ASPEK.ID, JAKARTA – Hasil RUPS-LB BRIsyariah pada Kamis (5/11/2020) di Jakarta menyetujui adanya perubahan susunan komisaris. Dalam rapat tersebut telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Komisaris Utama BRISyariah, Parman Nataatmadja dan komisaris independent Ernie Tisnawati Sule.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran, dan kontribusi yang diberikan bapak Parman Nataatmadja selama menjadi Komisaris Utama BRIsyariah dan Ibu Ernie Tisnawati Sule sebagai Komisaris Independen,” ujar Komisaris BRIsyariah Eko Suwardi dalam RUPSLB melalui video conference di Jakarta, Kamis (5/11//2020).
Eko menuturkan, komisaris baru BRIsyariah dapat memberikan pengelolaan yang optimal bagi seluruh nasabah dan pemangku kepentingan serta berkontribusi untuk meningkatkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Susunan direksi BRIsyariah tercatat tidak mengalami perubahan. Ngatari tetap memimpin jajaran direksi sebagai Direktur Utama, bersama Direktur Bisnis Komersil, Kokok Alun Akbar, Direktur Bisnis Ritel, Fidri Arnaldy, Direktur Operasional, Fahmi Subandi, serta Direktur Kepatuhan, Yana Soeprianan.
Berikut ini susunan pengurus BRIsyariah
Dewan Pengawas Syariah:
KH Didin Hafidhuddin (ketua)
M. Gunawan Yasni (anggota)
Dewan Komisaris:
Eko Suwardi (komisaris independen)
Sutanto (komisaris)
Direksi:
Ngatari (Direktur Utama)
Fahmi Subandi (Direktur Operasional)
Fidri Arnaldy (Direktur Bisnis Ritel)
Kokok Alun Akbar (Direktur Bisnis Komersil)
Yana Soeprianan (Direktur Kepatuhan)
























