ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan perombakan jajaran pejabat pimpinan tinggi madya atau eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jumat (13/2). Langkah ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan strategis sekaligus penguatan tata kelola organisasi.
Dalam pelantikan yang digelar di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta Pusat, sejumlah pejabat resmi menempati posisi baru. Arif Toha Tjahjagama dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djarot Tri Wardhono sebagai Inspektur Jenderal, Antoni Arif Priadi sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi dan Energi, serta Suharto sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan.
Rotasi ini dilakukan untuk memperkuat efektivitas birokrasi sekaligus memastikan pelayanan publik di sektor transportasi berjalan optimal dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Rotasi ini kami lakukan untuk menyesuaikan kebutuhan strategis Kementerian Perhubungan. Saya yakin para pejabat yang menerima jabatan ini sangat mumpuni serta bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi untuk memajukan Kementerian Perhubungan,” ujar Dudy.
Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan mampu membangun kolaborasi lintas unit kerja. Menurutnya, penguatan pengawasan internal, manajemen risiko, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas dalam mendukung kebijakan transportasi yang lebih responsif terhadap inovasi dan energi berkelanjutan.
“Pengawasan internal dan manajemen risiko diharapkan semakin baik, pengembangan sumber daya manusia semakin berkualitas, serta lahir kebijakan-kebijakan transportasi yang semakin adaptif terhadap inovasi teknologi dan energi berkelanjutan,” lanjut Dudy.
Selain itu, Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenhub atas kinerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap jajaran baru mampu menghadirkan kebijakan transportasi yang berdampak langsung dan nyata bagi publik. []
























