Kadin Indonesia Komite Tiongkok berkomitmen mendorong pelaku bisnis di Indonesia dan Tiongkok untuk terus bersinergi, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran kedua negara.
Kadin Indonesia Komite Tiongkok berkomitmen untuk bahu-membahu dengan pemerintah dalam membuka pintu kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia-Tiongkok, sekaligus memastikan para investor dapat menjalankan bisnis dan mendapatkan mitra terbaik. Selain itu, komite juga berupaya meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok Garibaldi ‘Boy’ Thohir dalam perayaan Festival Mid-Autumn, Kamis (15/9/2022).
Menurut Boy, sebagian besar investasi China di Indonesia sejalan dengan prioritas pemerintah saat ini, yaitu pengembangan industri hilirisasi di Indonesia, yang diharapkan dapat memaksimalkan nilai tambah untuk kepentingan nasional. Pengembangan industri di Tanah Air diharapkan dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan ekspor, menghasilkan devisa, meningkatkan pendapatan negara, serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
“Sama seperti nilai-nilai yang dibawa oleh Festival Mid-autumn, kebersamaan dan harmonilah yang menjadi faktor yang mendorong Indonesia dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” ujar Boy dikutip dari bisnis.
Boy melanjutkan Indonesia patut bersyukur bahwa di usia Indonesia yang ke-77 tahun ini, di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak dengan tantangan krisis kesehatan pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih, ditambah dengan meletusnya perang di Ukraina, fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik. Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 5,44 persen pada kuartal II tahun 2022, serta neraca perdagangan yang surplus selama 27 bulan berturut-turut.
Bahkan, nilai surplus di semester ini mencapai Rp364 triliun. Indonesia juga dapat mengendalikan inflasi di kisaran 4,9%, jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN di kisaran 7%, dan di bawah inflasi negara-negara maju yang di kisaran 9%.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, dalam sambutan virtualnya, berharap hubungan antara Indonesia dan Tiongkok akan semakin baik ke depannya. Arsjad mengatakan tantangan yang dihadapi dunia saat ini tidak mudah. Tantangan ini harus dihadapi bersama, dengan mempererat kolaborasi dan kerja sama antara kedua negara.
“Kadin berharap, ke depan Indonesia dan Tiongkok dapat lebih mempererat hubungan selayaknya keluarga dan menyatukan kekuatan dalam menghadapi tantangan yang ada,” ujar Arsjad.
























