ASPEK.ID, JAKARTA – Perusahaan energi dan petrokimia asal Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan yang dikendalikan oleh konglomerat Prajogo Pangestu, menyepakati akuisisi bisnis diler kendaraan milik Jardine Cycle & Carriage di Malaysia dan Singapura. Nilai transaksi akuisisi ini mencapai 265 juta dollar Singapura (sekitar 208 juta dollar AS atau setara Rp 3,6 triliun).
Langkah ini menandai perambahan pertama Chandra Asri Group ke sektor bisnis otomotif dan solusi mobilitas regional. Akuisisi tersebut melengkapi portofolio bisnis energi grup yang telah beroperasi di Singapura, serta melanjutkan rentetan ekspansi bisnis perusahaan di negara tetangga tersebut.
Direktur Utama dan CEO Chandra Asri, Erwin Ciputra, menegaskan bahwa langkah akuisisi ini menjadi tonggak penting dalam transformasi bisnis grup secara keseluruhan.
“Rencana akuisisi Cycle & Carriage ini mewakili tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi, kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di tingkat regional,” ujar Erwin Ciputra dalam keterangan resminya, Jumat (22/8/2026) dilansir dari Forbes.
Pihak grup menjelaskan bahwa transaksi akuisisi ini masih bergantung pada persetujuan dari sejumlah mitra bisnis Jardine Cycle & Carriage serta persyaratan pemenuhan hukum umum lainnya.
Jardine Cycle & Carriage, yang berada di bawah naungan Jardine Matheson Holdings milik keluarga Keswick, telah beroperasi sejak tahun 1899. Di Singapura, perusahaan ini mengoperasikan enam fasilitas dan memegang hak distribusi berbagai merek otomotif ternama, seperti Mercedes-Benz, Kia, dan Mitsubishi. Mereka menjual mobil bekas melalui merek Republic Auto, menyediakan layanan penyewaan kendaraan, hingga mendistribusikan kendaraan listrik (EV) untuk perusahaan logistik.
Sementara di Malaysia, Jardine Cycle & Carriage bertindak sebagai diler resmi Mercedes-Benz dengan jaringan mencapai 11 fasilitas penjualan dan layanan purna jual (after-sales). Pihak Jardine menyatakan bahwa hasil penjualan bisnis ini akan difokuskan pada penguatan pasar inti serta pelunasan kewajiban keuangan perusahaan.
“Rencana transaksi ini memungkinkan Jardine C&C merealisasikan nilai dari bisnis Cycle & Carriage seiring fokus kami pada pasar utama di Indonesia dan Vietnam, serta memberikan hasil positif bagi para pemegang saham,” tulis pihak Jardine dalam pernyataan terpisah dilansir dari Kompas.
















