ASPEK.ID, LAMPUNG – Tim Satuan Resmob Bareskrim Polri membekuk komplotan perampok bersenjata api yang menggasak uang Rp800 juta di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung. Lima tersangka berinisial AY, T, J, Y dan D ditangkap dalam operasi gabungan.
Penangkapan dilakukan Satresmob Bareskrim Polri bersama Resmob Polda Lampung serta Polres Tulang Bawang Barat.
“Satresmob Bareskrim Polri bersama-sama dengan Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat, dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif,” kata Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan dalam keterangannya, Sabtu (21/2).
Peristiwa perampokan terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar.
Saat itu, sopir truk dan seorang staf toko distributor bahan pangan hendak menyetorkan uang Rp800 juta ke Bank Mandiri. Uang tersebut dibawa menggunakan mobil truk.
Di tengah perjalanan menuju bank, sepeda motor yang ditumpangi tersangka T dan J memepet kendaraan korban. T kemudian melepaskan tembakan ke arah kaca truk hingga tembus.
“Sekira jam 09.00 WIB, terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri,” ucap Reinhard.
Tembakan tersebut membuat kendaraan berhenti dan memicu kepanikan warga. Dalam situasi itu, kedua pelaku langsung mengambil uang setoran dan melarikan diri.
“Kemudian kedua pelaku menggasak uang yang akan disetorkan ke Bank Mandiri tersebut sebesar Rp 800 juta,” lanjutnya.
Tim gabungan bergerak cepat melakukan penyelidikan. Sehari setelah kejadian, polisi menemukan petunjuk penting berupa sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan saat beraksi.
“Barang bukti sepeda motor tersebut dibuang di bawah Jalan Tol Lampung – Palembang. Tim juga menemukan barang bukti lain CCTV dan lain-lain yang dapat membuat terang tindak pidana curas tersebut,” jelas Reinhard.
Dari hasil pengembangan, lima tersangka berhasil diamankan dengan peran berbeda.
- AY berperan sebagai otak perampokan dan menyiapkan mobil Grand Max untuk mengangkut Yamaha Vixion yang dipakai saat aksi;
- J bertindak sebagai joki motor;
- T menjadi eksekutor penembakan;
- Y memantau situasi menggunakan sepeda motor Honda Revo;
- D menyediakan kendaraan yang digunakan Y dan turut serta dalam aksi.
Kelima tersangka kini telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, rekaman video pascakejadian beredar di masyarakat. Dalam video itu terlihat kaca pintu kanan truk bernomor polisi BE-8247-QM pecah akibat tembakan.
“Telah terjadi perampokan di Daya Asri, mobil truk, pecah kacanya kena tembak, mapas Daya Asri depan Pak Pardan, senilai uang setengah M (miliar) yang kebawa kabur, setengah M,” kata suara perekam video.
Kabid Humas Polda Lampung membenarkan insiden tersebut.
“Benar, peristiwa itu terjadi pagi tadi di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba,” katanya, Senin.
Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta asal-usul senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut. []























