Kupang – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan menerima gelar kehormatan adat dari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi dinobatkan sebagai Raja Timur dalam acara Karnaval Budaya yang digelar di Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Kota Kupang, NTT, pada Sabtu (1/8/2026).
Prosesi penobatan sakral tersebut akan dipimpin langsung oleh para raja se-Pulau Timor sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat setempat. Informasi penobatan gelar adat ini dibenarkan oleh Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT sekaligus anggota DPRD Provinsi NTT, Junaidin Mahasan.
Berdasarkan rundown resmi, penobatan Jokowi sebagai Raja Timur menjadi puncak dari rangkaian acara Karnaval Budaya yang dimulai pukul 15.45 WITA. Agenda budaya skala besar ini diperkirakan bakal dihadiri oleh sekitar 5.000 peserta. Seluruh tamu dan peserta yang hadir diwajibkan mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing.
Sebelum menghadiri prosesi penobatan di sore hari, Jokowi dijadwalkan mengikuti agenda padat sejak pagi hari di Kota Kupang. Jokowi memulai aktivitas pagi dengan menghadiri Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari, Kota Kupang. Didampingi Iriana Jokowi, berjalan santai sekaligus menyapa warga Kupang.
Setelah CFD, Jokowi sarapan di Bubur Tanjung, kemudian beristirahat sejenak di Hotel Harper. Pukul 14.00 – 15.30 WITA: Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper. Acara ini diperkirakan diikuti oleh 1.000 peserta yang mengenakan busana bernuansa putih-hitam.
Pada hari pertamanya, Jokowi menyempatkan diri bertemu Relawan RJ2 di Pantai Oesina, menghadiri kegiatan Jokowi Foundation yang diikuti sekitar 500 peserta, serta meninjau Gudang Jalur 40 secara internal. Rangkaian kunjungan Jokowi di Bumi Flobamora ini akan berakhir pada Minggu (2/8/2026). Jokowi dijadwalkan bertolak menuju Bandara El Tari pada pukul 06.30 WITA sebelum pesawat lepas landas sekitar pukul 07.00 WITA.





















