• Latest
  • Trending
Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Jika The Fed Naikkan Bunga, Rupiah dan IHSG Makin Tertekan

Investasi MIND ID di 2020 Capai Rp 24 Triliun

DPR Minta MIND ID Group Memiliki Daya Saing Global

Rupiah Bangkit di Tengah Gejolak Global, BI Ungkap Kuncinya

Rupiah Loyo Lagi, Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.700

Bangun Smelter Terbesar di Dunia, Freeport Rogoh 600 Juta Dolar

Freeport Target Produksi 21 Ton Emas Sepanjang 2026

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Berbalik Naik Setelah Dua Hari Turun, Cek Harga Terbarunya

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Negara Pemberi Utang Terbanyak ke RI

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari ke-9  Pencarian 5 Jurnalis Libatkan 22 Kapal

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Antam Usul Penjual Emas Wajib Lapor Transaksi ke Ditjen Pajak

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Wapres Gibran Diagendakan Terima Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Halal

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Tetapkan 8 Tersangka OTT ATR/BPN, Ada Dirjen hingga Bos Summarecon

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

by Aspek
September 16, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

 

ASPEK.ID, SURABAYA– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk tumbuh menjadi generasi kosmopolitan yang memiliki wawasan global, mental aktivis, serta kecintaan kuat terhadap Indonesia. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Talkshow Orientasi Dinamika Kampus (ORDIK) di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Bima menjelaskan, generasi kosmopolitan yang dimaksud bukan sekadar generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan global, melainkan generasi yang mampu menyeimbangkan kapasitas dan karya di tingkat global dengan karakter serta kecintaan terhadap Indonesia. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki mental aktivis untuk terus berkarya dan memberi manfaat, sekaligus tetap menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari jati diri.

BacaJuga

Jika The Fed Naikkan Bunga, Rupiah dan IHSG Makin Tertekan

DPR Minta MIND ID Group Memiliki Daya Saing Global

Rupiah Loyo Lagi, Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.700

Freeport Target Produksi 21 Ton Emas Sepanjang 2026

Update KM Virgo: 6 Korban Meninggal Teridentifikasi, 129 Penumpang Masih Dicari

Emas Antam Berbalik Naik Setelah Dua Hari Turun, Cek Harga Terbarunya

“Insyaallah mental kalian adalah mental aktivis. Punya karya global dan hati nasionalis,” ujar Bima.

Hal tersebut, lanjut Bima, sejalan dengan semangat fastabiqul khairat yang menjadi salah satu nilai penting dalam Muhammadiyah. Semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan tidak hanya mendorong seseorang untuk memberikan manfaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses meningkatkan kapasitas diri dan lingkungan.

Karena itu, Bima mengajak mahasiswa baru untuk bangga menjadi bagian dari Muhammadiyah sekaligus memanfaatkan lingkungan tersebut sebagai ruang untuk terus bertumbuh. Ia menilai Muhammadiyah memiliki ekosistem pendidikan, sosial, dan pengabdian yang luas sehingga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan diri dan memperluas kontribusi.

Selain kapasitas dan wawasan global, Bima menekankan pentingnya karakter sebagai fondasi keberhasilan. Ia menyebut kompetensi memang dibutuhkan untuk membawa seseorang menuju puncak kesuksesan, tetapi karakter diperlukan agar seseorang mampu mempertahankan pencapaian tersebut.

“Yang membawa Anda ke puncak itu kompetensi. Tapi membuat Anda bertahan di puncak itu karakter,” tegasnya.

Bima menjelaskan, karakter tercermin dari ketekunan, kemampuan memanfaatkan waktu, kemauan mendengarkan orang lain, serta kesediaan menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sering kali tidak terlihat dari pencapaian seseorang.

Ia kemudian mengibaratkan kesuksesan seperti fenomena gunung es. Masyarakat sering kali hanya melihat keberhasilan yang tampak, seperti kekayaan, popularitas, atau pengaruh seseorang. Padahal, di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang yang dibangun melalui kesabaran, disiplin, kemauan mendengar, doa, serta kemampuan menghadapi tantangan.

Dalam perjalanan tersebut, Bima juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengabaikan peran orang-orang di sekitar. Dukungan dan doa dari orang lain, kata dia, dapat membantu seseorang mencapai keberhasilan sekaligus menjaga agar tidak mudah terjatuh ketika menghadapi tantangan.

Karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk memperluas pertemanan sekaligus menjaga silaturahmi. Bima kemudian memperkenalkan konsep Circle of Esteem, yaitu lingkungan persahabatan yang terdiri atas orang-orang yang saling mendorong, menolong, mendoakan, menguatkan, dan mengingatkan.

Bima berpesan agar mahasiswa tetap berada dalam lingkungan yang kondusif bagi perkembangan diri. Ia menambahkan, mahasiswa dapat berteman dengan siapa saja dan menekuni bidang apa pun, tetapi perlu membangun lingkaran terdekat yang dapat memberikan pengaruh positif dalam perjalanan menjadi pemimpin.

“Berteman bisa dengan siapa saja. Tapi bersahabat harus dengan yang saling memberikan maslahat,” tandasnya.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

  ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi perwakilan dosen dan mahasiswa berprestasi Universitas Brawijaya di Istana...

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Aman Selama Demo Mahasiswa Tidak Ricuh

ASPEK.ID, JAKARTA - Kondisi pasar saham dinilai relatif aman di tengah aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta pada Selasa...

Mahasiswa Aceh Minta Panglima TNI Umumkan Tanggal Oknum Paspampres  Bunuh Imam

Mahasiswa Aceh Minta Panglima TNI Umumkan Tanggal Oknum Paspampres Bunuh Imam

Forum Mahasiswa Aceh Dunia (FORMAD) meminta kepada Panglima TNI untuk membocorkan tanggal wafatnya Imam Masykur yang dibunuh Oknum Paspampres di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In