ASPEK.ID, JAYAPURA – Kericuhan pecah usai pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. Polisi mencatat sebanyak 25 mobil dirusak hingga dibakar dalam insiden tersebut.
Selain itu, puluhan sepeda motor milik aparat kepolisian juga dilaporkan hilang.
“Terdapat 25 mobil dirusak atau dibakar saat ricuh pertandingan Persipura vs Adhyaksa. Selain itu juga terdapat 27 sepeda motor milik polisi dinyatakan hilang,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito kepada wartawan, Sabtu (9/5).
Cahyo menyebut kerugian material akibat kericuhan tersebut cukup besar. Sejumlah kendaraan roda dua juga ikut dibakar massa.
“Kerugian materiil cukup besar di antaranya kendaraan roda dua berjumlah 9 unit dibakar,” tambahnya.
Saat ini, tim gabungan Satreskrim Polres Jayapura bersama Tim Inafis Polda Papua telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi di sejumlah titik. Polisi menemukan sedikitnya empat lokasi utama yang mengalami kerusakan di sekitar Stadion Lukas Enembe.
Menurut Cahyo, kerusakan paling parah terjadi di area aquatic dan ruang video control operation (VCO) stadion. Banyak kaca pecah akibat lemparan massa saat kericuhan berlangsung.
“Kerusakan paling menonjol ditemukan pada area aquatic dan ruang kontrol video (VCO) Stadion Lukas Enembe, di mana banyak kaca ditemukan pecah akibat lemparan massa,” bebernya.
Polisi menduga kerusuhan dipicu kekecewaan suporter setelah Persipura kalah di kandang sendiri. Situasi itu diduga dimanfaatkan provokator hingga berujung aksi pembakaran kios dan perusakan fasilitas umum.
“Polda Papua akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi maupun perusakan fasilitas umum selama kericuhan berlangsung,” ujar Cahyo. []
























