ASPEK.ID, BENGKULU – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,4 mengguncang perairan barat daya Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (24/7/2026) pagi. Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi sekitar pukul 05.50 WIB.
“Info Gempa Magnitudo 5.4, 24 Juli 26 05.50 WIB,” demikian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, Jumat (24/7/2026).
Berdasarkan data BMKG, episentrum gempa berada pada koordinat 5,98 Lintang Selatan dan 100,72 Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar 185 kilometer barat daya Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa yang mengguncang wilayah perairan tersebut. Aparat dan pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap dampak gempa.
Sebelumnya, wilayah Bengkulu juga sempat diguncang gempa berkekuatan M 5,3 pada 23 Mei 2026. Saat itu, gempa berpusat di perairan barat daya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kedalaman 17 kilometer.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan tidak menimbulkan laporan kerusakan berat.
Adapun gempa yang berdampak signifikan di Provinsi Bengkulu terakhir terjadi pada 23 Mei 2025. Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 155 bangunan mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat, sedang, hingga ringan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 rumah mengalami kerusakan berat sehingga harus dirobohkan. Pascabencana, pemerintah pusat menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada warga terdampak, sementara pemerintah daerah bersama sejumlah pihak melakukan penanganan darurat serta membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat gempa. []
























