Bertahap

Pertemuan di Tokyo, Indonesia-Brunei Bahas Impor Minyak dan Transisi Energi

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Iran Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Bantu Operasi Israel

Pelindo I MoU dengan Rotterdam & Zhejiang  Kembangkan Kuala Tanjung

Dukung Arus Mudik Lebaran, Pelindo Siagakan Layanan Pelabuhan Tanpa Henti

Gedung Umat Islam akan Dibangun di Kawasan HI, Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

Prabowo Mau Tertibkan Pengamat yang Tak Patriotik & Suka Menghasut

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In