• Latest
  • Trending
Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Dentuman Saat Gempa di Yogyakarta, BMKG Beri Penjelasan

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

BI: Cadangan Devisa RI US$146,5 Miliar per September 2026 Turun Dibandingkan Agustus

Wapres Gibran Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Wapres Gibran Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Letjen Iwan Setiawan Gantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad

Letjen Iwan Setiawan Gantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad

Prabowo Sebut Alasan Kumpulkan 800 Pati TNI dan Polri di Istana

Prabowo Sebut Alasan Kumpulkan 800 Pati TNI dan Polri di Istana

Anak Usaha Garuda Ekspansi ke Oman, Dapat Izin Rawat Pesawat 20 Tahun

Anak Usaha Garuda Ekspansi ke Oman, Dapat Izin Rawat Pesawat 20 Tahun

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Bahlil Bocorkan Tiga Menteri di Bawah Kemenko Hilirisasi

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Kerahkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Perdana Febrie Adriansyah

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Emas Antam Naik Lagi Hari Ini, Segini Harga 1 Gram

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Gibran Hormati Putusan MK Soal Polemik Ijazah

Setelah 35 Tahun, Timnas Indonesia Kembali Jadi Raja Asia Tenggara

Ivar Jenner dan Egy Maulana Vikri Bangga Usai Timnas Indonesia Juara

Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Garuda-Citilink Tambah Penerbangan Sambut MotoGP Mandalika 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dentuman Saat Gempa di Yogyakarta, BMKG Beri Penjelasan

by Aspek
Agustus 21, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

ASPEK.ID, YOGYAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Kamis (20/8/2026) sore tak hanya membuat warga merasakan getaran. Sejumlah warga mendengar dentuman keras hingga gemuruh saat gempa terjadi.

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di darat, yakni Sesar Opak. Menurutnya, suara gemuruh maupun dentuman memang lazim menyertai gempa dangkal.

“Gempa bumi dangkal (shallow crustal earthquake) sangat lazim disertai dengan suara gemuruh, dentuman, atau ledakan. Hal ini karena kedalaman pusat gempa yang sangat dekat dengan permukaan membuat gelombang seismik frekuensi tinggi langsung terdengar atau terasa di udara sekitar,” kata Ardhianto Jumat (21/8/2026).

BacaJuga

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

BI: Cadangan Devisa RI US$146,5 Miliar per September 2026 Turun Dibandingkan Agustus

Wapres Gibran Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Letjen Iwan Setiawan Gantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad

Prabowo Sebut Alasan Kumpulkan 800 Pati TNI dan Polri di Istana

Anak Usaha Garuda Ekspansi ke Oman, Dapat Izin Rawat Pesawat 20 Tahun

Dia menjelaskan Sesar Opak merupakan salah satu sesar aktif di wilayah DIY. Berdasarkan hasil observasi, aktivitas kegempaan di kawasan tersebut memiliki frekuensi yang cukup tinggi, tetapi didominasi oleh gempa-gempa berkekuatan kecil.

“Sesar Opak panjangnya kurang lebih 45 kilometer dari Kabupaten Bantul sampai ke Kabupaten Klaten,” ujarnya.

Ardhianto menyampaikan agar masyarakat perlu belajar dari gempa besar yang pernah terjadi akibat aktivitas Sesar Opak pada 2006. Pasalnya, kala itu, gempa tersebut menimbulkan dampak signifikan berupa kerusakan bangunan hingga korban jiwa.

 

Komentar
Share23Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bangunan Tahan Gempa Wajib Diberlakukan

Stop Hubungkan Peristiwa Gempa Bumi dengan Dosa Warga

    ASPEK.ID, JAKARTA - Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI)   Daryono, meminta masyarakat tidak mengaitkan bencana gempa bumi dengan...

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Pagi Minggu Gempa Hentak NTT dan Aceh

ASPEK.ID, JAKARTA -BMKG mencatat gempa di berbagai wilayah Indonesia pada pagi ini, Minggu (4/10/2026). Di wilayah Sumba NTT terjadi gempa...

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

ASPEK.ID, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak evaluasi serius dalam penanganan para pengungsi atas insiden 94 warga meninggal...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In