ASPEK.ID, JAKARTA – Dunia kedokteran Indonesia kembali berduka. Sepanjang 2026, sedikitnya enam dokter yang sedang menjalani Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dilaporkan meninggal dunia di sejumlah daerah.
Kasus terbaru menimpa dr Siti Zahra Maghfira yang meninggal dunia di Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Rentetan kematian dokter internship itu pun memunculkan perhatian terhadap kondisi kesehatan fisik maupun mental para peserta PIDI. Berikut daftar dokter internship yang meninggal dunia sepanjang 2026.
1. dr Kartika Ayu Permatasari
dr Kartika Ayu Permatasari meninggal dunia pada 25 Februari 2026. Dokter yang merupakan peserta PIDI Angkatan Agustus 2025 itu menjalani penugasan di RS Bina Bhakti Husada, Rembang.
Almarhum dilaporkan meninggal akibat infeksi campak.
2. dr Edgar Bezaliel Hartanto
dr Edgar Bezaliel Hartanto meninggal dunia pada 17 Maret 2026 saat bertugas. Ia diketahui terinfeksi demam berdarah dengue (DBD).
dr Edgar merupakan peserta PIDI Angkatan Mei 2025 yang ditempatkan di RS Bhayangkara Denpasar.
3. dr Andito Muhammad Wibisono
dr Andito Muhammad Wibisono meninggal dunia pada 26 Maret 2026. Meski sempat mengalami gejala ruam campak, ia tetap memberikan pelayanan kepada pasien.
Kondisinya kemudian memburuk akibat komplikasi ensefalitis dan miokarditis. dr Andito merupakan peserta PIDI Angkatan Agustus 2025 yang bertugas di RSUD Pagelaran, Cianjur.
4. dr Myta Aprilia Azmy
dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia pada 1 Mei 2026. Ia dilaporkan mengalami infeksi berat dan sempat dirujuk ke RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia. dr Myta menjalani internship di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, sebagai peserta PIDI Angkatan Agustus 2025.
5. dr Muhammad Zulfikar Drakel, M.Res.
dr Muhammad Zulfikar Drakel, M.Res. meninggal dunia pada 21 Juli 2026 saat menjalani penugasan di RSUD Sukadana, Lampung Timur.
Ia diduga memiliki penyakit penyerta disertai infeksi. Dokter Zulfikar merupakan peserta PIDI Angkatan Februari 2026.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah melakukan investigasi dan menyatakan kematian dr Zulfikar tidak berkaitan dengan dugaan perundungan.
6. dr Siti Zahra Maghfira
dr Siti Zahra Maghfira meninggal dunia pada 26 Juli 2026. Ia ditemukan meninggal di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, dalam peristiwa dugaan melompat dari lantai 18.
Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih didalami oleh kepolisian.
Rentetan meninggalnya enam dokter internship tersebut menjadi perhatian berbagai pihak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku prihatin dan meminta seluruh peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) maupun Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali menjalani skrining kesehatan jiwa sebagai upaya deteksi dini terhadap peserta yang berisiko mengalami gangguan kesehatan mental.
“Saya sedih sekali melihat kejadian meninggal terus menerus ada masalah kejiwaan apaa ya sehingga mereka bisa kejadian seperti ini. Tapi yang jelas saya sekarang sudah minta semua di skrining sekali lagi, wajib deh, internship, PPDS juga segera diskrining kejiwaan, indikasi bunuh diri ini harusnya bisa ditangkep dengan skrining kejiwaan ini,” beber Menkes, kemarin. []
















