• Latest
  • Trending

Jaksa Agung Wacanakan Penyatuan Jampidum dan Jampidsus

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Dua Koper Dibawa

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Dua Koper Dibawa

Ledakan Guncang Gudang Pusat Amunisi TNI di Madiun

Ledakan Guncang Gudang Pusat Amunisi TNI di Madiun

Strategi Bahlil Tekan Impor Migas

Resmi Dibangun, Blok Masela Bisa Hasilkan 9,5 Juta Ton LNG per Tahun

Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi September 2021

Basuki Minta Rp 2,7 T ke Purbaya untuk Geber Proyek IKN

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Investasi RI Tembus Rp1.010,6 Triliun di Semester I-2026

KM Nurul Salsa Tenggelam Usai Mati Mesin di Selayar, 24 Orang Masih Hilang

KM Nurul Salsa Tenggelam Usai Mati Mesin di Selayar, 24 Orang Masih Hilang

Foto Lawas Messi dan Bayi Yamal Viral Lagi, Kini Bertemu di Final Piala Dunia

Foto Lawas Messi dan Bayi Yamal Viral Lagi, Kini Bertemu di Final Piala Dunia

Kemenhut Rekrut 23 Ribu Polisi Hutan Bertahap dalam Tiga Tahun

Kemenhut Rekrut 23 Ribu Polisi Hutan Bertahap dalam Tiga Tahun

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi

Rumah Sudah Digeledah, Kini KPK Panggil Anggota BPK Bobby Rizaldi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jaksa Agung Wacanakan Penyatuan Jampidum dan Jampidsus

by Muhammad Fadhil
Juni 25, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS

Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: Aspek.id

ASPEK.ID, JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin melempar wacana penyatuan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Menurutnya, struktur yang terpisah saat ini membuat pelaksanaan aturan baru dalam KUHP dan KUHAP menjadi kurang efektif.

Burhanuddin mengatakan idealnya penanganan perkara pidana umum dan pidana khusus berada dalam satu payung organisasi, yakni Jaksa Agung Muda Operasi.

“Kenapa saya sampaikan di sini selalu menyebutkan Pidum-Pidum? Karena memang di kami ini sebenarnya idealnya gitu, adalah Jaksa Agung Muda Operasi, kemudian nanti ada Pidana Umum, Pidana Khusus,” ujar Burhanuddin, Kamis (25/6).

BacaJuga

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Dua Koper Dibawa

Ledakan Guncang Gudang Pusat Amunisi TNI di Madiun

Resmi Dibangun, Blok Masela Bisa Hasilkan 9,5 Juta Ton LNG per Tahun

Menurut Burhanuddin, pemisahan antara Jampidum dan Jampidsus selama ini membuat aturan pelaksanaan maupun regulasi internal berjalan sendiri-sendiri. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan sekaligus memperpanjang koordinasi di lapangan.

“Sekarang kan dipisah-pisah antara Pidana Umum, Pidana Khusus, sehingga orang akan bertanya-tanya kenapa yang dikedepankan kok Pidum-Pidum terus? Tapi mungkin nanti Pidsus akan menyelenggarakan semacam begini juga,” tuturnya.

“Tapi saya melihat ini adalah kurang efektif sebenarnya, kenapa tidak digunakan menjadi Jaksa Agung Muda Operasi,” imbuhnya.

Karena itu, Burhanuddin mengusulkan adanya Jaksa Agung Muda Operasi yang membawahi bidang pidana umum dan pidana khusus. Menurutnya, langkah tersebut dapat menyelaraskan aturan pelaksanaan yang selama ini disusun secara terpisah.

Meski demikian, ia menegaskan gagasan tersebut masih sebatas wacana. Kejaksaan masih membuka ruang masukan dari para akademisi dan ahli hukum untuk menyempurnakan struktur kelembagaan yang dinilai lebih efektif dan efisien.

“Bagaimanapun juga kita akan lebih menyempurnakan Kitab Undang-Undang Hukum Acara ini sehingga di dalam pelaksanaan kita harapkan lebih mudah, lebih efektif, dan terutama adalah lebih murah lagi, tidak terlalu panjang antara perpisahan Pidum dan Pidsus,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Burhanuddin juga memaparkan hasil implementasi KUHP dan KUHAP baru selama enam bulan pertama. Ia menyebut paradigma hukum pidana kini bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada penghukuman menuju keadilan yang korektif, restoratif, dan rehabilitatif.

“Dari sisi materiil, KUHP baru menggeser paradigma hukum pidana dari sekadar instrumen pembalasan menuju keadilan yang korektif, restoratif, rehabilitatif. Perbaikan pelaku menjadi tujuan utama, bukan semata-mata menghukum,” jelasnya.

Burhanuddin menyebut selama periode Januari-Mei 2026, Jampidum telah menerapkan enam dari sembilan mekanisme baru yang diatur dalam regulasi transisi. Beberapa di antaranya adalah plea bargaining atau kesepakatan pengakuan bersalah dan Deferred Prosecution Agreement (DPA) bagi korporasi.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam masa transisi penerapan aturan baru tersebut. Salah satunya adalah belum terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan pelaksana.

“Sehingga perlu dipahami bahwa aturan turunan sebagai pelaksana KUHAP harus disusun sesuai dengan koridor yang ditetapkan oleh undang-undang,” imbuh dia.

Selain itu, Burhanuddin juga menyoroti masih adanya perbedaan penafsiran antar-aparat penegak hukum di lapangan. Ia mengingatkan agar birokrasi yang berbelit tidak menghambat tujuan utama penegakan hukum.

“Jangan sampai prosedur yang rumit justru menghalangi tercapainya keadilan restoratif yang menjadi tujuan utamanya, yaitu penegakan hukum,” pungkasnya. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

ASPEK.ID, MADIUN - TNI Angkatan Darat (AD) membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi...

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

ASPEK.ID, JAKARTA - Roy Suryo kembali berurusan dengan aparat penegak hukum. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu dilaporkan ke Polres...

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

ASPEK.ID, MADIUN - Ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun-Surabaya,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Putra Mayjen TNI Aang Kunaefi Dikabarkan Jadi Dirut Pos Indonesia

Putra Mayjen TNI Aang Kunaefi Dikabarkan Jadi Dirut Pos Indonesia

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Terluka

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Dua Koper Dibawa

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Dua Koper Dibawa

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In