ASPEK.ID, SOLO -Presiden ke-7 Jokowi menegaskan serius membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pernyataan itu disampaikan saat ditanya alasan dirinya memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di Bandung.
“Ya saya sangat serius membesarkan PSI. Bahwa itu saya tunjukkan di NTT, di Kota Bandung, atau di tempat lain yaitu urusan momentum sajalah,” ungkap Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).
Soal rencana akan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI, kata Jokowi, ada mekanisme yang harus dilalui.
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui. Semua harus lewat mekanisme partai,” ungkap dia.
Jokowi menyampaikan bahwa untuk menjadi ketua umum ada mekanisme. Begitu juga menjadi dewan pembina juga ada mekanisme.
“Ya terserah pada partai karena di PSI ada mekanisme untuk jadi ketua umum itu lewat kongres untuk menjadi dewan pembina itu ada mekanismenya lagi,” kata dia disalin dari Kompas.
“Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya, saya sekarang buka saja kartu anggota saya ini,” ujar Jokowi.
Jokowi mengatakan, dengan memperlihatkan KTA tersebut, itu merupakan tanda penegasan bahwa statusnya kini sudah menjadi bagian dari PSI.
Selain menunjukkan kartu, Jokowi juga membacakan nama lengkap dan nomor keanggotaan yang tertera di kartu tersebut.
“Sekarang saya bacakan di sini. Tertulis nama, Jokowi Widodo. Nomor keanggotaan, saya bacakan ya. Nomor keanggotaan saya S 337220257777777,” ucapnya.













