• Latest
  • Trending
Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

MBG Terapkan Prasmanan, Siswa Boleh Tambah

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Hari Ini, Prabowo Ulang Tahun Ke-75

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Gibran Sowan ke Kiai, Minta Doa agar Prabowo Kuat Hadapi Masalah Bangsa

Prabowo Teken Perpres Ojol, Bagi Hasil Driver Naik Jadi 92%

Ekonom: Tiga Prinsip Penting dalam Penataan Ongkir Ojol

Alasan Helikopter Tak Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Baznas  Beri Penghargaan Kemanusiaan kepada 5 Jurnalis Hilang di Krakatau

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Media Singapura Umumkan 7 Perusahaan RI Terduga Karhutla

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK: 31 Saham Terindikasi Pidana

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

by Aspek
September 16, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Bima Kenalkan Mahasiswa Konsep Circle of Esteem

 

ASPEK.ID, SURABAYA– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk tumbuh menjadi generasi kosmopolitan yang memiliki wawasan global, mental aktivis, serta kecintaan kuat terhadap Indonesia. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Talkshow Orientasi Dinamika Kampus (ORDIK) di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Bima menjelaskan, generasi kosmopolitan yang dimaksud bukan sekadar generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan global, melainkan generasi yang mampu menyeimbangkan kapasitas dan karya di tingkat global dengan karakter serta kecintaan terhadap Indonesia. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki mental aktivis untuk terus berkarya dan memberi manfaat, sekaligus tetap menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari jati diri.

BacaJuga

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

MBG Terapkan Prasmanan, Siswa Boleh Tambah

Hari Ini, Prabowo Ulang Tahun Ke-75

“Insyaallah mental kalian adalah mental aktivis. Punya karya global dan hati nasionalis,” ujar Bima.

Hal tersebut, lanjut Bima, sejalan dengan semangat fastabiqul khairat yang menjadi salah satu nilai penting dalam Muhammadiyah. Semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan tidak hanya mendorong seseorang untuk memberikan manfaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses meningkatkan kapasitas diri dan lingkungan.

Karena itu, Bima mengajak mahasiswa baru untuk bangga menjadi bagian dari Muhammadiyah sekaligus memanfaatkan lingkungan tersebut sebagai ruang untuk terus bertumbuh. Ia menilai Muhammadiyah memiliki ekosistem pendidikan, sosial, dan pengabdian yang luas sehingga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan diri dan memperluas kontribusi.

Selain kapasitas dan wawasan global, Bima menekankan pentingnya karakter sebagai fondasi keberhasilan. Ia menyebut kompetensi memang dibutuhkan untuk membawa seseorang menuju puncak kesuksesan, tetapi karakter diperlukan agar seseorang mampu mempertahankan pencapaian tersebut.

“Yang membawa Anda ke puncak itu kompetensi. Tapi membuat Anda bertahan di puncak itu karakter,” tegasnya.

Bima menjelaskan, karakter tercermin dari ketekunan, kemampuan memanfaatkan waktu, kemauan mendengarkan orang lain, serta kesediaan menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sering kali tidak terlihat dari pencapaian seseorang.

Ia kemudian mengibaratkan kesuksesan seperti fenomena gunung es. Masyarakat sering kali hanya melihat keberhasilan yang tampak, seperti kekayaan, popularitas, atau pengaruh seseorang. Padahal, di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang yang dibangun melalui kesabaran, disiplin, kemauan mendengar, doa, serta kemampuan menghadapi tantangan.

Dalam perjalanan tersebut, Bima juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengabaikan peran orang-orang di sekitar. Dukungan dan doa dari orang lain, kata dia, dapat membantu seseorang mencapai keberhasilan sekaligus menjaga agar tidak mudah terjatuh ketika menghadapi tantangan.

Karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk memperluas pertemanan sekaligus menjaga silaturahmi. Bima kemudian memperkenalkan konsep Circle of Esteem, yaitu lingkungan persahabatan yang terdiri atas orang-orang yang saling mendorong, menolong, mendoakan, menguatkan, dan mengingatkan.

Bima berpesan agar mahasiswa tetap berada dalam lingkungan yang kondusif bagi perkembangan diri. Ia menambahkan, mahasiswa dapat berteman dengan siapa saja dan menekuni bidang apa pun, tetapi perlu membangun lingkaran terdekat yang dapat memberikan pengaruh positif dalam perjalanan menjadi pemimpin.

“Berteman bisa dengan siapa saja. Tapi bersahabat harus dengan yang saling memberikan maslahat,” tandasnya.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

  ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi perwakilan dosen dan mahasiswa berprestasi Universitas Brawijaya di Istana...

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Aman Selama Demo Mahasiswa Tidak Ricuh

ASPEK.ID, JAKARTA - Kondisi pasar saham dinilai relatif aman di tengah aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta pada Selasa...

Mahasiswa Aceh Minta Panglima TNI Umumkan Tanggal Oknum Paspampres  Bunuh Imam

Mahasiswa Aceh Minta Panglima TNI Umumkan Tanggal Oknum Paspampres Bunuh Imam

Forum Mahasiswa Aceh Dunia (FORMAD) meminta kepada Panglima TNI untuk membocorkan tanggal wafatnya Imam Masykur yang dibunuh Oknum Paspampres di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In