ASPEK.ID, JAKARTA – Perusahaan rokok Gudang Garam membentuk cucu usaha di bidang jalan tol bernama PT Surya Kertaagung Toll. Sebelumnya, Gudang Garam telah membangun Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman menyampaikan PT Surya Kertaagung Toll didirikan di bawah PT Surya Kerta Agung yang merupakan anak usaha emiten berkode saham GGRM tersebut.
“Anak perusahaan perseroan PT Surya Kerta Agung telah mendirikan anak perusahaan baru dengan nama PT Surya Kertaagung Toll (PT SKT), berkedudukan di Kediri,” tulis Heru dalam keterbukaan informasi, Selasa (10/11/2020).
GGRM memiliki 499,999 saham atau sebesar 99,9 persen di PT Surya Kerta Agung yang mendirikan PT SKT yang memiliki modal dasar Rp 1,2 triliun. Modal ditempatkan dan disetor tercatat senilai Rp300 miliar atau sebanyak 300 ribu saham dengan nilai nominal Rp1 juta per saham.
Baca juga Gudang Garam Investasi Rp1 T Bangun Bandara
Heru menjelaskan bahwa pendirian PT SKT adalah untuk memperluas bidang usaha perseroan di bidang konstruksi seperti peningkatan, pemeliharaan, dan perbaikan jalan, jalan raya dan tol, serta jembatan dan jalan layang.
Selain itu, bidang usaha PT SKT juga tidak terbatas pada kegiatan pembangunan, peningkatan, pemeliharaan, penunjang, pelengkap, dan perlengkapan infrastruktur tersebut di atas.
Sebelumnya, Direktur Gudang Garam Istata Taswin Siddharta menyatakan nilai investasi untuk pengembangan bandara tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana Rp6 triliun hingga Rp9 triliun yang ditanggung penuh oleh perseroan.
Perseroan menilai proyek pembangunan bandara melalui PT Surya Dhoho Investama (SDHI) ini bukan unit bisnis murni untuk mendulang keuntungan. Lebih jauh, Gudang Garam melihat proyek ini sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kontribusi untuk daerah dan negara secara menyeluruh.
Baca juga AP I dan Gudang Garam Tandatangani MoU Pengelolaan Bandara Kediri























