• Latest
  • Trending

Jepang Naikkan Biaya Visa hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jepang Naikkan Biaya Visa hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026

by Muhammad Fadhil
Juni 22, 2026
in BERITA TERBARU, GLOBAL, NEWS

ASPEK.ID – Pemerintah Jepang resmi menaikkan biaya visa bagi warga negara asing. Kenaikan ini menjadi yang pertama dalam 48 tahun sejak tarif visa terakhir kali ditetapkan pada 1978.

Keputusan tersebut disetujui dalam rapat Kabinet pada Jumat (19/6). Pemerintah Jepang menyebut penyesuaian tarif diperlukan untuk mengimbangi meningkatnya biaya administrasi dan operasional akibat inflasi serta kenaikan harga yang terjadi selama beberapa dekade terakhir.

Dikutip dari Japan Times, biaya visa sekali masuk (single-entry visa) akan naik dari 3.000 yen atau sekitar Rp 330 ribu menjadi 15.000 yen atau sekitar Rp 1,7 juta. Angka ini meningkat lima kali lipat dari tarif sebelumnya. Sementara itu, biaya visa beberapa kali masuk (multiple-entry visa) meningkat dari 6.000 yen menjadi 30.000 yen atau sekitar Rp 3,3 juta.

BacaJuga

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Tarif baru tersebut berlaku untuk seluruh permohonan visa yang diajukan mulai 1 Juli 2026.

“Biaya visa yang berlaku saat ini ditetapkan pada tahun 1978, dan kami baru-baru ini merevisinya untuk mencerminkan inflasi dan fluktuasi nilai tukar sejak saat itu,” kata Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, Senin (22/6).

“Kami membuat keputusan ini setelah mempertimbangkan berbagai faktor dengan cermat, dan kami tidak memperkirakan bahwa hal itu akan berdampak langsung pada pariwisata masuk,” tambahnya.

Sebelumnya, Majelis Tinggi Jepang telah mengesahkan rancangan undang-undang yang memungkinkan kenaikan berbagai biaya layanan keimigrasian bagi warga asing hingga 30 kali lipat dibandingkan tarif saat ini.

Pemerintah Jepang menegaskan tambahan pemasukan dari kenaikan biaya tersebut akan digunakan untuk memperkuat pengelolaan imigrasi, mempercepat digitalisasi layanan, serta meningkatkan sistem administrasi yang melayani jumlah warga asing yang terus bertambah.

Dana tambahan itu juga akan dialokasikan untuk memperluas program pembelajaran bahasa Jepang dan memperkuat penanganan terhadap pelanggaran izin tinggal.

Dalam revisi aturan tersebut, batas maksimal biaya perubahan status kependudukan atau perpanjangan masa tinggal yang sebelumnya 10.000 yen dinaikkan menjadi 100.000 yen. Sementara batas maksimal biaya pengajuan izin tinggal tetap meningkat dari 10.000 yen menjadi 300.000 yen.

Pemerintah juga mengusulkan kenaikan biaya perubahan status kependudukan dan perpanjangan masa tinggal dari kisaran 5.500-6.000 yen menjadi 10.000 hingga 70.000 yen. Adapun biaya pengajuan izin tinggal tetap direncanakan naik dari 10.000 yen menjadi 200.000 yen.

Seluruh perubahan tersebut ditargetkan mulai diterapkan secara bertahap sebelum berakhirnya tahun fiskal Jepang pada 31 Maret 2027. []

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Asap Karhutla Berdampak ke 29 Bandara, 2.458 Penerbangan Dibatalkan dan Terlambat

ASPEK.ID, JAKARTA - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan 2.458 penerbangan di 29 bandara mengalami keterlambatan hingga pembatalan dari...

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

Di China, Pemilik TK Dihukum Seumur Hidup  karena Ratusan Murid Keracunan Makanan

    ASPEK.ID, CHINA- Seorang pemilik Taman Kanak-kanak (TK) di China beserta lima stafnya dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti meracuni...

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

ASPEK.ID, JAKARTA —Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melaporkan mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan kurang/tidak puas terhadap kinerja Presiden...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In