• Latest
  • Trending
China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Chandra Asri Rugi Rp1,7 Triliun di Kuartal III/2022

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

Parlemen Malaysia Tegur Prabowo Pakai Bahasa Jawa Kasar

Intelektual Dukung Prabowo Copot Menteri Haji

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

DPR: Apresiasi Kepemimpinan Kapolri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Terkait Kasus Film Pesta Babi

Tiga Alarm yang Menguji Keseriusan Negara

10 Relawan Gugur saat Padamkan Karhutla

Jimly Asshiddiqie: Alex Noerdin Bukan Orang Jahat

Eks Ketua MK: Polemik Ijazah Gibran Hanya Habis Waktu dan Energi, Publik Harus Rasional

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

Kapolri Cek Lab Narkotika Terbesar di Ri di Aceh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Chandra Asri Rugi Rp1,7 Triliun di Kuartal III/2022

by Aspek
November 1, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Uang Dolar. Foto: Antara

Emiten milik taipan Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk mencatatkan koreksi pada posisi bottom line hingga kuartal III/2022, terpukul lonjakan harga minyak mentah akibat perang Rusia-Ukraina. 

Emiten berkode saham TPIA ini mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$1,94 miliar atau setara Rp30,36 triliun (kurs Jisdor Rp15.596 per dolar AS) hingga September 2022. Pendapatan bersih ini naik 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$1,88 miliar. Beban pokok pendapatan meningkat menjadi US$1,9 miliar dari US$1,57 miliar pada 9 bulan 2021, yang sebagian besar disebabkan oleh harga bahan baku rata-rata yang lebih tinggi dengan rata-rata naphtha pada US$851 per ton pada sembilan bulan 2022, dibandingkan dengan rata-rata US$619 per ton secara tahunan atau year-on-year (yoy).

BacaJuga

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Bogor di Sentul International

Negara Terbanyak Berutang ke China, RI Nomor 32

Warga Tiongkok, Myanmar, Thailand, & Malaysia Terlibat di Pabrik Sabu di Aceh

Faktor BNPB Belum Rekomendasi Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Kemenag Akan Ajak Pegawai Bersarung dan Berpeci

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla

TPIA tercatat turun menjadi sebesar US$11,1 juta hingga kuartal III/2022, dari US$313,7 juta pada periode yang sama tahun lalu. Meski pendapatan naik, TPIA mencatatkan rugi bersih setelah pajak yang mencapai US$111,1 juta atau setara Rp1,73 triliun hingga September 2022, dibandingkan dengan laba bersih setelah pajak sebesar US$166,7 juta pada periode yang sama tahun lalu.

TPIA Chart by TradingView Direktur TPIA Suryandi mengatakan, TPIA menghadapi tantangan eksternal selama 9 bulan tahun 2022 dari harga minyak mentah yang tetap tinggi, dengan harga rata-rata di atas US$100 per barel atau sekitar 51 persen lebih tinggi dari 9 bulan tahun 2021.

Hal tersebut sebagai akibat dari ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

“Selain itu, terdapat permintaan yang rendah dari China karena lockdown Covid-19, dan efek musiman lebaran. Sementara itu, spread produk tetap rendah, dan pada akhirnya menghasilkan keuntungan dan margin yang terkompresi,” kata Suryandi dalam keterangan resminya, Senin (31/10/2022).

Dalam masa yang tidak pasti ini, TPIA terus mempertahankan kebijakan keuangan yang hati-hati untuk mengatasi volatilitas, sambil mempertahankan neraca yang kuat. Menurutnya, TPIA memiliki liquidity pool sebesar US$2.28 miliar, yang terdiri dari US$1.14 miliar kas dan setara kas, US$798,8 juta surat berharga, dan US$342,7 juta fasilitas committed revolving credit yang tersedia.

Dia melanjutkan, selama kuartal III/2022, TPIA telah melunasi seluruh sisa pinjaman JBIC untuk merampingkan komitmen keuangan dan menyelaraskan persyaratan fasilitas pembiayaan yang ada. TPIA juga terus mendapatkan dukungan kuat dari pasar modal, dengan kelebihan pemesanan (oversubscription) atas penerbitan obligasi senilai Rp2 triliun dan kesuksesan pelaksanaan pemecahan saham dengan rasio 1:4 untuk meningkatkan likuiditas saham TPIA.

“Bank mitra utama kami juga terus menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental bisnis kami, dengan kemitraan fasilitas pinjaman berjangka senilai US$100 juta dari Bank OCBC NISP dan penandatanganan fasilitas pembiayaan Sustainability-Linked Trade pertama UOB di Indonesia,” ucapnya disalin dari bisnis.

Hingga September 2022, TPIA mencatatkan total aset sebesar US$4,8 miliar, turun 3,6 persen dari US$4,99 juta per 31 Desember 2021. TPIA mencatatkan total liabilitas yang lebih rendah sebesar US$1,91 miliar selama sembilan bulan, dari US$2,06 miliar sepanjang 2021.

Komentar
Share20Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

ASPEK.ID, JAKARTA -Pergantian Direktur Utama PT Garuda Indonesia menjadi momentum pembenahan manajemen secara menyeluruh. Pergantian terjadi di tengah upaya maskapai...

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

  ASPEK.ID, JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi. Hasilnya...

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

    ASPEK.ID, JAKARTA - Perusahaan energi dan petrokimia asal Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan yang dikendalikan oleh...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In