• Latest
  • Trending
Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Doni Monardo Kupas Intelijen Perikanan

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Besok, Pemkot Razia Besar-besaran Seluruh Daycare di Yogyakarta

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

47 Dapur MBG Disetop, BGN Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Kasus Anoda Logam Disetop, KPK Terbitkan SP3 untuk Siman Bahar

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Kemenkes Ungkap 10-15% Jemaah Haji Alami Gangguan Mental

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

KPU Siapkan Dapil Khusus IKN untuk Pemilu 2029

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, April 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Doni Monardo Kupas Intelijen Perikanan

by Aspek
April 5, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, TEKNOLOGI
Jasa Tirta II Luncurkan Project Konservasi Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

Nelayan menggunakan perahu saat menjaring ikan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/8/2019). [Foto: Zamzami/Aspek.id]

Ketua Umum PP PPAD, LetjenTNI Purn Dr (HC) Doni Monardo bicara tentang blue economy dan intelijen perikanan di hadapan para siswa Program Pendidikan Reguler (PPRA) 62 Lemhannas, Senin (4/4/2022).

Pengalaman menggulirkan program emas biru semasa menjabat Pangdam XVI/Pattimura (2015-2017) menyedot perhatian para siswa PPRA 62 yang berkunjung ke markas PPAD, di Jl. Matraman, Jakarta Timur.

BacaJuga

Besok, Pemkot Razia Besar-besaran Seluruh Daycare di Yogyakarta

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tujuh-puluh persen wilayah kita adalah laut. Negara kita juga memiliki bentang pantai yang bisa jadi salah satu yang terpanjang di dunia. Bayangkan, kita punya 17.000 pulau, berapa panjang bentang pantai kalau semua pulau diukur,” kata Doni.

Fakta, bahwa sebagian besar masyarakat pesisir hidupnya di bawah garis kemiskinan. Ini ironis. Karena itu, kebijakan “bue economy” harus menyentuh sektor aquakultur, mengingat besarnya potensi perikanan Tanah Air.

Mengutip data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Doni mengatakan bahwa potensi perikanan Indonesia adalah 12 juta ton per tahun. Tapi kemampuan mengelolanya sangat kecil. Indikasinya tampak pada data kontribusi perikanan global. Dengan potensi sebesar itu, ternyata Indonesia hanya memberi kontribusi 3,5 persen produksi perikanan global.

“Bayangkan, bentang laut kita mencapai 8.500 km dari Sabang ke Merauke. Sementara lebar negara kita dari Miangas hingga Rote hampir menyentuh panjang 2.000 km. Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki hutan mangrove yang cukup luas,” ujar Kepala BNPB 2019 – 2021 itu.

Bicara blue economy, Doni juga mengapresiasi langkah Kementerian KKP yang sudah memetakan zona wilayah penangkapan ikan. Mulai dari bagian barat Sumatera dan selatan Jawa, kemudian wilayah Natuna, utara Manado, Sulawesi sampai Biak dan Jayapura bagian utara, lalu zona antara Sulawesi dan Maluku, kemudian Kepulauan Aru dan satu lagi Laut Banda.

Dan khusus Laut Banda, tidak diberikan kepada pihak asing, sebab wilayah itu adalah wilayah pemijahan ikan tuna. “Bayangkan, ikan tuna yang begitu mahal dan diminati banyak negara, tempat pemijahannya di wilayah negara kita. Tapi tuna adalah salah satu jenis ikan yang penyebarannya bisa mengelilingi bola dunia. Tapi untuk pemijahan, ada di Laut Banda,” kata Doni Monardo.

PPAD melalui Ketua Bidang Ekonomi, Mayjen TNI Purn Wiyarto telah bekerjasama dengan “Fish On”, sebuah jasa aplikasi yang memanfaatkan fasilitas NASA untuk mengetahui di mana ada ikan, termasuk jenis ikan apa. Sehingga, kata Doni, ke depan nelayan melaut bukan mencari ikan, tetapi “menangkap ikan”. “Jadi tidak seperti sekarang, banyak nelayan yang menghabiskan BBM dan pulang tanpa hasil tangkapan yang memadai” ujarnya.

Jadi, jika sektor perikanan termasuk dalam ragam blue economy, maka Doni menegaskan bahwa dibutuhkan “intelijen” untuk mendukung suksesnya “operasi perikanan” di seluruh wilayah perairan kita.

“Nah, aplikasi Fish On ini seperti fungsi intelijen yang akan memberi tahu di mana sasaran nelayan untuk menangkap ikan,” tambahnya.

Dengan hadirnya intelijen perikanan, maka nelayan terpencil pun bisa memanfaatkan kecanggihan informasi tersebut. Tinggal bagaimana kita mendayagunakan. Jangan seperti era 2003 – 2005, saat banyak sekali nelayan Filipina masuk perairan Indonesia, utamanya di Maluku dan Maluku Utara. Bahkan, kata Doni, mereka sampai berani membunuh aparat kepolisian RI yang berpatroli.

Seminar tadi juga mengingatkan kepada seluruh pemimpin dunia, bahwa ikan di laut luas bukan milik satu negara, tetapi juga milik seluruh negara yang memiliki teritori laut. Sebab, ikan itu bermigrasi, berbeda dengan ikan yang ada di danau atau sungai.

Komentar
Share38Tweet24SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Program Padat Karya Sektor Kelautan Serap 4.600 Tenaga Kerja

Indonesia Kembangkan Modelling Budidaya Ikan Nila Salin

Presiden Jokowi meresmikan Modeling Kawasan Tambak Budi Daya Ikan Nila Salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya, Kabupaten...

Kita Jaga Alam Wasiat Komut ke MIND ID

Kita Jaga Alam Wasiat Komut ke MIND ID

JAKARTA – Doni Monardo berpulang. Indonesia berduka. Bahkan lahan-lahan tandus pasca tambang ikut menangis kehilangan sosok pemimpin yang sangat peduli...

Jokowi Bezuk Doni Monardo di Semanggi

Jokowi Bezuk Doni Monardo di Semanggi

Jokowi  membezuk  Letjen Pur DR HC Doni Monardo di  Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta pada Selasa 7 November 2023 sekitar...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Besok, Pemkot Razia Besar-besaran Seluruh Daycare di Yogyakarta

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang Dihadiri Donald Trump

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

47 Dapur MBG Disetop, BGN Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In